Home / Ragam

Jumat, 29 Januari 2021 - 17:17 WIB

Kasus Jembatan Dondang Ditabrak Sampai Retak, Penabrak Didenda Rp 1 Miliar, Udin: Denda Saja Tidak Cukup!

Syafruddin, Anggota Komisi III DPRD Kaltim

Syafruddin, Anggota Komisi III DPRD Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Ganti rugi kerusakan jembatan Dondang Kutai Kartanegara sebesar Rp1 miliar oleh pemilik kapal tongkang disoroti Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syafruddin.

Udin, sapaan karib politisi PKB itu, mempertanyakan sikap dan alasan Dinas PUPR Kaltim dalam menentukan biaya pergantian kerusakan Jembatan Dondang, yang pada pertengahan November lalu, retak ditabrak oleh tongkang batubara.

“Kami ingin, sanksi yang diberi itu bukan denda aja. Tapi ada tindakan efek jera terhadap para pelaku penabrak jembatan. Karena kasus ini berkali-kali terjadi. Harusnya, selain denda juga harus ada peringatan keras. Sekaligus cabut izin operasi perusahaan tersebut,” tegasnya saat dihubungi awak media melalui telepon WhatsApp seluler Kamis (28/1/2021) siang.

Ia menuturkan, dalam proses penentuan sanksi terhadap pihak penabrak jembatan Dondang, Komisi III DPRD Kaltim tidak dilibatkan.

Baca Juga :  Diduga Rem Blong, Truk Hajar Pengendara Motor, 4 Meninggal

“Dinas PU terlalu berani menetapkan sanksi. Harusnya berkoordinasi dulu dengan DPRD Kaltim, agar sanksi yang diberi memberi efek jera,” lugasnya.

Meski demikian, Udin melanjutkan jika perbaikan pilar jembatan yang rusak pada Minggu (15/11/2020) malam lalu itu sedang dalam proses pengerjaan.

Dengan nada tak puas, keputusan sanksi ini sendiri diakui Udin sangat disayangkan telah diberikan begitu saja.

“Ini yang kami sesalkan. karena sudah berlangsung, ya sudah,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun bersama Kepala Dinas Perhubungan Kaltim, Arih Frananta Filifus Sembiring tinjau kondisi jembatan Dondang, Kutai Kartanegara yang mengalami kerusakan akibat ditabrak kapal ponton bermuatan batubara, Rabu (27/1/2021).

Samsun menyampaikan, kerusakan akibat insiden tersebut, telah diperbaiki sejak beberapa waktu yang lalu. Pihak pemilik tongkang juga disebut bersedia melakukan ganti rugi kerusakan.

Baca Juga :  Kaltim Dapat Jatah 32 Ribu Dosis Vaksin Lagi, Giliran 8 Kabupaten/Kota

“Untuk perbaikan saya dengar, penabrak bersedia menganti kerugian Rp 1 miliar,” katanya.

Senada dengan Wakil Ketua DPRD Kaltim, Kepala Dishub Kaltim Arih Frananta Filifus Sembiring membenarkan bahwa kondisi jembatan dalam tahap perbaikan.

“Kalau saya lihat kondisi jembatan, sekarang sudah dilakukan perbaikan. Saat kunjungan pertama yang lalu, kondisinya kan habis ditabrak,” ungkapnya.

Karena masih dalam proses perbaikan, Dishub Kaltim  mengeluarkan kebijakan pembatasan kendaraan yang melintas.

Melalui kebijakan tersebut, kendaraan dengan berat di atas 6 ton diimbau untuk tidak melintas di atas jembatan Dondang.

“Saya melihat ada ganguan pada sistem kontruksi. Sehingga kami keluarkan kebijakan untuk batasi beban yang lewat diatas jembatan. Tapi nanti saat ini selesai, dan dinyatakan aman maka ini akan berfungsi normal kembali,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Tinjau Longsoran Jalan di Teluk Bajau, Andi Harun Kesal PUPR Kaltim Lambat Tangani Jalan Ampera

Ragam

Diskusi Virtual KAMI Kaltim, Bagaimana Memaksimalkan Peran Milenial Saat Pandemi Covid-19

Ragam

Waduh! Dampak Covid-19, 4.109 Pekerja Dirumahkan dan 323 Orang Kena PHK di Kaltim

Ragam

Mantap!! Perusahaan Tambang Ini Buat Jalan 100 Km untuk Warga, Akses dari Tabang Menuju Muara Pahu

Ragam

Cegah Covid-19, Ini Ajakan Gerakan Pilkada Sehat 2020 Disampaikan Mendagri ke Seluruh Paslon dan Parpol

Ragam

Rawan Konflik, Polisi Pertebal Proses Penghitungan Suara di Tingkat Kecamatan

Ragam

Deteksi Penyebaran Covid-19, Pemprov Kaltim Segera Lakukan Rapid Test

Ragam

Kabar Baik!!, Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Bertambah 3 Orang, Total Pasien Sembuh 6 Orang