Home / Ragam

Jumat, 17 April 2020 - 16:36 WIB

NAH!! Gegara Terlibat di Pilwali Samarinda, Ridwan Tassa Kena Sanksi Sedang Oleh KASN

Kaltimminutes.co, Samarinda – Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil (PNS), memuat secara tegas PNS dilarang melakukan perbuatan yang mengarah pada keberpihakan salah satu calon atau perbuatan yang mengindikasikan terlibat dalam politik praktis/berafiliasi dengan partai politik.

Aturan tersebut juga menjadi salah satu dasar melarang keterlibatan ASN di Pilwali Samarinda 2020.

Salah satu pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, dikabarkan terkena sanksi pelanggaran kode etik dan kode perilaku dari Komisi Aparatur Negeri Sipil (KASN).

Baca Juga :  Terkenal Bijaksana, Berikut 5 Potret Andi Harun yang Kerap Bersama Warga, Hadiri Undangan Pernikahan hingga Santai Sore Bersama Selebgram

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Samarinda, Imam Sutanto mengatakan pejabat tersebut saat ini sedang menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Samarinda yaitu, Ridwan Tassa.

Dia dilaporkan Bawaslu ke KASN karena keterlibatannya dalam politik di Pilkada Samarinda.

Disebutkan, hasil kajian dan laporan Bawaslu kepada KASN sudah ditindak lanjuti dan hasilnya putusan rekomendasi bahwa yang bersangkutan yakni, Kepala Dinsos Samarinda terkena “sanksi sedang”.

“Ridwan Tassa, kami laporkan ke komisi ASN dan sudah ada rekomendasi putusannya sanksi sedang. Intinya upaya sosialisasi yang dilaksanakan ke RT itu melanggar, selain itu PP 42/2014 dan 53/2010. Dari komisi ASN berupa sanksi sedang,” kata Imam Sutanto, Kamis (16/4/2020).

Baca Juga :  [BREAKING NEWS] Bertambah 8 Kasus Baru, Update Minggu (3/5/2020) Total Kasus Covid-19 di Kaltim 162 Kasus

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah juga membenarkan perihal surat KASN bernomor: R 892/KASN/03/2020 tanggal 17 Maret 2020.

“Saya baru terima suratnya hari ini, dalam waktu dekat kami akan rapat tim TPPD (tim penyelesaian, pelanggaran disiplin) yang anggotanya Inspektorat, BKPPD, Bag organisasi, bagian hukum dan seluruh asisten,” ungkap Dayat melalui pesan whatsapp Jumat (17/4/2020). (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

[BREAKING NEWS] Update Nasional Per 30 April Capai 10.118 Kasus, Kaltim Hari Ini Tambah 15 Kasus, Total 134 Pasien Positif Covid-19

Ragam

Sisir Tempat Keramaian di Wilayah Kecamatan Samarinda Ulu, Ini Kata Satgas Covid-19 Samarinda 

Ragam

PPKM Diperpanjang, Polresta Samarinda Masih Berlakukan Pola Pengetatan yang Sama

Ragam

Kaltim Bersemedi Bakal Berlanjut, GOR Sempaja dan Stadion Palaran Ditutup Tiap Akhir Pekan

Ragam

Masih Temukan Ada Warga Menerima Bantuan Berlapis, Pemprov Kaltim Tunda Pencairan Bantuan Sosial Dampak Covid-19

Ragam

Dinas Pendidikan Kaltim Izinkan SMA dan SMK Belajar Tatap Muka, Syaratnya Prokes Ketat dan Masuk Kelas Bergantian

Ragam

Video Lelaki Mainkan Alat Kelamin saat Mengendarai Motor Viral di Jagat Maya Samarinda, Berikut Videonya

Ragam

Mudiyat Noor Nahkodai PBSI Kaltim, Target 3 Besar Peringkat Nasional