Home / Ragam

Kamis, 13 Januari 2022 - 12:38 WIB

Lakukan OTT di Kaltim, KPK Amankan Bupati Panajam Paser Utara

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri  (foto: hasi tangkapan layar)

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri (foto: hasi tangkapan layar)

Kaltimminutes.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT)

OTT kali ini dilakukan di Panajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur pada Rabu (12/1/2022)

Dalam OTT tersebut KPK mengamankan Bupati Panajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas,ud dan sejumlah pihak lainnya.

Pelaksana tugas Juru bicara KPK, Ali Fikri membenarkan ada OTT yang dilakukan KPK di Panajam Paser Utara terkait dengan dugaan suap dan gratifikasi.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang kami peroleh, benar KPK telah melakukan kegiatan Tangkap tangan di Kalimantan Timur terkait dengan adanya dugaan tindak pidana korupsi berupa pemberian dan penerimaan hadiah atau janji yang dilakukan oleh kepala daerah di kabupaten Panajam Paser Utara, Kalimantan Timur” ungkap Ali Dalam keterangan pada Kamis (13/1)

Baca Juga :  Vaksinasi Digelar Kamis Ini, Sabani Jadi Orang Kaltim Pertama yang Mendapat Vaksin

Ali menyatakan saat ini tim KPK masih terus melakukan pemeriksaan dan permintaan keterangan terhadap beberapa pihak yang di amankan dalam OTT tersebut.

Ali melanjutkan, KPK masih memiliki waktu 1×24 jam untuk memutuskan hasil pemeriksaan terhadap pihak yang di tangkap dalam OTT kali ini

Baca Juga :  Dinilai Merusak Kedaulatan Ukraina, Jepang Jatuhkan Sanksi ke Rusia

“Kami masih memiliki waktu maksimal 24 jam untuk menentukan sikap terhadap pemeriksaan dan Permintaan keterangan terhadap pihak-pihak yang ditangkap tersebut” ujar Ali.

Lebih lanjut Ali mengatakan hal tersebut untuk menyimpulkan apakah benar atau atau tidaknya ada peristiwa tindak pidana korupsi dan ditemukan pihak yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Setelahnya kami akan sampaikan secara utuh dan lengkap rangkaian kegiatan Tangkap tangan ini kepada masyarakat setelah kami memastikan seluruh pemeriksaan telah selesai dilakukan” pungkasnya

(*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Posko Penyekatan Diperketat, Tak Bawa Persyaratan Lengkap Masuk Samarinda Diputar Balik Petugas

Ragam

SKB 2 Menteri Minta Rasionalisasi Anggaran Daerah 50 Persen, Program Fisik dan Non Fisik Dievaluasi

Ragam

[WARTAMERTA] Kasus Positif Covid-19 Bertambah Satu di Kaltim Asal Balikpapan, Pasien Rekan Kerja BPN 21

Ragam

Tiga Nama Calon Sekprov Kaltim, Penetapan Melalui Keputusan Presiden Joko Widodo

Ragam

Update Covid-19 Samarinda: Positif Tambah 3 Kasus, Pasien Sembuh Tambah 5 Kasus

Ragam

Atas Dasar Kemanusiaan, Pemerintah Indonesia Putuskan Tampung Pengungsi Rohingya 

Ragam

Beredar Narasi Pembubaran MUI, Mahfud MD Buka Suara

Ragam

Tak Pernah Berproses di DPMPTSP, 21 IUP Diduga Palsukan Tanda Tangan Gubernur Kaltim