Home / Ragam

Kamis, 16 April 2020 - 15:35 WIB

Kelelawar Dinilai Menampung Ribuan Virus Corona Baru yang Belum Ditemukan

Ilustrasi Kelelawar

Ilustrasi Kelelawar

Kaltimminutes.co – Gabungan peneliti internasional menemukan ada enam virus corona baru pada tiga spesies kelelawar yang berkeliaran di tiga lokasi di Myanmar.

Para peneliti tersebut didanai oleh pemerintah Myanmar untuk mengidentifikasi penyakit menular yang berpotensi melompat dari hewan ke manusia. Program ini diberi nama PREDICT. Mereka menilai kelelawar menampung ribuan virus corona baru yang belum ditemukan.

Peneliti memulai program PREDICT tahun 2016 sampai 2018. Mereka mengumpulkan 464 sampel air liur dan guano (kotoran kelelawar) dari 11 spesies kelelawar berbeda.

Sampel-sampel itu mereka dapatkan dari tiga lokasi yang mana manusia berinteraksi dekat dengan kelelawar. Sebab, di wilayah tersebut ada masyarakat yang mengembangkan bisnis pupuk berbahan kotoran kelelawar.

“Temuan kami menunjukkan bahwa ada sebuah gua yang mana orang-orang secara rutin mencari kotoran kelelawar untuk dijadikan pupuk lalu gua ini juga berfungsi sebagai ekowisata,” tulis para peneliti dari jurnal ilmiah berjudul Detection of Novel Coronaviruses in Bats in Myanmar, melansir Live Science.

Baca Juga :  Waduh! Barkati Sebut Ada Keluarga Mampu Terima Bantuan Dampak Sosial Covid-19 di Samarinda

Lalu mereka menganalisis urutan genetik dari ratusan sampel dan membandingkannya dengan genom virus corona SARS-Cov-2.

Berdasarkan hasil studi, virus corona baru ditemukan di tiga spesies kelelawar yaitu Scotophilus heathii, Chaerephon plicatus, dan Hipposideros larvatus. Sementara nama-nama virus corona baru sesuai urutan spesies ialah PREDICT-Cov-90, PREDICT-Cov-47 dan 82, lalu PREDICT-Cov-92, 93, dan 96.

“Banyak virus corona baru yang kemungkinan tidak terlalu berisiko bagi manusia, maka kami akan mengindetifikasi lebih lanjut untuk menyelidiki potensi ancaman virus-virus ini,” kata Director of The Smithsonian’s Global Health, Suzan Murray.

“Melakukan pengawasan, penelitian, dan edukasi adalah cara terbaik untuk mencegah pandemi ini sebelum terjadi,” sambungnya.

Guna mengetahui lebih lanjut terkait studi ini, Anda bisa mengakses jurnal ilmiah berjudul Detection of Novel Coronaviruses in Bats in Myanmar di alamat https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0230802.

Pada bagian atas jurnal ilmiah itu, tertulis ‘Peer-Reviewed’ yang memiliki maksud karya ilmiah telah diulas oleh rekan sejawat atau pakar di bidang kajian yang sama sebelum layak untuk dipublikasikan.

Baca Juga :  Antisipasi Peningkatan Kasus, RS Kanujoso Balikpapan Tambah 40 Ruang Isolasi Covid-19

Mengutip The New York Post, dokter hewan satwa liar di Program Kesehatan Global Smithsonian, Marc Vaitutto mengatakan fenomena tersebut mengingatkan betapa dekatnya hubungan kesehatan antara manusia dan hewan di suatu lingkungan.

“Di seluruh dunia, manusia berinteraksi dengan satwa liar dengan frekuensi yang semakin meningkat, sehingga semakin kita memahami tentang virus ini bisa bermutasi dari hewan ke manusia atau spesies lain,” kata Marc.

Saat ini, jumlah akumulatif pasien positif Covid-19 di seluruh dunia per hari ini (15/4) mencapai 1.986.986 jiwa, 126.812 meninggal dunia, sementara pasien sembuh mencapai 494.368. Amerika Serikat saat ini menjadi bagian dari negara yang paling banyak terinfeksi Covid-19 mencapai 560.000 orang. (*)

 

 

Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul “6 Virus Corona Baru Ditemukan Pada Kelelawar di Myanmar”

Share :

Berita Terkait

Ragam

Vaksinasi Selama Ramadan, Satgas Balikpapan Siapkan Jadwal Malam

Ragam

Tahapan Seleksi 7 Jabatan di Pemprov Kaltim, Pekan Ini Presentasi Masalah dan Wawancara di BKD

Ragam

Rabu Siang Beredar Kabar Rektor Unmul Positif Corona, Ini Penjelasan Wakil Rektor

Ragam

WOW!! Virus Corona Tidak Aktif Saat Mendengar Azan, Ini Kebenarannya

Ragam

Penemuan Mayat Bikin Geger Warga Sambutan, Diduga Meninggal karena Penyakit Diabetes dan Liver

Ragam

5 Tenaga Medis di RSUD IA Moeis Terkonfirmasi Covid-29, Gejala Ringan dan Lakukan Isolasi Mandiri

Ragam

Akhir 2020 Lokasi IKN Dilaunching, BPN Kaltimtara Data Kepemilikan dan Penggunaan Lahan di Lokasi Ibu Kota

Ragam

Gelar Rapat Tertutup, Pemprov Kaltim Tak Miliki Anggaran Pengadaan APD untuk Hadapi Corona