Home / Ragam

Minggu, 19 April 2020 - 16:09 WIB

Pantau Hilal Saat Pandemi Corona, Kemenag Bakal Gelar Sidang Isbat 1 Ramadan pada 23 April 2020

Kaltimminutes.co – Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat (penetapan) awal Ramadan 1441H pada 23 April 2020. Sidang isbat akan diawali dengan pemantauan hilal (rukyatul hilal) oleh Kanwil Kemenag Provinsi yang hasilnya dilaporkan ke Ditjen Bimas Islam sebagai bahan penetapan. Bagaimana pelaksanaan pemantauan hilal saat pandemi Covid-19?

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin menjelaskan, hasil rukyatul hilal menjadi dasar pengambilan keputusan sidang isbat. Karenanya, meski pandemi Covid-19, Kanwil Kemenag tetap diminta melakukan rukyatul hilal bersama Pengadilan Agama/Mahkamah Syariah, instansi terkait, ormas Islam dan tokoh masyarakat setempat.

“Rukyatul hilal tetap dilaksanakan oleh Kanwil Kemenag Provinsi pada 23 April, saat terbenamnya matahari,” jelas Kamaruddin di Jakarta, Sabtu (18/04).

Baca Juga :  PB IDI Rilis Kasus Kematian Dokter Akibat Covid-19, Kaltim 3 Dokter Jadi Korban, Terbanyak Jawa Timur

Menurut Kamaruddin, pihaknya telah menyiapkan protokol pelaksanaan rukyatul hilal saat pandemik Covid-19. Aturan itu sudah dikirim ke Kanwil Kemenag agar dijadikan panduan dalam pemantauan hilal.

“Peserta harus dibatasi, maksimal 10 orang dan menyesuaikan dengan prosedur protokol kesehatan serta senantiasa physical distancing selama pandemik Covid-19,” tutur Kamaruddin menjelaskan butir ketentuan rukyatul hilal saat pandemi.

Selain itu, dalam pelaksanaan rukyatul hilal, antara area perukyat dan area undangan dibatasi dengan batas yang jelas. Sebelum memasuki area rukyatul hilal, semua peserta harus diukur suhu tubuhnya dan menggunakan masker. “Bagi petugas yang merasa tidak sehat tidak boleh mengikuti kegiatan rukyatul hilal,” tegasnya.

Baca Juga :  Dinsos Balikpapan Targetkan Penyaluran Bantuan Tunai Dilakukan Akhir Agustus

uran lainnya, setiap instrumen pemantauan, baik teleskop, theodolite, atau kamera, hanya dioperasikan oleh satu orang, tidak saling pinjam pakai. Petugas juga dilarang berkerumun di sekitar instrumen pemantauan yang telah ditempatkan.

“Sebelum dan sesudah digunakan, instrumen rukyat dibersihkan dengan kain yang dibasahi dengan cairan disinfektan,” pesan Plt Dirjen Pendidikan Islam ini.

“Petugas juga diimbau melakukan salat hajat, memohon keselamatan dan kelancaran dalam melaksanakan tugasnya,” tandasnya. (*)

 

 

Artikel ini telah tayang di liputan6.com dengan judul “Sidang Isbat 1 Ramadan Digelar 23 April 2020, Hilal Dipantau Saat Pandemi

Share :

Berita Terkait

Ragam

KUA-PPAS Disahkan Pekan Depan, Nasib 2 MYC Tergantung Restu Mendagri

Ragam

2 MYC Masih Berproses di Pemprov dan DPRD Kaltim, Akademis: Itu Perbuatan Melanggar Hukum

Ragam

Dua Anggota DPRD Balikpapan Diduga Reaktif Covid-19, Rizal Effendi Enggan Berkomentar

Ragam

Sempat Dirawat di RS Tentara dan Puskesmas Pasundan, Ini Riwayat Perawatan PDP Meninggal di RS Dirgahayu Samarinda

Ragam

[BREAKING NEWS] Meroket! Kasus Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah 12 Kasus, Total 97 Kasus Positif Corona

Ragam

Wacana Pemindahan IKN ke Kaltim, Isran Noor Sebut Groundbreaking Digelar Tahun Ini

Ragam

Komisi III Lirik Progres Pembangunan Dermaga Wisata, Segera Sidak dan Bahas Kucuran Rupiah

Ragam

Fraksi PKB Minta Ketua DPRD Surati Dinas PUPR Kaltim, Sebagai Penolakan Tarif Tol Balsam