Home / Ragam

Selasa, 24 Maret 2020 - 19:23 WIB

Kasus PDP Covid-19 di Kaltim Bertambah Tiga Orang, Kasus Positif Masih 11 Orang

Andi M Ishak, Plt Kadiskes Kaltim

Andi M Ishak, Plt Kadiskes Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kaltim mengalami penambahan tiga kasus pada Selasa (24/3/2020)

Update kasus Covid-19 di Kaltim, disampaikan oleh Andi M Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, melalui rilis media, Selasa (24/3/2020).

Dalam rilis tersebut, Kaltim diketahui tidak ada penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19, yakni 11 pasien.

Sementara itu, orang dalam pemantauan (ODP) mengalami penambahan sebanyak 354 orang. Total ODP di Kaltim menjadi 1660 orang. Rinciannya, 389 sudah selesai pemantauan, dan 1271 orang masih dalam proses.

“Hari ini terbesar penambahan OPD terjadi di Balikpapan, dengan penambahan 378 orang,” kata Andi, Selasa (24/3/2020).

Untuk kasus pasien dalam pengawasan (PDP), juga terjadi penambahan tiga orang, yang tersebar di Kutai Barat, Kutai Timur, dan Balikpapan. Sementara itu, kasus positif tidak mengalami penambahan.

Baca Juga :  Waduh!! Ada 17 Kasus Penyebaran Lokal Covid-19 di Kaltim, Sebagian Besar Satu Keluarga

“Total 59 orang kategori PDP, Positif masih 11 orang,” jelasnya.

Kronologis, Penambahan Tiga PDP di Kaltim

Kasus PDP Kutim
Merupakan pasien yang melakukan kontak erat dengan pasien Kutim 2 (klaster Bogor) yang kemarin telah dinyatakan positif. Pasien Kutim 2 saat ini dirawat di Bontang.

Pasien PDP Kutim ini pada 14 Maret, bertemu dengan pasien Kutim 2. Usai melakukan pertemuan, pasien PDP Kutim ini lalu melaporkan keluhan batuk pada 16 Maret 2020.

Saat ini pasien PDP Kutim, dirawat di Rumah Sakit Kudungga Sangatta.

Baca Juga :  Angin Segar Tenaga Honorer, Dapat Asuransi hingga Dana Pensiun

Kasus PDP Kubar
Pasien PDP Kubar melakukan kontak erat dengan pasien Kukar 1 (klaster KPU).

Mereka diketahui melakukan kegiatan bersama di Jakarta.

Tidak ada keluhan medis pada pasien PDP Kubar. Namun saat ini tengah dirawat di rumah sakit Kubar.

Kasus PDP Balikpapan
Pasien dari Balikpapan ini memiliki riwayat perjalanan ke Surabaya. PDP Balikpapan ini diketahui tidak termasuk dalam kedua klaster yang menjadi pintu masuk Covid-19 di Kaltim (klaster Bogor dan klaster KPU).

Tanggal 13 Maret 2020, mengeluhkan gejala medis berupa demam dan sesak nafas.

Saat ini dirawat di RSUD Kanujoso Djatiwibowo ( RSKD) Balikpapan. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Ramai Jelang Idulfitri, Siap-siap Dinkes Samarinda Jadwalkan Rapid Test Massal ke Pengunjung Mall

Ragam

Asrama BPSDM Disulap Jadi Rumah Karantina Covid-19, Mulai Beroperasi dengan Kapasitas 244 Kamar

Ragam

SKB 2 Menteri Minta Rasionalisasi Anggaran Daerah 50 Persen, Program Fisik dan Non Fisik Dievaluasi

Ragam

Duh… Ada THM Diduga Buka Kucing-kucingan Saat PPKM di Balikpapan, Kapolresta: Akan Kami Tindak

Ragam

PAD Samarinda Turun Saat Pandemi, Komisi II Singgung Kebocoran Sektor Parkir

Ragam

Gubernur Kaltim Instruksikan Warga Dilarang Keluar Rumah Akhir Pekan, Wali Kota Samarinda Justru Keluar Kota

Ragam

Isran Noor Beri Sambutan di Seminar Nasional APHTN-HAN, Nama Fidel Castro Disebut

Ragam

Rp 2,3 Miliar Digelontorkan untuk Penanganan Jalan Longsor di Km 11 Balikpapan