Home / Ragam

Senin, 30 Agustus 2021 - 16:50 WIB

Koneksikan Km 14 Tol Balsam dan Lokasi Inti IKN, BPJT Rencanakan Akan Bangun Tol Baru

Rencana pembangunan tol menuju kawasan inti IKN, terkoneksi dengan Tol Balsam (Km 14)

Rencana pembangunan tol menuju kawasan inti IKN, terkoneksi dengan Tol Balsam (Km 14)

Kaltimminutes.co, Samarinda – Seluruh ruas jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Tol Balsam) akhirnya rampung sepenuhnya.

Butuh waktu yang sangat panjang menuntaskan tol pertama di Kalimantan ini.

Persiapan pembangunan dilakukan 2009 lalu, konstruksi mulai berjalan hingga akhirnya diresmikan pada Desember 2019, untuk Seksi 2, 3, dan Seksi 4.

Peresmian kedua dilakukan pada 24 Agustus 2021 oleh Presiden Joko Widodo, untuk Seksi 1 dan Seksi 5 Tol Balsam.

Yang juga menarik dalam peresmian dua ruas Tol Balsam itu, Presiden Joko Widodo turut meninjau sodetan akses jalan menuju rencana ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur.

Sodetan akses tersebut berlokasi di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Km 14.

Lokasi itu nantinya direncanakan akan dibangun jalan tol baru untuk mengkoneksikan antara Tol Balsam (Km 14) dengan kawasan inti IKN di Sepaku.

Hal itu disampaikan Mahbullah Nurdin, Plh. Anggota BPJT Unsur Kementerian PUPR RI.

Baca Juga :  Update Covid-19 Kaltim: Konfirmasi Positif Tambah 6 Kasus, Pasien Sembuh Tambah 7 Orang

“Akan dibangun tol koneksi jaringan jalan Tol Balsam menuju calon IKN di Km 14,” kata Nurdin, Senin (30/8/2021).

Tol menuju IKN ini seyogyanya telah dicanangkan sejak 2019 lalu, pada peresmian Seksi II, III, dan IV Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) oleh Presiden Joko Widodo.

Pemerintah pusat merencanakan pembangunan tol pendukung kawasan ibu kota negara (IKN) baru di Sepaku, dengan panjang 25 kilometer.

Proyek mendukung jalur transportasi menuju IKN ini bakal dimulai pada 2020 tahun lalu, dengan sumber anggaran dari APBN.

Nurdin menjelaskan saat ini Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR RI, tengah melakukan persiapan-persiapan terkait pembangunan tol tersebut.

Beberapa persiapan yang saat ini dilakukan juga terkait penetapan trase jalan yang dianggap optimal menuju lokasi inti IKN.

Baca Juga :  Diduga Kelaparan, Perempuan Asal Jawa Tengah Ditemukan Meninggal di Kamar Kost

Bagi yang tidak tahu, trase jalan adalah garis tengah sumbu jalan yang merupakan garis lurus saling terhubung dengan peta topografi serta merupakan acuan dalam menetapkan tinggi muka tanah dasar.

“Termasuk kami menyiapkan trase-trase mana optimal jika dibangun jalan tol. Sekarang kami kaji, jangan sampai nanti pada saat pembangunannya banyak kendala-kendala yang dihadapi,” jelasnya.

Termasuk juga skema pembiayaan dan pelaksana kegiatan konstruksi juga tengah dipersiapkan pihak BPJT.

Ada dua skema yang dipertimbangkan, menambah lingkup kerja PT JBS, maupun nantinya dilakukan oleh badan usaha baru.

“Kami secepatnya akan laksanakan dengan beberapa skema yang dilakukan. Ada skema tambah lingkup dari JBS, skema dilakukan dengan badan usaha baru,” tegasnya.

Ditanya terkait kapan konstruksi akan mulai dilakukan, Nurdin menyebut secepatnya, setelah seluruh persiapan rampung.

“Segera akan kami laksanakan pembangunannya,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Mantap!! Hasil Rapid Test dan Tes Swab Massal 220 Sampel di Posko Banjir dan Pasar Segiri Hasilnya Negatif

Ragam

Tiap Paslon Berjanji Siap Menang Siap Kalah, Kapolres Minta Janji Dipegang

Ragam

Banjir di Loa Bakung, IKAL Bagikan Sejumlah Paket Sembako kepada Warga 

Ragam

Kamis Pagi, Data Penghitungan Suara KPU Samarinda Telah Masuk 55 Persen, Andi Harun-Rusmadi Unggul Tipis

Ragam

Update Per 19 Mei 2020: Ada Tambahan 3 Kasus Positif Covid-19 di Kaltim, Asal Samarinda dan Bontang

Ragam

Berbincang dengan Wali Kota, Pemilik Kafe di Citra Niaga Minta Pemkot Lakukan Evaluasi Terhadap Teknis Sewa Menyewa Lapak Usaha

Ragam

Jadi Klaster Covid-19 Baru, dari 1642 Orang Peserta Ijtima Gowa, Baru 587 yang Didata Dinkes Kaltim

Ragam

Jelang Akhir Masa Jabatannya, Rizal Effendi Ucapkan Salam Perpisahan di Aula Pemkot Balikpapan, Begini Katanya