Home / Ragam

Sabtu, 2 Mei 2020 - 15:20 WIB

Nah! Dewan Masjid Balikpapan Larang Klaster Ijtima Gowa Salat Berjamaah di Masjid

terkait daerah yang masih melaksanakan salat berjamaah di masjid.

terkait daerah yang masih melaksanakan salat berjamaah di masjid.

Kaltimminutes.co, Balikpapan – Terkait daerah yang masih melaksanakan salat berjamaah di masjid, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Balikpapan buka suara

Ketua DMI Balikpapan Solehuddin Siregar mengatakan, hal ini sudah diperintahkan kepada masjid agar meminimalisasi kemungkinan penyebaran Covid-19, terlebih pada daerah yang memilliki Klaster Gowa yang berstatus PDP.

“Kita memerintahkan seluruh masjid yang tidak aman atau zona merah, dikhususkan yang ada Klaster Gowa yang PDP untuk tidak salat berjamaah di masjid. Jangan boleh ikut salat di masjid,” katanya.

Terlepas dari itu, Siregar mengatakan tidak bisa menutup total masjid di Balikpapan, namun imbauan juga telah digaungkan bagi masjid yang tidak memiliki Klaster Gowa untuk tetap tidak salat di masjid.

Baca Juga :  Wali Kota Balikpapan Ancam Perusahaan Tak Ikuti Protokol Kesehatan Bakal Didenda hingga Rp 5 Juta

“Adapun disisi lain masjid yang masih salat Jumat dan Tarawih, kita DMI menyampaikan kepada mereka jangan salat di masjid, kita juga tidak bisa perintahkan untuk tutup,” ujarnya.

Siregar mengatakan, DMI Balikpapan memberikan kewenangan kepada ketua masjid, pengurus, dan warganya yang paling mengerti kondisi masjidnya untuk mengelola jamaah yang datang.

“Mereka yang paling tahu, yang boleh salat di masjid hanya warga sekitar, di luar warga tidak boleh,” katanya.

DMI Balikpapan juga telah menyampaikan kepada ketua DMI Kecamatan, pengurus masjid, jika daerah tersebut dinilai tidak aman makan warga dilarang berjamaah di masjid.

Baca Juga :  Vaksinasi Samarinda Sentuh 75 Persen, Kadinkes Tegaskan Tahap 1 Sudah Rampung

“Dari laporan kemarin masih ada yang salat tidak pakai masker, yang tidak pakai masker tidak usah salat di masjid,” katanya.

Ia menyampaikanm hal demikian terjadi bahwa adanya pemahaman agama yang berbeda ketajamananya, sekalipun pemerintah sudah mengeluarkan surat edaran yang resmi.

Diketahui, 16 masjid dari 3 kecamatan yaitu Balikpapan Timur, Balikpapan Barat, dan Balikpapan Utara telah merumahkan imam dan takmirnya dikarenakan kekurangan kas masjid, dampak dari pengetatan salat berjamaah di masjid. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Update Per Jumat (17/4/2020), Kasus Covid-19 Kaltim Belum Ada Penambahan, Positif 44, Sembuh 10, Meninggal 1 Pasien

Ragam

Kondisi Terus Membaik, Pasien Positif Covid-19 Pertama di Kaltim Tunggu Hasil Swab Sebelum Dinyatakan Sembuh

Ragam

Soal Isolasi Mandiri, Wali Kota Balikpapan Sebut Embarkasi Haji Lebih Aman Daripada Hotel

Ragam

Ada Staf Bappeda Positif Covid-19, Komisi III Jadwalkan Tes Swab Pekan Ini

Ragam

Kemenag RI Ketuk Palu, Tetapkan Idulfitri 1441 Hijriah Jatuh Minggu 24 Mei 2020

Ragam

Hitung Suara Sirekap KPU, Andi Harun-Rusmadi Masih Unggul Tiga Hari Setelah Pencoblosan

Ragam

[BREAKING NEWS] Bertambah 5 Kasus Baru Covid-19 di Kaltim, Berasal dari Balikpapan, Paser, dan PPU, Total 167 Kasus

Ragam

Satgas Covid-19 Balikpapan Bahas Kebijakan Pemberlakukan Jam Malam di Kota Minyak