Home / Ragam

Selasa, 15 Desember 2020 - 15:32 WIB

Kasus Covid-19 Samarinda Stabil, Dinkes Berharap Tak Ada Penularan di Proses Pilkada, Warga Diimbau Tetap Jaga Jarak

Ismed Kusasih, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda/ IST

Ismed Kusasih, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Per Minggu (13/12/2020) kasus Covid-19 di Samarinda menunjukan penurunan kasus.

Bahkan sejak satu minggu terakhir, kasus Covid-19 tergolong stabil dan melandai di Kota Tepian.

Pada Minggu hari ini, ada penambahan 43 kasus terkonfirmasi baru di Samarinda, hingga total kasus Covid-19 mencapai 6.277 kasus.

Meski kasus baru terbilang tinggi, namun jumlah pasien sembuh juga terjadi peningkatan jumlah, yakni sebanyak 65 orang. Bahkan kasus sembuh lebih banyak dari kasus konfirmasi baru.

Total pasien sembuh hingga hari ini mencapai 5.685 orang. Untuk pasien aktif dirawat sebanyak 388 orang. Sementara kasus kematian akibat Covid-19 mencapai 204 kasus.

Baca Juga :  Dinkes Kaltim Pantau Ketat Pasien Positif Covid-19 yang Rawat Anaknya di Rumah, Ketiga Anaknya Akan Diuji Swab

Ismed Kusasih, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda mengungkap, pasca pencoblosan Pilwali Samarinda, pada 9 Desember 2020 lalu, hingga kini belum ditemukan adanya peningkatan kasus yang signifikan.

Bahkan sejak seminggu terakhir, kasus Covid-19 di Samarinda, masih dalam kategori stabil.

“Tidak ada peningkatan signifikan sehubungan pencoblosan Pilwali Samarinda,” kata Ismed, Minggu (13/12/2020).

Ismed berharap, tidak ada penambahan kasus baru yang signifikan selama tahapan Pilwali Samarinda kemarin.

Baca Juga :  Penambahan 2 PDP Paser, Satu Pasien Konfirmasi Positif dan Satu Pasien Lainnya Meninggal Dunia, Anak Usia 11 Tahun

Dengan adanya penerapan protokol kesehatan ketat di tiap TPS, diharap mampu menekan potensi penularan.

“Kami berharap tidak ada penularan dari proses pilkada. Sukses pilkada, sukses protokol kesehatan,” jelasnya.

Meski tak ada penambahan signifikan, Ismed menegaskan potensi Covid-19 bukan telah berakhir.

Saat ini tengah dilakukan penghitungan suara di kecamatan. Untuk itu, Ismed menginbau agar tidak ada kerumunan orang pasca pemungutan suara.

“Ya, kami berharap tidak ada kerumunan orang saat penghitungan suara di kecamatan,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Polres Bontang Perketat Patroli Jam Malam di 4 Kelurahan Zona Merah Covid-19

Ragam

Jadi Temuan BPK, 2 Miliar Anggaran Bansos Masih Berada di Bank Penampungan

Ragam

Menunggu 15 Tahun, Warga Belum Dapat Ganti Rugi Lahan di Pembangunan Stadion Batakan Balikpapan

Ragam

Tidak Hanya Manusia, Kucing Juga Jadi Korban Banjir, Sejumlah Pemuda Buat Aksi Beri Makan Kucing di Lokasi Banjir Samarinda

Ragam

Belajar Panah, Anjuran Rasul Hingga Persiapan Akhir Zaman
Aktivitas di Kilang Minyak Pertamina di Balikpapan

Ragam

Gegara Covid-19, Seluruh Aktivitas Kilang Minyak di Balikpapan Akan Disetop Mulai Mei 2020

Ragam

Moda Transportasi Dibuka, Dinkes Kaltim Akan Rapid Test Penumpang Masuk ke Kaltim, Bila Reaktif Langsung Dikarantina

Ragam

Rawan Konflik, Polisi Pertebal Proses Penghitungan Suara di Tingkat Kecamatan