Home / Ragam

Minggu, 21 November 2021 - 14:13 WIB

Lambat Eksekusi Investasi Kilang, Dirut Pertamina Pernah Dibentak Jokowi

Jokowi / theconversation.com

Jokowi / theconversation.com

Kaltimminutes.co – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati pernah dibentak Presiden Joko Widodo (Jokowi). Karena Direktur pertamina terlambat dalam mengeksekusi investasi proyek kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).

Hal itu diungkapkannya saat memberi pengarahan pada komisaris dan direksi Pertamina dan PT PLN (Persero), Sabtu (20/11/2021). Pengarahan itu dihadiri pula Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama dan Dirut Pertamina Nicke Widyawati.

“Investasinya US$ 3,8 miliar sudah bertahun-tahun ini sudah sebelum kita sudah ada, kemudian ada masalah, belum jalan-jalan juga,” ujar Jokowi dalam video yang diunggah di akun Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu, 20 November 2021.

Ia mengatakan perkara TPPI sudah menjadi perhatiannya sejak dilantik pada 2014. Ia mengatakan saat itu ia langsung memantau ke TPPI karena mengetahui bahwa proyek tersebut kalau jalan bisa menyelesaikan banyak hal.

“Ini barang substitusi impor itu ada di situ semuanya. Semuanya. Turunan dari banyak sekali, petrokimia, petrochemical di situ,” kata Jokowi.

Karena itu, kata dia, saat ia memantau terakhir ke sana, ia sempat membentak Dirut Pertamina lantaran persoalan itu.

Baca Juga :  Waduh! Peserta Ijtima Asal Bontang Pulang, Pas Berangkat Pamit ke Kemenag, Giliran Pulang Tak Ada Kabar

“Sehingga waktu Bu Dirut saya ke sana yang terakhir, Bu Dirut cerita itu ya saya bentak itu karena memang benar, diceritain hal yang sama gitu lho. ‘Bu, enggak enggak-enggak-enggak, saya enggak mau cerita itu lagi, saya sudah dengar dari cerita dirut-dirut sebelumnya.’ Saya blak-blakan memang, biasa,” ujar Jokowi.

Ia mengatakan tender sudah dilakukan dua kali dan sudah bolak balik diulang terus. Ia pun menegaskan bahwa selalu mengikuti progres perjalanan proyek itu. “Jangan pikir saya enggak ikuti. Kita ngerti satu dan dua tadi kita ngerti.”

Jokowi mengatakan negara ingin neraca transaksi berjalan bisa baik, neraca perdagangan baik, serta impor tidak banyak lantaran Indonesia bisa memproduksi sendiri.

“Karena kita punya industrinya, kita punya mesinnya, kita punya bahan bakunya. Kok enggak kita lakukan malah impor, itu yang saya sedih,” tutur dia.

Dengan jalannya proyek ini, Jokowi yakin akan banyak impor barang yang hilang, terutama yang berkaitan dengan petrokimia dan segala turunannya.

“Saya sudah ke TPPI sudah turunannya sampai segitu banyaknya saya geleng-geleng betul. Barang kayak gini enggak cepat-cepat dijalankan, kalau saya 24 jam penuh saya kerjain agar ini segera jalan,” ujar Jokowi.

Ia mengatakan Pertamina dapat keuntungan dari situ, negara dapat keuntungan dari substitusi impornya, kemudian akhirnya neraca perdagangan baik dan transaksi berjalan menjadi baik.

“Rampung kita. Currency kita bisa anjlok kalau ini bisa kita selesaikan, tidak setiap bulan kita harus nyiapin dolar untuk bayar barang-barang impor tadi,” tutur Jokowi. (*)

Artikel ini telah tayang di Tempo.co dengan judul “Jokowi Cerita Pernah Bentak Dirut Pertamina, Apa Sebabnya?”. https://bisnis.tempo.co/read/1530731/jokowi-cerita-pernah-bentak-dirut-pertamina-apa-sebabnya?page_num=2

Share :

Berita Terkait

Ragam

Ma’ruf Amin Meminta Agar Semua Badan Publik Terus Menggelorakan Semangat Keterbukaan

Ragam

Positif Corona, Sumadi Lurah Mugirejo Meninggal Dunia, Comorbid Diabetes dan Hipertensi

Ragam

BPSN Kaltim Beber Dugaan Kecurangan Pilkada Kutai Timur, Terungkap Saat Rapat Pleno Kecamatan

Ragam

Bertambah 9, Kasus Positif Covid-19 di Kaltim Kini 320 Kasus, dari Berau dan Kukar

Ragam

 Setiap Hari  Coffee Gelar Mural Fest , Panitia Gandeng EO Lokal

Ragam

Pelantikan Kepala Daerah Bisa Digelar Sebelum 17 Februari, Gubernur Bisa Kena Sanksi Bila Menunda Pelantikan

Ragam

Pria di Samarinda Ditemukan Gantung Diri di Kontrakan, Dikenal Jarang Bergaul ke Warga Sekitar

Ragam

Hantam Truk Mandek di Pinggir Jalan, Seorang Pengendara Motor di Samarinda Tewas