Home / Ragam

Kamis, 17 Juni 2021 - 16:45 WIB

Nama Sudah Ada, Pak Isran Pilih Siapa Bosku?

Grafis artikel Nama Sudah Ada, Pak Isran Pilih Siapa Bosku?/ Kaltimminutes.co

Grafis artikel Nama Sudah Ada, Pak Isran Pilih Siapa Bosku?/ Kaltimminutes.co

Kaltimminutes.co, Samarinda – Sejak Maret 2021, Pemprov Kaltim telah membukan seleksi direksi dan dewan pengawas perusahaan daerah (perusda) Kaltim.

Seleksi dibuka di tujuh perusda, baik sebagai direksi maupun dewan pengawas.

Namun hingga kini, tidak diketahui siapa yang terpilih menjadi direksi maupun dewan pengawas perusda.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Isran Noor, Gubernur Kaltim enggan berkomentar. Saat ditanyai awak media, Isran mengeluarkan jurus andalan kelakarnya.

“Apa itu, perusda itu apa,” Isran berkelakar.

Saat ditanya soal apakah dirinya telah menentukan nama direksi perusda, hingga jadwal pelantikan.

Isran menjawab dengan nada yang sama.

“Kenapa memang perusda itu, apa perusdanya,” jawabnya lalu berlalu pergi meninggalkan awak media.

Diketahui, panitia seleksi (pansel) direksi dan dewan pengawas perusda Kaltim, telah menyelesaikan kerjanya pada awal Juni 2021 kemarin.

Aji Sofyan Effendi, salah satu pansel menyebut hasil dari pansel telah diberikan ke Gubernur Kaltim. Nantinya gubernur yang akan menentukan di antara banyak nama itu.

“Untuk kemudian di SK-kan oleh gubernur. Tetapi nanti diserahkan kepada RUPS masing-masing perusda setelah mendapatkan usulan nama dari gubernur,” kata Aji Sofyan, dikonfirmasi Kamis (17/6/2021).

Aji Sofyan menyatakan info yang ia dapat, saat ini sudah ada beberapa nama direksi yang dipilih gubernur. Namun hingga saat ini belum diumunkan.

Baca Juga :  Lockdown Akhir Pekan Berpotensi Berlanjut, Akademi Minta Pemprov Sampaikan Evaluasi Pelaksanaan Pekan Lalu

“Karena tidak ada mekanisme pengumuman. Yang ada direksi yang lolos atas nama rekomendasi Gubernur Kaltim di RUPS-kan. Kemudian ditetapkan oleh RUPS,” jelasnya.

“Tidak ada pelantikan, yang ada pengukuhan RUPS,” sambungnya.

Untuk usulan nama calon direksi dan dewan pengawas, pansel menyerahkan ke Gubernur Kaltim dalam urutan satu hingga tiga nama di masing-masing perusda.

Hak prerogatif gubernur memilih nama dari urutan tersebut.

“Hak gubernur untuk memilih tidak harus berdasarkan urutan. Kalau gubernur mau di urutan ke tiga ya boleh,” paparnya.

Kabar beredar, belum diumumkannya nama direksi dan dewan pengawas terpilih oleh Gubernur Kaltim, lantaran berdasarkan ranking dan keputusan penilaian pansel tidak diumumkan dan diduga berubah tidak secara ranking.

“Gak bisa, tidak pernah ada seperti itu, semua yang ditunjuk masuk dalam list tiga orang itu,” tegasnya.

Jika nantinya gubernur memilih di luar tiga nama yang disorong pansel, Aji Sofyan menegaskan akan melakukan protes.

“Gak pernah ada, pansel yang akan protes. Buat apa kerja keras pansel kalau yang dipilih bukan hasil parsel,” pungkasnya.

Grafia artikel Nama Sudah Ada, Pak Isran Pilih Siapa Bosku? / Kaltimminutes.co

Grafis artikel Nama Sudah Ada, Pak Isran Pilih Siapa Bosku? / Kaltimminutes.co

Ketua Komisi II: Seperti Itu Kabar Kaburnya

Baca Juga :  Mantap!! Perusahaan Tambang Ini Buat Jalan 100 Km untuk Warga, Akses dari Tabang Menuju Muara Pahu

Belum diumumkannya siapa direksi dan dewan pengawas terpilih, oleh Gubernur Kaltim turut menjadi pertanyaan Komisi II DPRD Kaltim.

Sebagai mitra Pemprov Kaltim, Komisi II bahkan tidak mendapat informasi terkait perkembangan seleksi direksi tersebut.

“Belum ada info berita kami dapat,” kata Veridiana Huraq Wang, Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Kamis (17/6/2021).

Terakhir informasi yang ia dapat, nama-nama calon direksi dan dewan pengawas perusda telah berada di meja Gubernur Kaltim.

Namun tidak diketahui alasan kenapa hingga saat ini direksi dan dewan pengawas belum dipilih gubernur.

“Belum tanda tangan atau bagaimana. Yang kami dapat informasi seperti itu kabar kaburnya,” jelasnya.

Sementara itu, Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Kaltim, memastikan nama-nama direksi perusda telah dipilih oleh Isran Noor, Gubernur Kaltim.

Namun tahapan selanjutnya, tiap-tiap perusda terlebih dahulu melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS).

“Sudah semua, kan harus ada RUPS. Kan ada yang gini, kalau di PT harus disampaikan dalam RUPS luar biasa, sudah suratnya sudah ada,” kata Hadi Mulyadi.

Hadi menegaskan nama-nama direksi dan dewan pengawas tujuh perusda akan diumumkan usai dilaksanakannya RUPS.

Belum diketahui kapan RUPS perusda dilaksanakan.

“Tunggu RUPS-nya dulu ya, kalau RUPS-nya selesai baru diumumkan,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Sempat Dikabarkan Ada Pasien Covid-19 Berkunjung, Ini Langkah Pencegahan Penyebaran Virus dari Bankaltimtara

Ragam

Kelompok Usia Produktif Paling Berisiko Terpapar Covid-19, Ini Alasannya

Ragam

Usai Terima Surat Usulan Pergantian Sebagai Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK Menggugat ke Mahkamah Partai

Ragam

Warga Samarinda yang Bekerja di Tarakan Positif Corona, Kadinkes Samarinda Tegaskan Kasus Impor

Ragam

Plt Kadinkes Samarinda Akui Banyak Terima Laporan Pasien Positif Covid-19 Dikucilkan Warga

Ragam

Kaltim Mulai Berlakukan PPKM Mikro Diperketat, Ketersediaan Bahan Pokok Dipastikan Aman hingga Dua Bulan ke Depan

Ragam

Pokja 30 Ingkatkan Potensi Gratifikasi di Proyek MYC, Sebut Pernah Terjadi di Proyek Jalan Tol

Ragam

Putus Penularan Covid-19, Kaltim Lockdown Sabtu dan Minggu, Isran Noor: Kasus Covid-19 Ngeri-ngeri Sedap