Home / Ragam

Rabu, 21 Oktober 2020 - 18:34 WIB

Laporan Keuangan Dianggap Transparan dan Akuntable, Pemprov Kaltim dan 10 Kab/Kota Raih Opini WTP

Isran Noor, Gubernur Kaltim bersama Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kaltim saat memberikan penghargaan kepada daerah yang meraih opini WTP di Laporan Keuangan 2019

Isran Noor, Gubernur Kaltim bersama Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kaltim saat memberikan penghargaan kepada daerah yang meraih opini WTP di Laporan Keuangan 2019

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kementerian Keuangan RI, melalui Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Kaltim, memberikan penghargaan kepada 10 kabupaten/kota termasuk Pemprov Kaltim, dengan raihan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

Midden Sihombing, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kaltim, Pemprov dan 10 kabupaten/kota di Bumi Mulawarman seluruhnya meraih opini wajar tanpa pengecualian.

“Seluruh kab kota di Kaltim bisa meraih opini WTP. Dalam melakukan pemeriksaan dokumen keuangan, kami kerjasama dengan BPK Kaltim,” kata Midden, Rabu (21/10/2020).

Bahkan, Mahakam Ulu, kabupaten termuda di Kaltim, pada tahun ini berhasil meraih opini WTP, yang sejak lima tahun lalu sukar diraih. Terakhir pada laporan keuangan tahun 2018, Mahulu mendapat opini wajar dengan pengecualian (WDP).

Baca Juga :  Sampaikan Lewat Medsos, Samsun Sebut Postingan Sisi Positif UU Cipta Kerja Atas Nama Pribadi, Bukan Sebagai Anggota Dewan

“Pendatang baru ada Mahakam Ulu. Hasil menunjukan bahwa kami proaktif, dengan menawarkan pembinaan kepada pemerintah daerah,” jelasnya.

Ada 7 pemerintah daerah yang mendapatkan opini WTP sebanyak lima kali berturut-turut atau lebih. Pemerintah daerah tersebut di antaranya Pemprov Kaltim, Pemkot Samarinda, Pemkot Balikpapan, Pemkot Bontang, Pemkab Paser, Pemkab Kutim, Pemkab Kubar.

Sementara beberapa daerah lainnya yang juga mendapat opisi WTP pada laporan keuangan 2019 antara lain Pemkab Berau, Pemkab Kukar, Pemkab PPU, Pemkab Mahakam Ulu.

“Kami siap melakukan pembinaan. Apa masalahnya di daerah, kami carikan solusinya bila nantinya dibutuhkan kembali,” tegasnya.

Sementara itu, Gede Yusa, Pjs Bupati Mahakam Ulu menyampaikan rasa syukur akhirnya laporan keuangan Mahakam Ulu dapat meraih opini WTP.

Baca Juga :  Update Covid-19 di Kaltim: Pasien Positif Tambah 4 Kasus, Pasien Sembuh Tambah 9 Kasus, 139 Pasien Masih Jalani Perawatan

Ucapan terima kasih disampaikan Gede Yusa kepada pegawai dan pejabat di lingkungan BPKAD Mahakam Ulu, yang berjasa dalam raihan WTP ini.

“Ini sebuah hal yang positif ya. Harapannya dengan WTP pertama kalinya ini dapat meningkatkan kinerja Mahakam Ulu lebih baik,” ungkapnya.

Meski meraih WTP, Gede Yusa menyampaikan masih ada beberapa catatan temuan dari BPK RI Perwakilan Kaltim untuk diperbaiki. Salah satunya terkait pengelolaan infrastruktur dan aset daerah.

“Penilaian ini tentu saja dilakukan dengan komprehensif ya oleh BPK Kaltim, masih ada beberapa catatan yang direkomendasikan untuk kami perbaiki. Terutama dalam hal pengelolaan aset daerah,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

PPKM Level 4 di Balikpapan Diperpanjang Lagi  hingga 20 September 2021

Ragam

Pokja 30 Ingkatkan Potensi Gratifikasi di Proyek MYC, Sebut Pernah Terjadi di Proyek Jalan Tol

Ragam

Berturut-turut Sabet Penghargaan KLA 2021, Andi Harun Sampaikan Apresiasi kepada Semua Pihak dan OPD

Ragam

Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Tolak Pengesahan UU Cipta Kerja Ricuh di Balikpapan

Ragam

Diduga Kontak dengan Klaster KT 2, Zairin-Sarwono Lakukan Rapid Test, Hasilnya Non Reaktif
Kuasa Hukum Makmur HAPK, Andi Asran Siri (kanan)/ IST

Ragam

Update Pergantian Ketua Dewan, Kuasa Hukum Makmur HAPK Bakal Lanjut ke Gugatan Perdata

Ragam

Merenggang Nyawa Usai Ditolak Pihak Rumah Sakit, Direktur AWS: Kami Sudah Tidak Mampu

Ragam

Tiba di Tanah Air, Isran Noor dan Rombongan Jalani Karantina Selama Tiga Hari