Home / Ragam

Senin, 28 Juni 2021 - 15:00 WIB

Langgar Protokol Kesehatan, 34 Kafe di Citra Niaga Ditutup

Ilustrasi Kawasan Citra Niaga/prokal.co

Ilustrasi Kawasan Citra Niaga/prokal.co

Kaltimminutes.co, Samarinda – Penutupan 34 kafe di Citra Niaga Samarinda, direspon oleh Camat Samarinda Kota, Anis Siswantini saat dihubungi Diksi.co, Minggu (27/6/2021).

Diketahui sebelumnya, sebanyak 34 kafe dari 54 kafe yang ada di Citra Niaga, Samarinda Kota ditutup Tim Satgas Covid-19 dari Kecamatan Samarinda Kota .

Penutupan itu terjadi pada Sabtu (26/6/2021) malam.

Penutupan dilakukan lantaran puluhan kafe yang membuka lapak ini melanggar protokol kesehatan (Prokes).

Tim Satgas sudah berulang kali melakukan sosialisasi di lokasi agar para pedagang menerapkan Prokes namun pada kenyataannya diabaikan.

“Kami sudah tiga kali memberikan imbauan, dan ada kesepakatan bahwa pedagang mau mentaati Prokes. Namun pada kenyataannya malam ini dilanggar,” kata Anis Siswantini, Camat Samarinda Kota

Baca Juga :  Pantau Disiplin Protokol Kesehatan, Satpol PP Samarinda Agendakan Sidak ke THM

Pelanggaran yang dimaksud Anis adalah tidak adanya jaga jarak antara pengunjung satu dengan lainnya meski para pelanggan rata-rata sudah menggunakan masker.

“Sesuai dengan intruksi bapak Wali Kota. Malam ini kafe yang melanggar ini kami tutup sambil menunggu keputusan dari bapak Wali Kota,” tegas Anis.

Dikonfirmasi ulang, Anis pun menjabarkan apa saja yang sudah dilakukan pihaknya sebelum akhirnya memutuskan untuk melakukan penutupan itu.

Ia sampaikan, bahwa sebelum Sabtu malam itu, pihaknya sudah beberapa kali mendatangi kawasan kafe di Citra Niaga itu.

Kedatangan dilakukan untuk mengingatkan agar protokol kesehatan bisa dilakukan oleh para pengelola kafe.

Namun, usai dilakukan peringatan, tetap saja, massa masih berkerumun di lokasi.

Baca Juga :  Program Probebaya Capai 50 Persen, Afif Rayhan Harun: Menunjukkan Progres yang Positif

“Kami sudah pernah datang di Rabu lalu. Bahkan, saya dengan petugas yang lain sudah ikut atur-atur meja untuk mencegah adanya kerumunan. Tetapi, tetap saja saat kami datangi lagi, ada protokol kesehatan yang dilanggar. Itulah mengapa dilakukan penutupan. Jadi, kami tidak ujuk-ujuk langsung lakukan penutupan,” ujarnya.

Ia juga meminta agar pemilik atau pengelola kafe untuk bisa berani menegur jika ada kerumunan massa yang ada di lokasi.

“Iya, pengelola kafe juga harus menegur,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anis juga sampaikan persoalan ini juga sudah disampaikan kepada Walikota Samarinda.

Sampai kapan penutupan dilakukan, ia sampaikan menunggu instruksi selanjutnya.

“Sudah kami laporkan (ke Walikota). Kami menunggu instruksi selanjutnya,” kata Anis. (*) 

Share :

Berita Terkait

Ragam

Bentangkan Spanduk Tolak UU Minerba dan Gagalkan Omnibus Law, Koalisi Masyarakat Sipil Kaltim Aksi di Depan Kantor Gubernur

Ragam

Pusat Izinkan Belajar Tatap Muka di Sekolah Awal 2021, Dinkes Samarinda Ikuti Arahan Pusat Meski Potensi Penyebaran Tinggi

Ragam

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kaltim Enggan Komentari Dugaan Anggota DPRD Balikpapan Reaktif Rapid Test

Ragam

Wujudkan Transisi Energi, Sri Mulyani: Indonesia Butuh Rp 3.500 Triliun

Ragam

Bankaltimtara Diusulkan Dapat Tambahan Modal Rp 300 Miliar, Fraksi PKB DPRD Kaltim Minta Penjelasan Pemprov

Ragam

Indra Kenz Mangkir dari Pemeriksaan Polisi, Pengacara Sebut Sedang Menjalani Karantina

Ragam

PPKM Balikpapan Turun  Level 2, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Berharap Pandemi Segera Selesai

Ragam

Kabar Baik untuk Para PNS, Tahun Depan Dapat THR dan Gaji ke-13