Home / Ragam

Sabtu, 5 Februari 2022 - 16:37 WIB

Mencoba Melakukan Pemerasan di SPBU, Dua Pria yang Mengaku sebagai Wartawan Diamankan Polisi

Ilustrasi diamankan polisi (Sumber foto: pojoksatu.id)

Ilustrasi diamankan polisi (Sumber foto: pojoksatu.id)

Kaltimminutes.co – Dua orang pria yang mengaku sebagai wartawan melakukan tindak kejahatan pemerasan di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah.

Kedua pria tersebut kemudian berhasil diamankan pihak kepolisian.

Pria tersebut adalah Jambari (45) warga Pekalongan yang mengaku sebagai wartawan Pelopor dan Jejak Kasus serta Miftakhus Surur (30) warga Pekalongan yang mengaku sebagai wartawan Indonesia Parlemen.

Selain itu pihak Kepolisian juga turut menyita kartu identitas pers dengan nama medianya dan lencana dengan tulisan KPK.

“Kami terima laporan pemerasan, terus kita datang ke lokasi, pihak terlapor masih di situ kemudian kita amankan. Keduanya ngaku wartawan, lengkap dengan ID card yang dibawa. Ada juga lencana kewenangan KPK,” ungkap Kapolres Pemalang AKBP Ari Wibowo di kantornya, Sabtu (5/2).

Baca Juga :  Gelar Konferensi Pers, Aliansi Akademisi Desak Pemerintah Akui Hak Masyarakat Hukum Adat Laman Kinipan

Dari hasil penyelidikan pelaku meminta uang kepada pengelola SPBU sebesar Rp 10 juta.

Alasannya, melayani pembelian solar subsidi bagi warga yang menunjukkan ijin rekomendasi dari Dinas Penanaman Modal untuk kepentingan pertanian.

Kedua pria tersebut mengancam akan memberitakan di media jika pihak SPBU tidak memberikan uang.

“Yang bersangkutan nakut-nakuti, ada warga kok beli solar subsidi mondar-mandir. Pengelola SPBU didatangi dan diancam akan diberitakan, kalau ingin clear mereka minta 10 juta,” tutur Ari.

Baca Juga :  Belum Alami Kekalahan, Xavi Hernandez Bawa Perubahan Nyata ke Barcelona

Ari lanjut mengatakan kedua pelaku tersebut telah berhasil mendapatkan uang Rp 3 juta dari warga yang mengisi solar dengan modus yang sama.

“Sebelumnya, kedua pria tersebut mendatangi warga yang isi solar tadi, dan dapat uang 3 juta dengan cara modus yang sama,” lanjut dia.

Di saat proses transaksi tawar menawar, pihak SPBU secara diam-diam menyuruh salah satu karyawannya untuk melapor polisi. Keduanya pun ditangkap di lokasi. Polisi menduga masih ada beberapa orang rekan tersangka yang terlibat yang kini tengah diburu.

(*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Moda Transportasi Dibuka, Dinkes Kaltim Akan Rapid Test Penumpang Masuk ke Kaltim, Bila Reaktif Langsung Dikarantina

Ragam

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Pemkot Samarinda dan Forkopimda Sepakat Tak Izinkan Perayaan Tahun Baru

Ragam

[BREAKING NEWS] Kaltim Tambah 5 Kasus Positif Covid-19 Baru, 4 di Antaranya dari Klaster Ijtima Gowa

Ragam

IRT di Samarinda Meninggal Dunia Akibat Antre Minyak Goreng, Wali Kota Andi Harun Minta Pihak Grosir Bertanggung Jawab

Ragam

Pos TNI di Nduga Diserang KKB, Satu Prajurit Marinir Tewas

Ragam

Memanas Perseteruan Dua Pengusaha di Samarinda, Tim Lawyer Hasanuddin Mas’ud Akan Laporkan Irma Suryani

Ragam

Pemkot Samarinda Gelar Vaksin Tahap Satu Hingga Booster di Pasar Ramadan, Akan Berlangsung hingga 7 Hari ke Depan

Ragam

Berikut 4 Cara untuk Menghilangkan Lemak Perut, Apa Saja?