Home / Ragam

Senin, 10 Februari 2020 - 19:45 WIB

Makin Buram Mega Proyek Trans Studio Mini Samarinda

Kaltimminutes.co, Samarinda – Nasib pembangunan Transmart Trans Studio Mini Samarinda, lama menguap dari rencana pembangunan Pemprov Kaltim.

Meski telah mendapat kesepakatan antara pemprov dan PT CT Corp, membangun pusat hiburan dan belanja di lahan eks Hotel Lamin Indah, Jalan Bhayangkara, Samarinda Ulu, rencana besar itupun kandas dilakukan. Meski telah dilakukan groundbreaking pada 27 Oktober 2017 silam.

Kini di lahan milik pemprov tersebut, masih dalam keadan kosong. Padahal lahan seluas 40,9 ribu hektare tersebut telah diserahkan menjadi aset perusda PT Melati Bhakti Satya. Nyatanya, hingga kini tidak ada pembangunan di sana.

Nazrin, Kepala Biro Ekonomi Sekprov Kaltim menyebut, pihaknya tengah melakukan kajian kembali terkait kerjasama pembangunan Trans Studio Mini di Samarinda.

Baca Juga :  Bantu Warga yang Terdampak Langsung Covid-19, Safaruddin Salurkan Ribuan Paket Sembako

Alasannya, kondisi ekonomi Kaltim saat ini tidak memungkinkan dilakukan pembangunan wahana hiburan dengan total investasi sekitar Rp 500 miliar tersebut.

“Kami kaji kembali. Walaupun sudah ada MOU, tapi investor juga melihat prospek ekonomi Kaltim, menguntungkan atau tidak. Mereka pengusaha, pasti melakukan penghitungan untung ruginya. Melihat juga pertumbuhan ekonomi Kaltim, kalau tidak menguntungkan, buat apa dikerjasamakan,” kata Nazrin.

Jalan terbaik menurut Nazrin, Pemprov Kaltim akan menunda dulu pembangunan Trans Studio Mini Samarinda tersebut, sambil melihat pertumbuhan ekonomi Kaltim. Sementara pihak CT Corp, sambung Nazrin, masih wait and see.

Baca Juga :  Ditangkap Polisi Kasus Dugaan Penistaan Agama, Ini Profil Yahya Waloni

“Ditunda dulu sementara, karena melihat prospek ekonomi kaltim yang belum membaik. Banyak mal di Samarinda yang sepi pengunjung, seperti Mal Selyca Mulia, dan Mal Lembuswana,” jelasnya.

Biro Ekonomi Setprov Kaltim memprediksi pembangunan Trans Studio Mini Samarinda baru bisa direalisasikan tiga hingga lima tahun mendatang. Hal tersebut dengan catatan ekonomi Kaltim terus bergerak naik.

“Kami prediksi kerja sama pembangunan trans studio Samarinda ini bisa direalisasikan kembali pada tiga hingga lima tahun mendatang. Sementara kondisi sekarang belum memungkinkan,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Tinjau Lokasi Inti IKN, Pemprov Kaltim Berencana Bebaskan 13 Hektare Lahan untuk Suplai Air Baku

Ragam

Diajak Masuk PKB untuk Dijadikan Calon Wakil Gubernur Kaltim di Pilkada 2024, Ini Respon Muhammad Sabani
Hasanuddin Masud, Ketua Komisi III DPRD Kaltim, ditemui Senin (20/9/2021)

Ragam

Lawas Tak Aktif Agenda DPRD Kaltim, Hasan Masud Akui Ada Urusan Bisnis

Ragam

PAD Kaltim Turun Rp365 Miliar, Tutupi Defisit Pakai Dana Silpa 2020 dan Pangkas Belanja OPD

Ragam

Besok, Dinkes Samarinda Akan Lakukan Vaksinasi Gotong Royong, Biaya Vaksin Dibebankan ke Perusahaan

Ragam

Pejabat Daerah Tak Terima THR, Ini Kemungkinan Jumlah THR yang Diterima Gubernur, Wagub, dan Sekprov Kaltim

Ragam

Terus Naik, Tingkat Kejadian Kasus Covid-19 Kaltim Sentuh Angka 97 Per 100 Ribu Warga

Ragam

Mengharukan! Terinfeksi Covid-19, Pasangan Lansia Meninggal Bersama di Usia Pernikahan 73 Tahun