Home / Ragam

Senin, 27 Januari 2020 - 05:44 WIB

Meski Honorer Dihapus, Isran Sebut Kontrak Kerja Tetap Lanjut

Kaltimminutes.co, Samarinda – Pemerintah pusat berencana menghapus tenaga honorer, di seluruh perangkat kerja pemerintahan di Indonesia. Hal tersebut menjadi kesepakatan antara Komisi II DPR RI, bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB).

Rencana tersebut membuat tenaga honorer menjadi harap-harap cemas.

Menanggapi hal tersebut, Isran Noor, Gubernur Kaltim menyampaikan, tenaga honorer yang ada di lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim, tidak akan diputus kontraknya, namun akan berubah menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Terpilih Wafat Sebelum Dilantik, KPU Balikpapan Sampaikan Teknis Pergantian

“Nanti honorer yang masih belum putus kontrak akan dirubah menjadi PPPK. Jadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja jadi kecuali yang sudah putus kontrak tidak bisa masuk lagi, per 2020,” kata Isran Noor.

Isran menyebut, belum diketahui kapan penghapusan tenaga honorer ini akan diberlakukan. Pemprov Kaltim masih menunggu pedoman dari BKN pusat.

Baca Juga :  Disiarkan via Streaming, Bedah Buku "Bima di Timur Borneo" Bakal Hadirkan 4 Pembicara

“Saya tidak tahu persis anunya, tapi nunggu pedoman dari pusat,” pungkasnya.

Diketahui, sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, status kepegawaian secara nasional ada dua jenis, yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). (yd//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Andi Harun Bertemu Sandiaga Uno, Nasi Kuning Lambung Mangkurat Jadi Bahan Perbincangan Keduanya

Ragam

Per Senin Hari Ini, Samarinda Mulai Berlakukan Pembelajaran Tatap Muka
Zairin Zain (kiri)/ IST

Ragam

Survei LSI Denny JA dan JIP Ungulkan Andi Harun-Rusmadi, Zairin Zain Mendoakan

Ragam

Akui Tak Efektif Pantau Kendaraan dari Balikpapan, Pos Pemantauan Covid-19 di Pintu Masuk Samarinda Ditutup Sementara

Ragam

Hayu!! Dengan Nada Tinggi, Isran Noor Sindir Perusahan-perusahaan Raksasa di Kaltim, Kenapa Kah?

Ragam

[BREAKING NEWS] Update 5 Mei: Kaltim Bertambah Satu Kasus Covid-19, Berasal dari Klaster Ijtima Gowa Asal Kukar

Ragam

46 Santri Magetan Akan Dirapid Test Dinkes Samarinda, Diwaspadai Jadi Klaster Baru Covid-19

Ragam

Aset Bermasalah jadi Catatan BPK, Ini Respon Isran Noor