Home / Ragam

Selasa, 12 Januari 2021 - 21:04 WIB

Komisi III Lirik Progres Pembangunan Dermaga Wisata, Segera Sidak dan Bahas Kucuran Rupiah

Angkasa Jaya, Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda saat ditemui di ruang rapat komisi, Senin (11/1/2021)

Angkasa Jaya, Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda saat ditemui di ruang rapat komisi, Senin (11/1/2021)

Kaltimminutes.co, Samarinda – Memasuki pekan kedua bulan Januari 2021, Komisi III DPRD Kota Samarinda akan kembali membahas progres pembangunan dermaga kapal wisata susur Sungai Mahakam yang terletak di Jalan Gajah Mada, Pasar Pagi, Samarinda.

“Dalam waktu dekat kami akan sidak ke lapangan pada hari Kamis. Kemudian komisi III akan membahas dana Detail Engineering Design (DED) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda,” ungkap Angkasa Jaya, Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda saat ditemui Diksi.co, Senin (11/1/2021).

Dalam perencanaan anggaran pembangunan dermaga, sebut Ketua Komisi III bahwa pemerintah kota dan DPRD sepakat mengalokasikan dana DED sebesar Rp 46 miliar.

Baca Juga :  Masuk Kaltim dari Luar Daerah, Diwajibkan Kantongi Keterangan Non Reaktif Rapid Test dan Negatif Swab PCR

Namun di masa pandemi Covid-19, kebijakan refocusing anggaran yang dikeluarkan pemerintah membuat anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 20 miliar untuk pembangunan fisik 50 persen berkurang menjadi Rp 12,5 miliar.

“Kemudian sisanya dialihkan di APBD murni 2021 sebesar Rp 7,5 miliar,” bebernya.

Terlebih setelah terpilihnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda yang baru Andi Harun-Rusmadi, singkronisasi program menjadi prioritas pembangunan bagi legislatif dan eksekutif.

“Kalau memang menjadi prioritas, komisi III akan menyampaikan kepada wali kota yang baru. Jika disetujui, maka mungkin di APBD perubahan nanti kita akan petakan kembali agar dana DED Rp 46 miliar bisa dipulihkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Panen Cabai di Palaran, Pemkot Samarinda Pasang Target Petani Lokal Bisa Suplai ke Daerah Lain

Pembahasan bersama Dishub Kota Samarinda nanti diharapkan Komisi III dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan program wali kota sebelumnya yang mungkin saja masih sejalan dengan rencana pembangunan Wali Kota Samarinda.

“Jadi kita antarkan program wali kota yang lama sampai selesai. Tapi kita juga menyambut program wali kota yang baru dengan program unggulannya,” tuturnya.

“Sehingga ini menjadi satu kesinambungan. Saya berharap tidak seperti daerah lain yang langsung diputus oleh wali kota yang baru,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

BREAKING NEWS: Pasien Positif Corona di Kaltim Diduga Terjangkit Usai Kontak Dengan Pasien Corona Meninggal Dunia di Solo

Ragam

Pasien Covid-19 Baru Samarinda Diduga Terjangkit di Penyebaran Lokal Bogor

Ragam

Istri Ikut Bergerak, AH-Rusmadi Raih Dukungan Besar Ibu Rumah Tangga di Survei JIP-LSI

Ragam

Dinkes Samarinda Pastikan Kasus Dua Perawat Positif Covid-19 di AWS Tak Akan Ganggu Penerapan New Normal

Ragam

Soal Aksi Represif Aparat ke Pewarta, Jurnalis di Bontang Tagih Kejelasan ke Polres Bontang

Ragam

Kabar Duka, Tenaga Kesehatan di RSUD AWS Meninggal Dunia dengan Status Probable, Swab PCR Masih Berproses

Ragam

Siap-siap!! Tarif Tol Balsam Berlaku Pertengahan Juni 2020, Ini Rincian Tarifnya

Ragam

Pasien PDP Meninggal di Balikpapan, Diduga Karena Covid-19