Home / Ragam

Sabtu, 15 Januari 2022 - 15:29 WIB

Kaus Varian Omicron Terus Meningkat di Tanah Air, IDI Minta Pemerintah Ketatkan Aturan Kedatangan dari Luar Negeri

ilustrasi Covid-19 Varian Omicron / seide.id

ilustrasi Covid-19 Varian Omicron / seide.id

Kaltimminutes.co – Jumlah kasus Omicron saat ini makin meningkat di tanah air. Terkait hal ini 14 negara melarang warga negaranya masuk ke Indonesia.

Menanggapi hal tersebut Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meminta pemerintah untuk memperketat aturan kedatangan dari luar negri.

Ketua Umum IDI, Daeng Mohammad Faqih mengatakan untuk mencegah penularan Covid-19 Varian Omicron pemerintah harus melakukan pengetatan kedatangan dari luar negeri. Ia juga mengungkapkan 75 persen kasus varian Omicron di RI merupakan pelaku perjalanan luar negeri.

Baca Juga :  [BREAKING NEWS] Waduh! 40 Tenaga Medis di 2 Rumah Sakit Bontang Hasil Rapid Testnya Positif Covid-19

“Bukan dicabut, tapi seluruh negara dari mana pun diperketat yang datang WNI atau WNA,” kata Daeng dalam diskusi daring Polemik MNC Trijaya FM, Sabtu (15/1).

Tak hanya itu ia jua menyarankan pemerintah untuk menambah pusat isolasi. Hal itu diperlukan untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 varian Omicron.

Daeng lanjut mengatakan meskipun varian Omicron tidak separah varian Delta, namun keadaan akan memburuk jika fasilitas kesehatan penuh oleh pasien.

Baca Juga :  Tekan Lonjakan Kasus Varian Omicron, Jokowi Tegaskan Pelaku Perjalan Luar Negeri Harus Dikarantina Sesuai Aturan yang Berlaku

“Mungkin penyediaan pelayanan ini agak sedikit dimodifikasi dengan memperbesar isoman terpadu yang untuk menampung masyarakat yang dikhawatirkan saat penularan besar terdorong ingin cari tempat pelayanan,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI melaporkan 725 kasus Covid-19 varian Omicron per (15/1). Sebanyak 75,2 persen di antaranya berasal dari orang yang datang dari luar negeri. Hanya 180 kasus Covid-19 varian Omicron di Jakarta yang merupakan penularan lokal.

(*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Update Kasus Covid-19 Kaltim: Sembuh Tambah 2 Kasus, Positif Tambah 1, Terus Turun Tapi Jangan Terlena

Ragam

Waduh!! 50an Petugas Medis di RSUD AWS Samarinda Diisolasi Terkait Covid-19, Ada Apa?

Ragam

Binda Kaltim Gelar Vaksinasi, 900 Dosis Vaksin Pfizer Disalurkan ke Pelajar dan Masyarakat Umum

Ragam

Masih Pandemi Corona, Wali Kota Balikpapan Minta Warga Tak Gelar Lomba 17 Agustus

Ragam

Baru 354 Peserta Ijtima Didata, Peserta Lain Masih Dicari

Ragam

Gelar Rapat Paripurna, DPRD Kota Balikpapan Umumkan APBD Tahun 2022

Ragam

Pemkot Balikpapan Distribusikan 3 Program Bansos Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Ragam

Gelontorkan Anggaran Rp 49 Miliar, Pembangunan Fisik Gedung SMP Balikpapan Barat Bakal Mulai Dikerjakan