Home / Ragam

Selasa, 31 Agustus 2021 - 13:33 WIB

Kapal Pengangkut Batubara Tabrak Tiang Jembatan Mahakam, DPRD Samarinda Kritik Sikap Pemprov Kaltim

Tangkapan layar saat kapal pengangkut batubara menabrak tiang Jembatan Mahakam, Senin (30/8/2021) pagi/ IST

Tangkapan layar saat kapal pengangkut batubara menabrak tiang Jembatan Mahakam, Senin (30/8/2021) pagi/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Tiang penyangga Jembatan Mahakam Samarinda kembali ditabrak kapal pengangkut batubara, Senin (30/8/2021) pagi tadi.

Kejadian ini bukan merupakan yang pertama kali.

Sedikitnya sudah 17 kali tiang penyangga jembatan yang di resmikan tahun 1986 ini ditabrak menurut data yang berhasil dihimpun.

Kejadian ini mendapat respon keras dari Komisi III DPRD Samarinda.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Saputra mengkritik sikap Pemprov Kaltim yang terkesan membiarkan kejadian serupa kembali terulang.

Baca Juga :  Pemprov Kaltim Belanja APD Sebesar 9,5 Miliar, Digunakan Untuk Penanganan Covid-19

“Dimana Pemerintah Provinsi? Ini bukan pertama kalinya, acap kali terjadi dan membahayakan, tapi terus saja kejadian ini terulang,” tegas Samri Saputra.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini menilai ada kesan abai sehingga peristiwa yang sama terus terjadi.

“Sering terjadi, bukan barang baru. Kronologisnya juga sama, lalu ngapain aja Pemprov selama ini? Tidak adanya sangsi tegas kepada pelaku membuat ini terjadi lagi. Fungsi pengawasan juga lemah, harus ada evaluasi itu,” lanjutnya.

Baca Juga :  Andi Harun Bertemu Sandiaga Uno, Nasi Kuning Lambung Mangkurat Jadi Bahan Perbincangan Keduanya

Samri menilai peristiwa ditabraknya pilar penyangga Jembatan Mahakam sangat membahayakan warga Samarinda yang melintas.

“Jelas membahayakan warga Samarinda, ini jembatan yang selalu diakses warga. Jangan menunggu ada kejadian luar biasa, baru mendapat perhatian,” lugasnya.

Samri berharap Pemprov Kaltim bertindak tegas kepada para pelaku, baik yang mengemudi kapal, perusahaan pengelola, hingga lembaga yang mengawasi operasi kapal-kapal yang melintasi Jembatan Mahakam.

“Tindak tegas para pelakunya, kalau dibiarkan pasti akan terulang peristiwanya,” pungkasnya. (*) 

Share :

Berita Terkait

Guru Udin saat bersama Andi Harun-Rusmadi/ IST

Ragam

Akrab Diselingi Saling Bercanda, Guru Udin Kunjungi Andi Harun-Rusmadi

Ragam

Polisi Dalami Dugaan Pencabulan yang Ayahnya Dilaporkan Dugaan Penganiayaan

Ragam

Pemkot Samarinda Endorse Rumah Panggung Anti Banjir di Medsos, Netizen: Pemkot Kerjanya Ngapain!

Ragam

Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI di Balikpapan Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat

Ragam

Sumur Bor Warga Sepinggan Semburkan Lumpur dan Gas Berbahaya, Warga Diminta Menjauh Radius 15 Meter

Ragam

Dugaan Pegawai BPD Bankaltimtara Meninggal Akibat Covid-19, Dinkes Samarinda Mengaku Belum Dapat Laporan

Ragam

Lakukan Kegiatan Gotong Royong Bersih-bersih Lingkungan, Andi Harun: Ini Bukti Meningkatnya Solodaritas dan Motivasi 

Ragam

[WARTAMERTA] Update Nasional Per 23 April: Kasus Covid-19 di Kaltim Bertambah 5 Kasus, Total 74 Kasus Konfirmasi Positif.