Home / Ragam

Jumat, 2 Juli 2021 - 16:51 WIB

Kasus Covid-19 Meroket Tajam di Kaltim, Bupati dan Wali Kota Diminta Lakukan Pembatasan Kegiatan Warga di Tempat Umum

Ilustrasi pencegahan covid-19/kompas.com

Ilustrasi pencegahan covid-19/kompas.com

Kaltimminutes.co Samarinda – Dalam sepekan terakhir, kasus Covid-19 meroket secara tajam di Kaltim.

Bahkan pada Jumat (2/7/2021) hari ini, penambahan kasus terkonfirmasi baru mencapai 661 orang. Sementara untuk penambahan pasien sembuh hanya sebanyak 138 orang.

Pemprov Kaltim putar otak guna menekan angka penyebaran kasus corona ini.

Isran Noor, Gubernur Kaltim menerbitkan dua surat edaran kepada kabupaten/kota dan pihak perusahaan.

Dalam surat edaran tersebut, selain diminta memperketat pelaksanaan PPKM mikro dan percepatan vaksinasi.

Kabupaten/kota juga diminta memberlakukan pemeriksaan acak terhadao pelaku perjalanan.

Baca Juga :  Terus Landai! Sudah Tiga Minggu RSUD AWS dan RSUD IA Moeis Tidak Merawat Pasien Positif Covid-19

“Melakukan pemeriksaan secara acak terhadap pelaku perjalanan lintas provinsi baik udara, darat maupun laut,” kata Muhammad Syafranuddin, Kepala Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim, Jumat (2/7/2021).

Selain itu, bupati wali kota ditegaskan agar melakukan pengetatan hingga pembatasan kegiatan masyarakat. Baik di fasilitas umum, tempat wisata, maupun lokasi keramaian lainnya.

“Bupati dan wali kota diminta melakukan pembatasan dan pengetatan terhadap kegiatan masyarakat di tempat-tempat umum seperti obyek wisata,” jelasnya.

Baca Juga :  Mantap!!, Tiongkok Klaim Temukan Vaksin Covid-19

Sementara surat edaran ke pihak perusahaan, Pemprov Kaltim menekankan kewajiban pelaku usaha menyediakan tempat karantina bagi karyawannya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Perusahaan wajib menyediakan tempat karantina sebagai tempat isolasi serta perawatan bagi karyawan yang terkonfirmasi Covid-19 tanpa gejala,” tegasnya.

Dari informasi yang diterima pihak Pemprov Kaltim, kenaikan kasus beberapa waktu terakhir banyak disumbang oleh karyawan perusahaan yang terpapar corona.

“Sebagian besar berstatus karyawan di antaranya perusahaan yang menggarap kilang Pertamina di Balikpapan,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Diskes Akui Belum Terima Informasi Kapan Pemulangan 14 Warga Kaltim di Natuna

Ragam

Disdik Kaltim Ingatkan Orang Tua Siswa, Diharap Larang Para Siswa Ikut Unjuk Rasa

Ragam

Pernyataan Isran Kerap Jadi Meme Lelucon, Dirinya Akui Sempat Disarankan Melapor ke Polisi

Ragam

Kembangkan SDM Bidang Perhotelan, Kemenaker Kerjasama dengan IHGMA Kaltim

Ragam

Peringatan HUT Kemerdekaan RI, 340 Napi di Rutan Klas IIA Samarinda Dapat Remisi

Ragam

AH-Rusmadi Kunjungi Syaharie Jaang, Silaturahmi dan Minta Wejangan

Ragam

Pakai Uang Pribadi, Andi Harun Bantu Korban Kebakaran di Samarinda Seberang

Ragam

Geger Penemuan Mayat di Sebuah Rumah Kontrakan di Samarinda, Dugaan Sementara Meninggal Karena Ini