Home / Ragam

Jumat, 13 Maret 2020 - 15:40 WIB

Kupasan Masalah Samarinda Ala Rusmadi, Dari Banjir hingga Pendidikan

Rusmadi saat berbicara di Diskusi Publik di Universitas Mulawarman

Rusmadi saat berbicara di Diskusi Publik di Universitas Mulawarman

Kaltimminutes.co, Samarinda – Rusmadi, Bakal Calon Wakil Wali Kota Samarinda, hadir memenuhi undangan Diskusi Publik Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Samarinda digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman, Kamis (12/3/2020) di lantai 4 gedung Rektorat Unmul.

Grand tema acara tersebut adalah “Bedah Gagasan Calon Wali Kota”.

Dalam kesempatan itu, Rusmadi sebagai calon wakil wali kota hadir mewakili Andi Harun yang berhalangan hadir.

Rusmadi menyampaikan, dengan mengusung visi dan misi, Samarinda sebagai kota pusat peradaban tentu akan mampu menyelesaikan persoalan di kota Samarinda.

Dalam kesempatan itu pula, ia mengupas satu persatu permasalahan kota Samarinda dan memberi solusi konkret untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Pertama, permasalahan serius yang hingga saat ini belum dapat terselesaikan adalah banjir. Rusmadi menilai, banjir merupakan persoalan serius yang tidak bisa diselesaikan sepotong potong.

Baca Juga :  Warga Jadi Korban Banjir, DPRD Samarinda Minta Perusahaan Ganti Rugi

“Di daerah ulu memiliki bendungan air dengan kapasitas setara dengan bendungan air Benanga. Namun, kondisi alam (hutan) disekitar bendungan telah gundul. Kalau ini tidak hijau, dan tidak dihijaukan maka rasanya sulit menyelesaikan banjir,” ujar Rusmadi.

Kedua, terkait masalah fungsi sungai. Samarinda memiliki sungai Karang Mumus yang mampu menampung air hujan dengan jumlah banyak. Namun saat ini tak mampu lagi menampung air jika curah hujan yang turun sangat deras.

“Jika hujan maka air dari sungai Karang Mumus keluar kepemukiman, maka saya menilai sungai tidak berfungsi dengan baik. Permasalahan utama adalah got, jika penuh kita punya folder bekas lahan eks tambang yang dapat dimanfaatkan sebagai wadah tampung air,” terangnya.

Baca Juga :  Hari Ini, KPK Periksa 11 Saksi Terkait Kasus Korupsi Bupati Kutai Timur

Ia pun yakin banjir dapat diatasi secara bertahap dan serius.

Ketiga, permasalahan lain yang harus mendapat perhatian serius pemerintah yaitu macet.

“Samarinda sebagai kota bisnis maka macet juga harus kita selesaikan. Kita siapkan ada tim yang akan mengerjakan secara langsung bila terjadi kemacetan,” bebernya.

Rusmadi pun optimis, jika banjir dan kemacetan dan diatasi maka rumah untuk membangun ekonomi akan terbuka dengan luas.

Terakhir yang keempat masalah pendidikan, Rusmadi dan Andi Harun akan memastikan bahwa tidak ada anak-anak usia sekolah yang memilih tidak sekolah karena permasalahan ekonomi.

“Pemerintah mesti hadir dengan memberikan jaminan. Karena tujuan pembangunan adalah untuk memastikan masyarakat aman. Kami akan berupaya mendorong prakarsa masyarakat dengan program bantuan 100-300 juta per RT, per tahun,” tuturnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pasien PDP Meninggal di Balikpapan, Diduga Karena Covid-19

Ragam

Diduga Bisa Obati Corona, Temulawak dan Jahe Laris Manis Diburu Warga

Ragam

Hasil Rapid Test Non Reaktif Jadi Alasan RSUD IA Moeis Makamkan Jenazah Pasien Covid-19 Tanpa Protokol Kesehatan

Ragam

BNPB Berikan Bantuan Helikopter ke Kaltim Untuk Penanggulangan Bencana

Ragam

Per Hari Ini, Warga Terdampak Banjir di Samarinda, dengan Kondisi Darurat Akan dapat Perawatan Medis Gratis

Ragam

Kaltim Waspadai Klaster Baru dari Ponpes Magetan, Hasil Rapid Test Beberapa Santri Reaktif

Ragam

Perempuan Berstatus PDP Meninggal Dunia di Kukar, Hasil Rapid Test Negatif, Pemakaman Dilakukan Sesuai Protokol

Ragam

Beredar Kabar Adi Darma Positif Covid-19, Basri Rase: Mohon Doanya