Home / Ragam

Kamis, 2 April 2020 - 14:28 WIB

Kaltim Siap Lakukan Pembatasan Sosial Skala Besar, Agenda Pamungkas Tangani Covid-19 Tanpa Harus Lockdown

Ilustrasi pembatasan sosial skala besar

Ilustrasi pembatasan sosial skala besar

Kaltimminutes.co, Samarinda – Dinas Kesehatan Kaltim beri pertimbangan teknis kesehatan, agar Kaltim segera melakukan pembatasan sosial berskala besar.

Hal tersebut disampaikan Dinkes Kaltim dalam rapat terbatas bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Selasa (31/3/2020) lalu.

“Dalam rapat terbatas kami sudah sampaikan, antisipasi yang harus dilakukan, melihat kondisi saat ini. Kami mengusulkan dilakukan pembatasan sosial skala besar, sesuai arahan dari Presiden Jokowi,” kata Andi M. Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim.

Diketahui, Dinkes Kaltim memiliki kewenangan memberikan hasil kajian teknis, kepada gugus tugas, yang dikepalai oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor.

Meski belum ada petunjuk teknis dari pusat soal penerapan pembatasan sosial skala besar ini, namun dinkes telah memiliki beberapa tahapan untuk dilakukan.

Andi menjelaskan, melihat kondisi sosial warga Kaltim, social distancing dianggap kurang efektif membatasi pergerakan orang. Pasalnya, Andi melihat masih banyak warga yang beraktifitas di luar rumah.

Baca Juga :  Gegara Covid-19, Seluruh Aktivitas Kilang Minyak di Balikpapan Akan Disetop Mulai Mei 2020

Untuk itu, perlu dilakukan pengetatan terhadap pelacakan orang masuk ke Kaltim, harus bebas dari virus. Salah satu cara memastikan itu, perlu melakukan isolasi selama 14 hari terhadap warga yang datang ke Kaltim, di tempat yang sudah disediakan oleh Pemprov Kaltim.

“Usulan kami, semua yang datang ke Kaltim dikarantina 14 hari, baik mereka yang memiliki gejala maupun tidak. Karantina 14 hari, untuk menjaga agar tidak ada penyebaran lokal di Kaltim,” jelasnya.

Nantinya, bila penyebaran lokal makin parah, pembatasan sosial skala besar harus dilakukan oleh Pemprov Kaltim. Terkait dimana lokasi isolasi yang disiapkan. Andi Ishak menyampaikan, saat ini pihaknya masih mengkaji lokasi mana saja yang bisa dijadikan tempat isolasi pendatang di Kaltim. Namun, beberapa yang jadi alternatif adalah memanfaatkan rumah sakit swasta.

“Tempat isolasi masih kami kaji. Alternatif di Rumah Sakit Islam untuk Samarinda, dan mempertimbangkan pemanfaatan rumah sakit swasta di Kaltim,” tutupnya. (*)

Baca Juga :  BKD Kaltim Batasi Layanan Kepegawaian Usai Didi Rusdiansyah Positif Covid-19, Seluruh Staf Isolasi Mandiri di Rumah

Pembatasan Sosial Skala Besar Ala Jokowi

Diketahui, Presiden Jokowi, masih tidak menjadikan lockdown sebagai prioritas utama, guna menghadapi wabah Covid-19.

Presiden Joko Widodo akan menyiapkan kebijakan pamungkas untuk menekan penyebaran virus di Indonesia. Yakni melakukan pembatasan sosial berskala besar menghadapi penyebaran virus corona (Covid-19).

“Saya minta pembatasan sosial berskala besar, physical distancing, dilakukan lebih tegas, lebih disiplin dan lebih efektif lagi sehingga tadi juga sudah saya sampaikan perlu didampingi kebijakan darurat sipil,” kata Jokowi, Senin (30/3/2020), dikutip dari CNBC Indonesia.

Jokowi meminta kebijakan pembatasan sosial berskala besar ini segera disiapkan aturan pelaksanaannya yang lebih jelas kepada provinsi, kabupaten, dan kota.

“Saya ingatkan kebijakan kekarantinaan kesehatan, termasuk karantina wilayah adalah kewenangan pemerintah pusat bukan kewenangan pemerintah daerah,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Disiarkan via Streaming, Bedah Buku “Bima di Timur Borneo” Bakal Hadirkan 4 Pembicara

Ragam

Kabar Baik, 19 Tenaga Kesehatan Terkonfirmasi Positif Covid-19 di IA Moeis Dinyatakan Sembuh

Ragam

Pulang dari Rusia, 10 Mahasiswa Kaltim Dikarantina di Bali, Hasil Swab Negatif Covid-19

Ragam

Dana BOS Bisa Untuk Bayar Gaji Honorer, Ini Pesan Komisi IV DPRD Kaltim

Ragam

Vaksinasi Digelar Kamis Ini, Sabani Jadi Orang Kaltim Pertama yang Mendapat Vaksin

Ragam

Pemkot Balikpapan Distribusikan 3 Program Bansos Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Ragam

Gelar Rapat Tertutup, Pemprov Kaltim Tak Miliki Anggaran Pengadaan APD untuk Hadapi Corona

Ragam

[BREAKING NEWS] Update Nasional Per 11 Mei 2020 Capai 14.265 Kasus, Kaltim Hari Ini Tambah 7 Kasus, Total 225 Pasien Positif Covid-19