Home / Ragam

Minggu, 25 Juli 2021 - 20:15 WIB

Masih Selidiki Identitas Asli, Belulang Mayat Direncanakan Diperiksa di Puslabfor Mabes Polri

Belulang mister X saat pertama kali ditemukan dan masih menyimpan tabir misteri yang belum terpecahkan

Belulang mister X saat pertama kali ditemukan dan masih menyimpan tabir misteri yang belum terpecahkan

Kaltimminutes.co, Samarinda – Tim gabungan dari unsur Polsek Samarinda Seberang dan Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda hingga saat ini masih berupaya mengungkap misteri mayat sisa tulang belulang disebuah rumah di Jalan Abdul Sani Gani, Kelurahan Sungai Kledang, Kecamatan Samarinda Seberang.

Kepolisian bahkan masih belum dapat memastikan mengenai identitas dari mayat berjenis kelamin pria yang ditemukan pada Jumat (23/7/2021) lalu tersebut.

Kendati muncul adanya dugaan kalau mayat itu adalah Anto, seorang penjaga rumah yang dinyatakan menghilang tanpa kabar sejak Januari 2021 lalu.

Pasalnya saat dilakukan olah TKP dan pengumpulan sejumlah barang bukti, kepolisian menemukan tiga identitas tanpa keterangan yang menunjukkan nama dimaksudkan.

Oleh sebab itu, kepolisian juga enggan terburu-buru untuk menyimpulkan dan masih terus melakukan penyelidikan kepemilikan dari tulang belulang tersebut.

“Karena itu statusnya masih Mister X. Karena dari empat saksi yang kami mintai keterangannya juga hanya bisa menduga dan tidak yakin untuk memastikan dengan ciri-ciri yang ada.

Sehingga kami masih perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Samarinda Seberang Iptu Dedi Seftriadi ketika dikonfirmasi media ini Minggu (25/7/2021) sore tadi.

Baca Juga :  Klaster KPU Tidak Ada, Dinkes Samarinda Fokus Penanganan Transmisi Lokal Covid-19,

Lanjut mantan Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang itu menerangkan, dari hasil olah TKP penyebab kematian korban jauh dari dugaan kriminalitas. Sebab kondisi seluruh pintu kala itu dalam keadaan terkunci. Ditambah lagi tidak adanya alat bukti yang menjurus ke ranah tersebut.

Turut menambahkan Kasatreskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena melalui Kasubnit Inafis Aipda Harry Cahyadi ketika dikonfirmasi juga turut menyampaikan perihal serupa. Dari hasil pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) belum diketahui identitas korban. Selain itu, tidak ada pula ditemukannya tanda-tanda yang mengarah ketindakan kriminal.

“Kami belum bisa menyatakan kalau korban ini adalah Anto seperti yang diduga sementara ini. Karena dari hasil pemeriksaan pada mayat pun juga belum bisa memastikan itu,” jelas pria yang akrab disapa Harry tersebut.

Oleh karena itu, kata Harry, pihaknya akan membuat surat pengajuan agar jasad korban dibawa dan di periksa ke Puslabfor Mabes Polri di Surabaya.

Baca Juga :  Tahapan Kampanye Segera Dimulai, KPU Jadwalkan Pencabutan Nomor Urut Paslon 24 September

“Kami akan bersurat ke Kapolsek, agar mayat korban di bawa ke Puslabfor. Agar biar diketahui identitas korban ini,” tandasnya.

Seperti yang diwartakan sebelumnya, warga di Jalan Abdul Sani Gani, Kecamatan Samarinda Seberang dihebohkan dengan penemuan mayat sisa tulang belulang di sebuah rumah. Dari hasil penyelidikan kala itu, petugas kepolisian menemukan tiga identitas berbeda di kamar tempat korban ditemukan.

Namun dari ketiga kartu identitas tersebut, tidak ada satupun keterangan bernama Anto. Selain itu diperkirakan mayat telah meninggal dunia sekitar tujuh bulan sebelum ditemukan.

Sementara itu dari hasil identifikasi, mayat ditemukan tengah menggunakan celana jeans biru tanpa pakaian atas. Setelah melakukan penyelidikan, jasad korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD AWS guna dilakukan visum.

Bahkan rencananya tulang belulang itu akan dibawa ke Puslabfor Mabes Polri di Surabaya guna memastikan apakah mayat tersebut adalah Anto atau bukan. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Penertiban PKL Kembali Dilakukan, Beberapa Lapak Pedagang di Polder Air Hitam Diamankan Satpol-PP

Ragam

Pilkada Balikpapan, Rahmad-Thohari Sementara Unggul di Versi Hitung Cepat 61,6 Persen

Ragam

Update Covid-19, 579 Positif dan Korban Meninggal Capai 49 Orang

Ragam

Ratusan Warga Bergerombol di Taman Samarendah Tak Indahkan Physical Distancing, Plt Kadinkes Kaltim Beri Respon Ini

Ragam

Dinkes Balikpapan Temukan Baru 1 Lab yang Turunkan Harga Tes Swab Mandiri ke 900 Ribu

Ragam

Arab Saudi Longgarkan Lockdown, Kemenag Kaltim Tunggu Hasil Lobi-lobi Pemerintah RI Terkait Keberangkatan Haji dan Umrah

Ragam

Selang Sehari, Dua PDP Covid-19 Meninggal di Balikpapan

Ragam

Usai Terima Surat Usulan Pergantian Sebagai Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK Menggugat ke Mahkamah Partai