Home / Ragam

Selasa, 31 Maret 2020 - 15:49 WIB

Ngotot Tak Mau Lockdown, Presiden Jokowi Pilih Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Kaltimminutes.co, Samarinda – Pemerintah Republik Indonesia masih tidak menjadikan lockdown sebagai prioritas utama, guna menghadapi wabah Covid-19.

Meski begitu, Presiden Joko Widodo akan menyiapkan kebijakan pamungkas untuk menekan penyebaran virus di Indonesia.

Kebijakan yang lagi disiapkan itu adalah melakukan pembatasan sosial berskala besar menghadapi penyebaran virus corona (Covid-19).

Tidak hanya itu, Presiden Jokowi juga menetapkan status darurat sipil.

“Saya minta pembatasan sosial berskala besar, physical distancing, dilakukan lebih tegas, lebih disiplin dan lebih efektif lagi sehingga tadi juga sudah saya sampaikan perlu didampingi kebijakan darurat sipil,” kata Jokowi, Senin (30/3/2020), dikutip dari CNBC Indonesia.

Baca Juga :  Pria di Samarinda Tewas Akibat Kecelakaan Tunggal, Diduga Berkendara Saat Mabuk

Namun setelah diterapkan, Jokowi bakal meminta seluruh apotek dan toko-toko sembako tetap buka untuk layani kebutuhan warga.

Hal tersebut dilakukan juga dengan protokol untuk menghindari jarak dekat.

“Kemudian bagi UMKM, pelaku usaha dan pekerja informal tadi sudah kita bicarakan bahwa pemerintah segera menyiapkan program perlindungan sosial dan stimulus ekonomi, ini yang akan segera kita umumkan kepada masyarakat, saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Imbau Warga Tak Khawatir Gunakan Vaksin Astrazeneca, Rektor UNU: Ulama Tak Sembarang Menentukan Fatwa

Jokowi meminta kebijakan pembatasan sosial berskala besar ini segera disiapkan aturan pelaksanaannya yang lebih jelas kepada provinsi, kabupaten, dan kota.

“Saya ingatkan kebijakan kekarantinaan kesehatan, termasuk karantina wilayah adalah kewenangan pemerintah pusat bukan kewenangan pemerintah daerah,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Update Per Senin (20/4/2020): Kasus Covid-19 di PPU Bertambah 3 Kasus, Diduga Terjadi Penularan Lokal

Ragam

Rp50 Miliar Dialokasikan untuk BTT, BPKAD Samarinda Tunggu Rencana Belanja OPD

Ragam

Pekan Depan Presiden Jokowi Akan Resmikan Tol Balsam Seksi 1 dan 5, Komisi III Berharap Persoalan Lahan Segera Tuntas

Ragam

Daftar Harga Rapid Test dari Distributor, Cek Dulu Sebelum RDT, Biar Gak Mikir Harga Kemahalan

Ragam

Cerita Pilu Pasien Terinfeksi Covid-19: Tidak Ingin Biarkan Anak Saya Khawatir

Ragam

Waduh! Dampak Covid-19, 4.109 Pekerja Dirumahkan dan 323 Orang Kena PHK di Kaltim

Ragam

Pakai Uang Pribadi, Andi Harun Bantu Korban Kebakaran di Samarinda Seberang

Ragam

Nah! Dua Peserta Ijtima Gowa Asal Bontang Dirapid Test, Hasilnya Positif