Home / Ragam

Rabu, 22 Januari 2020 - 05:14 WIB

Lokasi Calon IKN di Kaltim Berpotensi Gempa

Kaltimminutes.co, Samarinda – Selain meninjau lokasi terdampak banjir di Samarinda, Doni Monardo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), juga melakukan rapat koordinasi bersama Gubernur Kaltim dan Wali Kota Samarinda, di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (22/1/2020).

Dalam rapat koordinasi bersama Gubernur Kaltim, Doni menyampaikan bahwa BNPB mendapat tugas resmi dari Presiden Joko Widodo, untuk melakukan kajian risiko bencana di calon ibu kota negara (IKN) yang ada di Kalimantan Timur.

Dari pengamatan awal, lokasi calon IKN yang ada di PPU dan Kukar, memiliki potensi bencana gempa. Meski begitu, Doni menerangkan potensi gempa di IKN, diperkirakan di bawah lima skala ritcher.

Baca Juga :  Perempuan Ini Kredit Mobil Pakai Duit Perusahaan, Ternyata Pemalsuan Tanda Tangan

“Potensi gempa ada. Tapi di bawah 5 skala ritcher. Ini perlu kami dalami melalui kerjasama dengan berbagai pihak dan pakar-pakar dari berbagai bidang. Untuk mendapat data bersumber periset dan peneliti kiranya apa ancaman bencana terhadap IKN. Supaya bisa melakukan mitigasi yang tepat,” ujar Doni, dikonfirmasi di Kantor Gubernur Kaltim.

BNPB telah bembentuk tim kajian risiko potensi bencana di lokasi calon IKN. Tim bersama para pakar akan membuat laporan khusus kajian yang komprehensif apa saja potensi bencana yang ada di IKN.

“Kalimantan menjadi daerah yang paling aman dari bencana di Indonesia. Bencana relatif kecil, namun kajian lebih dalam akan dilaporkan oleh tim yang dibentuk BNPB,” jelasnya.

Baca Juga :  Motor dan Mobil Terlibat Kecelakaan, Pria 50 Tahun Tewas

Sementara itu, untuk bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), menurut Doni Kaltim menjadi daerah dengan luas Karhutla kecil dibanding daerah lain. Pada tahun 2019, luas Karhutla Kaltim mencapai 64 ribu hektare.

“Penyebab bencana kebakaran hutan dan lahan 99 persen, dari perilaku oknum yang membuka lahan dengan cara membakar. Diharapkan pemerintah daerah bisa mencarikan solusi agar masyarakat tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar hingga menyebabkan Karhutla,” tegasnya. (yd//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Sulit Dilacak, Ada 17 Pasien Konfirmasi Positif Covid-19 di Kaltim Bermula dari Orang Tanpa Gejala

Ragam

Opsi Pembangunan Rumah Sakit Darurat di Kaltim, Dinkes  Minta Bantuan Pusat

Ragam

Kaltim Waspadai Klaster Baru dari Ponpes Magetan, Hasil Rapid Test Beberapa Santri Reaktif

Ragam

40 Vaksinator Disiapkan, 600 Orang Divaksin Covid-19 Massal

Ragam

Satu Keluarga di Kutim Dinyatakan PDP Covid-19, Sang Suami Pelaku Perjalanan Ijtima Gowa

Ragam

Duh… Diduga Ada Tambang Ilegal di Jalur Masuk Stadion Palaran, Humas Pemilik Konsesi Sangkal Aktivitas Tambang dari Perusahaannya

Ragam

Dianggap Membahayakan, Relawan Evakuasi Sarang Lebah di Pagar Jembatan Mahakam 4
Gedung Universitas Mulawarman Samarinda

Ragam

Soal Pemenang Lelang Pengadaan Barang Mebeler di Unmul, PPK Sebut Pemenang Ditentukan Pokja