Home / Ragam

Sabtu, 15 Januari 2022 - 14:42 WIB

Lelang Aset Tommy Soeharto Tak Laku, DJKN Kementerian Keuangan Beberkan Alasannya

Tommy Soeharto (Sumber foto Detik.com)

Tommy Soeharto (Sumber foto Detik.com)

Kaltimminutes.co – Aset putra pertama eks Presiden Soeharto, Tommy Soeharto  tak laku dilalang.

Sebagi diketahui lelang tersebut untuk menyelesaikan utang Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan alasan aset tersbut tak laku dilelang.

Direktur Hukum dan Humas DJKN Kemenkeu Tri Wahyuningsih mengatakan alasan lelang tersebut tak ada yang minati dikarenakan kondisi ekonomi yang belum pulih pandemi.

“Jadi soal aset Tommy yang enggak laku, kami sadari bahwa kondisi saat ini ekonomi yang seperti apa, ini mungkin jadi salah satu faktornya,” kata Ani, sapaan akrab nya, dalam Bincang Bareng DJKN secara virtual, Jumat (14/1).

Tak hanya itu ia juga mengungkapkan alsan lain yaitu aset tersebut berbentuk tanah. Hal ini menjadi pertimbangan oleh calon pembeli dan investor yang ingin membeli lahan seluas 124 hektare tersebut.

“Aset inikan berupa tanah, orang beli buat investasi, pasti berpikir investasi untuk saat ini, beli tahun ini kira-kira balik enggak ya,” ujarnya.

Baca Juga :  [BREAKING NEWS] Update Rabu (29/4): Kasus Covid-19 Bertambah 4 Pasien, Berasal dari Samarinda dan Kutim

Ia pun menampik ketakutan pembeli menjadi alasan lain dibalik tidak lakunya aset Tommy yang kini dilelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

“Soal pembeli takut (beli tanah tersebut), saya enggak bisa bilang takut atau enggak, karena saya bukan pembeli,” ucapnya.

Kendati demikian Ani memastikan pihaknya memiliki sertifikat tanah yang akan dilelang. Pasalnya, salah satu syaratnya adalah harus memiliki sertifikat tanah tersebut.

“Kenapa bisa dilelang? karena sesuai dengan syarat lelang salah satunya ada sertifikat. Karena yang paling urgent untuk melaksanakan lelang adalah bukti kepemilikan dan pemohonnya siapa,” katanya.

Diberitakan sebelumnya Lelang aset salah satu pihak yang terlibat dalam kasus BLBI sekaligus putra presiden kedua, Soeharto, Mandala Putra alias Tommy Soeharto pada Rabu (12/1/2022) lalu dibatalkan karena tidak ada peminat.

Hal ini dilaporkan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan.

Direktur Hukum dan Humas DJKN, Tri Wahyuningsih Retno Mulyani mengatakan pihaknya akan kembali menjadwalkan lelang aset jaminan Tommy Soeharto tersebut. Hal ini merupakan upaya pengembalian utang BLBI melalui PT Timor Putra Nasional (TPN)

Baca Juga :  Kaltim Waspada Covid-2019, Bawaslu Terapkan Bekerja di Rumah

“Selanjutnya sebagai upaya pengembalian utang kepada negara atas nama PT TPN dapat segera terealisasi, DJKN melalui KPKNL Jakarta V akan menjadwalkan kembali lelang atas keempat aset jaminan tersebut,” ujarnya.

Diketahui dalam lelang ini ada empat aset milik Tommy Soeharto. Nilai limit atau harga minimal barang yang dilelang dan ditetapkan senilai Rp 2.425.000.000.000 (Rp 2,4 triliun). Berikut rinciannya:

a. Sebidang Tanah SHGB No. 3/Kamojing luas 518.870 m2 atas nama PT Timor Industri Komponen terletak di Desa Kamojing

b. Sebidang Tanah SHGB No. 4/Kamojing luas 530.125,526 m2 atas nama PT KIA Timor Motors terletak di Desa Kamojing

c. Sebidang Tanah SHGB No 5/Cikampek Pusaka luas 100.985,15 m2 atas nama PT KIA Timor Motors terletak di Desa Cikampek Pusaka

d. Sebidang Tanah SHGB No. 22/Kalihurip luas 98.896,700 m2 atas nama PT KIA Timor Motors terletak di Desa Kalihurip.

(*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Beredar Kabar Ketua DPRD Kaltim Akan Di-PAW, Makmur HAPK: Belum Tahu Saya

Ragam

Vaksinasi Tahap 1 Ditarget Rampung 10 Februari dan Pekan Ketiga Februari, Kaltim Sudah 65,8 Persen

Ragam

Benahi Longsor di Samarinda Seberang, PUPR Kaltim Akan Bangun Dinding Penahan Tanah

Ragam

Soal Pembelajaran Tatap Muka, Dinas Pendidikan Samarinda Tunggu Instruksi Wali Kota 

Ragam

Soal Pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur, Uni Emirat Arab Komitmen Berinvestasi Senilai Rp 639 triliun 

Ragam

Kerap Dianggap Lubang Maut, Lubang Bekas Tambang Bisa Bernilai Ekonomis dan Sumber Air Bersih

Ragam

BINda dan OJK Kaltim Kolaborasi Gelar Vaksinasi Massal, 3000 Dosis Vaksin Pfizer Disalurkan ke Masyarakat dan Santri Ponpes

Ragam

Kasus Varian Omicron Terdeteksi di Cimahi, Pasien Adalah Seorang ART