Home / Ragam

Senin, 28 Desember 2020 - 20:00 WIB

Meski Pandemi, Pendapatan Sektor Kendaraan Bermotor Surplus 99 Miliar, Bapenda Kaltim Ucapkan Terima Kasih

Isran Noor, Gubernur Kaltim didampingi Kepala Bapenda Kaltim meninjau kesiapan loket pengurusan pajak kendaraan bermotor di Samsat Penuh MT Haryono

Isran Noor, Gubernur Kaltim didampingi Kepala Bapenda Kaltim meninjau kesiapan loket pengurusan pajak kendaraan bermotor di Samsat Penuh MT Haryono

Kaltimminutes.co, Samarinda – Isran Noor, Gubernur Kaltim memberikan apresiasi terhadap capaian Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim, yang bekerja maksimal memungut pajak kendaraan bermotor.

Meski Kaltim tengah berada di masa pandemi Covid-19, Bapenda dinilai mempu menghimpun pendapatan dari kendaraan bermotor hingga surplus pendapatan cukup besar.

“Walaupun ekonomi Kaltim sempat kontraksi, bahkan sekitar minus di atas 5 persen. Tapi ternyata Bapenda Kaltim masih bisa surplus penerimaan,” kata Isran Noor, Senin (28/12/2020) ditemui usai meresmikan Kantor Bersama Samsat Penuh MT Haryono.

Sementara itu, Ismiati, Kepala Bapenda Kaltim menyampaikan Samsat Penuh MT Haryono yang baru diresmikan ini, akan melayani pengurusan pajak 5 tahunan, perpanjangan STNK, dan secara bertahap akan melayani pergantian nomor polisi kendaraan.

Baca Juga :  DPP PDIP Umumkan 4 Paslon di Pilkada Serentak Kaltim, Ananda: Perintah Partai Wajib Kami Menangkan

Dibukanya samsat penuh ini dalam rangka untuk mengurai kepadatan masyarakat yang mengurus pajak kendaraan bermotor di Jalan M. Yamin.

“Setiap harinya ada 250 sampai 500 orang yang melakukan cek fisik kendaraan di Samsat M. Yamin, sebagai syarat melakukan pajak 5 tahunan,” kata Ismi, sapaan akrabnya.

Bapenda Kaltim melaporkan potensi kendaraan bermotor di Samarinda mencapai 761.408 unit. Jumlah tersebut terbagi dalam kategori roda empat mencapai 129 ribu unit, dan kendaraan roda dua mendapai 631 ribu unit.

“Warga yang melakukan pengurusan pajak 5 tahunan kendaraan di Samarinda, mencapai 500 unit per harinya,” jelasnya.

Realisasi penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor dan biaya balik nama, dilaporkan Ismiati mengalami surplus pendapatan.

Baca Juga :  Lockdown Akhir Pekan Berpotensi Berlanjut, Akademi Minta Pemprov Sampaikan Evaluasi Pelaksanaan Pekan Lalu

Pertanggal 23 Desember 2020, untuk pajak kendaraan bermotor (PKB) terealisasi Rp 929 miliar, dari target Rp 830 miliar.

Pendapatan dari pajak kendaraan bermotor mengalami surplus sebesar Rp 99 miliar.

Sementara untuk, pendapatan dari sektor biaya balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) sebesar Rp 712 miliar, dari target Rp 650 miliar, atau surplus pendapatan sebesar Rp 62 miliar.

“Surplus pada dua sektor ini dampak kebijakan relaksasi oleh Pemprov Kaltim. Para pembayar pajak kendaraan bermotor diberikan fasilitas diskon mulai dari 10 sampai 30 persen,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

BNPB Berikan Bantuan Helikopter ke Kaltim Untuk Penanggulangan Bencana

Ragam

Ramadan Masih Pandemi, Sahur dan Buka Puasa Disarankan Tetap di Rumah

Ragam

Hasil Pemeriksaan, BPK Kaltim Temukan Kebocoran Duit Pendapatan PI 10% Bocor Rp 37 Miliar, Kemana?

Ragam

Hasil Penangkapan Tahun 2020, Polresta Balikpapan Musnahkan 5,35 Kilogram Narkoba Jenis Sabu

Ragam

[BREAKING NEWS] – Kasus Covid-19 di Kaltim Tambah 7 Kasus, Didominasi Klaster Magetan dan Klaster Ijtima Gowa

Ragam

Dua Perawat di RSUD AWS Samarinda Dinyatakan Positif Covid-19, Pasien Dengan Kode SMR 39 dan SMR 40

Ragam

Wih! Tiga Pasien Positif Covid-19 di Malang Sembuh

Ragam

MUI Kaltim Minta Warga Tak Laksanakan Salat Ramadan Berjamaah, Hamri Has: Lebih Baik di Rumah Bersama Keluarga