Home / Ragam

Jumat, 3 April 2020 - 18:44 WIB

Kronologi Satu Pasien Baru Positif Covid-19 di Samarinda, Miliki Riwayat Perjalanan ke Depok dan Jakarta

Andi M Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Andi M Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

 

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kaltim kembali mengalami penambahan, pada Jumat (3/4/2020), yakni sebanyak satu orang.

Hal tersebut disampaikan Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, saat menyampaikan rilis update kasus Covid-19.

Andi menyampaikan, penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak satu orang, berasal dari Samarinda, seorang perempuan, berusia 31 tahun.

“Yang bersangkutan merupakan pelaku perjalanan mengikuti kegiatan di Depok. Pasien ini merupakan kasus tunggal, tidak bersangkutan dengan klaster manapun,” kata Andi, Jumat (3/4/2020).

Berikut ini kronologisnya:

Pada tanggal 10-13 Maret 2020, pasien yang diberi kode SMD 2 ini, melakukan perjalanan untuk mengikuti kegiatan di Depok, lalu pulang via Jakarta.

14 Maret, pulang ke Samarinda dan mengeluhkan kondisi kesehatan. Gejala medis seperti batuk dan pilek.

Baca Juga :  BREAKING NEWS: Pasien Positif Corona di Kaltim Diduga Terjangkit Usai Kontak Dengan Pasien Corona Meninggal Dunia di Solo

Setelah berobat ke faskes, dilakukan isolasi mandiri di rumah.

28 Maret, kondisi kesehatan yang bersangkutan terus memburuk. Ia lalu diisolasi di RSUD AWS Samarinda. Selanjutnya dilakukan pengambilan sampel untuk tes swab terhadap pasien tersebut.

3 April 2020, Lab Kemenkes di Jakarta, mengkonfirmasi yang bersangkutan positif Covid-19.

“Kondisi pasien saat ini stabil, dan dilakukan perawatan intensif oleh tenaga medis,” jelasnya.

Sementara itu, Dinkes Samarinda telah melakukan tracing terhadap siapa saja yang diduga melakukan kontak erat dengan pasien SMD 2.

“Tracking sudah kami lakukan, siapa saja yang berpotensi melakukan kontak erat dengan pasien sudah kami rapid test. Hasilnya negatif,” jelas Ismed Kusasih, Plt Kadinkes Samarinda, dihubungi di hari yang sama.

Baca Juga :  Asik! 1500 UMKM Akan dapat Bantuan Sosial Dampak Corona

Melihat status Depok dan Jakarta telah terjadi penyebaran lokal, Dinkes Samarinda menduga pasien terjangkit Covid-19, di dua daerah ini.

“Depok dan Jakarta sudah transmisi lokal. Jadi kontaknya kemungkinan dari Jakarta atau Depok,” pungkasnya.

Diketahui update hari ini, terjadi penambahan kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 323 orang, total PDP di Kaltim sebanyak 4088 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah 20 orang, total PDP di Kaltim ada 213 PDP. 121 orang dinyatakan negatif, dan 22 orang dikonfirmasi positif Covid-19. Untuk kasus meninggal sebanyak satu orang. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

WOW!! Virus Corona Tidak Aktif Saat Mendengar Azan, Ini Kebenarannya

Ragam

Fobia Jarum Suntik, Pegawai Pemkot Samarinda Tak Sadarkan Diri Usai Divaksin Covid-19

Ragam

KAMMI Adakan Kegiatan Diskusi Soal Permasalahan Banjir, Wali Kota Samarinda Hadir Beri Edukasi 

Ragam

“Belajar dari Covid-19”, Pidato Lengkap Hardiknas 2020 Mendikbud Nadiem Makarim

Ragam

Malam Masih Terlihat Duduk di Pos Kamling, Siang Ditemukan Meninggal di Rumah Bangsal

Ragam

Rekrut Tenaga Medis dan Non Medis, Pemprov Sulap Asrama BPDSM Kaltim Jadi Lokasi Karantina Covid-19

Ragam

Naas! IRT Tewas Setelah Tertimpa Tanah Longsor di Lok Tuan Bontang

Ragam

Mahasiswa Kukar Digasak BNN Kaltim, Gegara Pesan Tembakau Gorila via Online