Home / Ragam

Kamis, 6 Februari 2020 - 22:57 WIB

KKP Periksa Satu Persatu ABK Ratusan Kapal China ke Kaltim

foto/Media Indonesia

foto/Media Indonesia

Kaltimminutes.co, Samarinda – Selama Januari hingga minggu pertama Februari 2020, ada 126 kapal dari China menuju Kalimantan Timur. Angka tersebut adalah data dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Balikpapan dan KKP Samarinda.

Di Balikpapan, diketahui memiliki lima pintu masuk utama negara, mulai dari Bandara SAMS Balikpapan, pelabuhan Balikpapan, hingga pelabuhan Tanah Grogot. Pihak KKP Klas II Balikpapan terus melakukan pengawasan terkait risiko masuknya Novel Corona Virus 2019 ke Bumi Etam.

“Pintu masuk negara yang berada di bawah pengawasan KKP Balikpapan antara lain, Bandara SAMS Balikpapan, pelabuhan Balikpapan, dan pelabuhan Tanah Grogot. Itu lalu lintas penumpang lewat pesat cukup kami perhatikan. Misalnya, dari bulan Januari hingga Februari ada 16 pesawat penumpang dari Singapura, dan ada 20 pesawat carter,” kata Zainul, Kepala KKP Klas II Balikpapan.

“Walaupun Singapura bukan negara terinfeksi. Namun Singapura menjadi negara transit penerbangan dari China menuju Balikpapan. Sampai sekarang juga data nCoV juga telah sampai di Singapura,” sambungnya.

Untuk jalur pelabuhan, lalu lintas kapal asing (China) di pelabuhan Balikpapan dan Tanah Grogot, dari Januari hingga awal pekan Februari ini mencapai 35 kapal, dengan jumlah anak buah kapal (ABK) mencapai 866 orang.

Baca Juga :  Konsumsi BBM Turun Selama WFH, PT Pertamina Hentikan Operasional Kilang Minyak Selama Mei 2020

“Di jalur pelabuhan juga tidak kalah pentingnya, terutama di pelabuhan Balikpapan dan pelabuhan Tanah Grogot, itu juga ada lalu lintas kapal yang masuk ke Balikpapan. Total ada 36 kapal yang masuk dengan ABK sekitar 866 orang, selama periode Januari hingga minggu pertama Februari,” jelasnya.

Mengantisipasi masuknya corona virus ke Kaltim, KKP Balikpapan melakukan pemeriksaan suhu tubuh ke tiap penumpang dan ABK yang datang dari luar negeri.

“Seluruh ABK kami lakukan pemeriksaan suhu tubuh. Kemudian personel dari KKP dibekali dengan perlengkapan khusus. Tentu bila ada kasus dicurigai terjangkit corona virus, personel sudah siap melakukan tindakan medis hingga melakukan rujukan ke rumah sakit yang telah ditentukan pemerintah pusat,” pungkas Zainul.

Sementara itu, untuk KKP Samarinda, telah melakukan pengawasan ketat bagi para penumpang baik di Bandara APT Pranoto maupun yang masuk melalui pelabuhan.

Sabilal Rasyad, Kepala KKP Samarinda menerangkan, di jalur pelabuhan, personel KKP akan melakukan pemeriksaan seluruh ABK yang ada di dalam kapal, sebelum tambat ke pelabuhan.

Baca Juga :  Pilkada Balikpapan, Rahmad-Thohari Sementara Unggul di Versi Hitung Cepat 61,6 Persen

“Kami ada SOP-nya. Artinya sebelum kapal masuk, mereka sudah menyampaikan kepada kami. Namanya Maritim Declaration of Health. Artinya, pertanyaan-pertanyaan kesehatan di atas kapal, ada gak ABK yang sakit. Kalau pun tidak ada ditemukan, kami tetap melakukan pemeriksaan di atas kapal, orang per orang,” ungkap Sabilal.

Total kapal asing yang masuk ke pelabuhan yang ditangani KKP Samarinda, yakni sebanyak 90 kapal. Mereka tersebar di pelabuhan Samarinda, Bontang, Sangatta, dan Sangkulirang. Kapal-kapal tersebut didominasi oleh kapal pengangkut batu bara.

“Kapal asing hingga saat ini wilayah kami di KKP Samarinda, ada 90 kapal dari China yang menambat di Samarinda, Bontang, Sangatta, dan Sangkulirang. Kapal batu bara, hampir semua batu bara. Kemudian di Bontang kan ada LNG. Tapi paling banyak datang dari China kapal batu bara,” bebernya.

Hingga kini, pihak KKP belum menemukan adanya ABK yang diduga terjangkit corona virus.

“Hingga saat ini kami belum menemukan APK yang suspek virus corona. Kalaupun ada ditemukan suspek, kami telah bekerjasama dengan diskes dan rumah sakit, serta alur penanganan, telah kita siapkan semua,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Duh!! di Balikpapan Satgas Temukan Resepsi Pernikahan dengan Salah Satu Mempelai Terkonfirmasi Positif Covid-19

Ragam

Tenaga Honorer Akan Dihapus, BKD Kaltim Tunggu Arahan Pusat

Ragam

Pemungutan Suara Selesai, Brimob Polda Kaltim Gencarkan Patroli, Guna Jaga Keamanan

Ragam

Buntut Dugaan Tambang Ilegal di Loa Janan, Mahasiswa Seruduk Kantor ESDM Kaltim

Ragam

Update Nasional Kasus Covid-19 Per Selasa (21/4/2020): Ada Penambahan 5 Kasus Positif di Kaltim, Total 68 Kasus

Ragam

Refleksi Akhir Tahun Ala Pokja 30, Ulas Proyeksi APBD Kaltim 2021

Ragam

Sektor Pertambangan dan Ekspor Paling Terdampak, Ekonomi Kaltim Minus 5,46 Persen di Triwulan II 2020

Ragam

Update Hari Ini, Diskes Kaltim Rilis PDP Corona di Kaltim Bertambah, Positif Masih Sembilan Pasien