Home / Ragam

Jumat, 1 Oktober 2021 - 17:19 WIB

Kasus Covid-19 di Kaltim Turun Signifikan, Kadinkes Ingatkan Akan Hal Ini

dr Padilah Mante Runa, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

dr Padilah Mante Runa, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kasus Covid-19 di Kaltim mengalami penurunan kasus yang sangat signifikan sepanjang bulan September 2021.

Hal inipun menjadi kabar gembira penanganan Covid-19 di Bumi Mulawarman.

“Hampir semua daerah di Kaltim mengalami penurunan secara signifikan. Penurunan kasus cukup luar biasa ya,” kata dr Padilah Mante Runa, Kadinkes Kaltim, dikonfirmasi Jumat (1/10/2021).

Dari data yang dirilis Dinkes Kaltim, pada 1 September 2021 lalu, total pasien Covid-19 mencapai 6.539 orang, baik di rumah sakit, pusat karantina, maupun yang menjalani isolasi mandiri.

Kala itu, positif rate mencapai 30,8 persen dari kasus diperiksa. Sementara tingkat kesembuhan berada di angka 92,4 persen, dari total terkonfirmasi.

Baca Juga :  Update Covid-19 Kaltim 27 Maret: PDP Bertambah Lima Orang, Kukar Terbanyak

Sementara itu, untuk perkembangan kasus per 1 Oktober 2021 hari ini. Total pasien Covid-19 turun drastis menjadi 1.053 pasien.

Positif rate turun menjadi 22,4 persen, sedangkan tingkat kesembuhan meningkat menjadi 95,9 persen, dari total terkonfirmasi.

Salah satu faktor penurunan kasus Covid-19 di Bumi Mulawarman, dengan gencarnya vaksinasi yang dilakukan pemerintah, dibantu TNI Polri, serta pihak swasta.

Per Jumat (1/10/2021) progres cakupan vaksinasi di Kaltim mencapai 43,38 persen untuk suntikan dosis pertama, dan 23,33 persen untuk suntikan dosis kedua.

Cakupan itu dari angka 2,87 juta warga sasaran vaksin di Kaltim.

“Selain vaksinasi yang gencar dilakukan, juga kesadaran masyarakat terkait prokes sudah cukup baik,” jelasnya.

Baca Juga :  Sebut Apri Kader PDIP, Safaruddin Akan Presentasikan Nama Erwin-Apri ke DPP, Jalan Usungan di Pilwali Samarinda

Hanya saja, dr Padilah meminta warga agar tidak terlena dengan penurunan kasus ini.

Masyarakat diminta untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Jangan sampai lonjakan kasus kembali terjadi.

“Sekarang saya takutkan, ketika kasus sudah turun dan mulai ada pelonggaran. Masyarakat jangan sampai berbondong-bondong rekreasi, euforia berlebihan. Istilahnya habis dikurung terus dilepas,” tegasnya.

Masyarakat khususnya di daerah dengan PPKM level 3 ke bawah, sudah bisa melakukan pelonggaran aktifitas.

Baik rumah ibadan, tempat wisata, dan pusat perbelanjaan telah dibuka. Namun, Dinkes Kaltim mengingatkan perlu protokol kesehatan ketat bagi masyarakat.

“Tidak apa-apa misalnya berkegiatan, tapi tetap prokes ketat. Itu aja,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Jembatan Mahakam Ditabrak Lagi, Isran Noor Sebut Kalau Terbukti Lalai Akan Disanksi

Ragam

Beredar Foto Muda Mirip Isyana Sarasvati, Netizen Kagumi Kecantikan Titiek Puspa

Ragam

PDIP Dorong Kasus Luhut Terkait Bisnis PCR Secara Diam-diam, Rocky Gerung Bilang Begini

Ragam

Tangani Covid-19, Pemkot Samarinda Luncurkan Kampung Tangguh dan Libatkan Warga

Ragam

Cegah Penularan Covid-19, PKK Buka Penyemprotan Eco Enzyme Seluruh Pasar Tradisional di Samarinda

Ragam

Program Bantuan hingga Rp 300 Juta Per RT Dilaksanakan Bertahap, Target Tahap Awal 59 RT

Ragam

6 Faskes Ini Sediakan Layanan Rapid Test Bagi Warga Balikpapan yang Hendak Keluar Daerah

Ragam

Tinggal Menunggu Desain Utama Pengerjaan, Penanganan Jangka Panjang Jembatan Mahkota II Akan Segera Dimulai