Home / Ragam

Kamis, 1 April 2021 - 17:02 WIB

Pasca Serangan Mabes Polri, Polresta Samarinda Pertebal Pengamanan

FOTO : Pengamanan ketat Korps Bhayangkara pasca terjadinya aksi teror lanjutan di Mabes Polri pada petang kemarin

FOTO : Pengamanan ketat Korps Bhayangkara pasca terjadinya aksi teror lanjutan di Mabes Polri pada petang kemarin

Kaltimminutes.co, Samarinda – Belum selesai kegaduhan pasca bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3/2021) kemarin, serangan teror lanjutan kembali terjadi di Markas Besar (Mabes) Polisi Republik Indonesia (RI) pada Rabu (31/3/2021) petang kemarin.

Pasca serangan dua aksi teror ini, tentu pengamanan Korps Bhayangkara di seluruh penjuru negeri langsung ditingkatkan. Tak terkecuali di wilayah hukum Polda Kaltim dan seluruh polres jajarannya.

“Tentunya Polda Kaltim dan jajaran telah lakukan peningkatan kesiap siagaan , terlebih adanya kejadian di mabes polri,” tegas Kapolda Kaltim Irjen Pol Rudolf Nahak melalui Kabid Humas, Kombes Pol Ade Yaya Suryana, siang tadi.

Baca Juga :  Antisipasi Kerumunan di Pasar Jelang Lebaran, Andi Harun Beri Instruksi Khusus ke Beberapa OPD Kampanyekan 3 M

Pernyataan serupa pasalnya turut ditegaskan Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman melalui Kasubbag Humas, AKP Annissa Prastiwi jika pengamanan di kantor kepolisian Kota Tepian akan ditingkatkan.

“Sebagaimana perintah bapak Kapolda Kaltim melaksanakan siaga satu,” tegasnya.

Pencegahan dini guna mengantisipasi serangan teroris yang bisa berkelanjutan, tentu menjadi tugas polisi untuk mempersenjatai dirinya dengan peralatan lengkap.

Baca Juga :  Kecelakaan di Simpang Mahkota II, Pemuda Tewas Setelah Sepeda Motornya Tertabrak Mobil

“Selalu mengunakan body vest, helm kevlar dan alat pelindung diri lainnya serta menerapkan buddy sistem, anggota bersenjata lengkap,” tegasnya.

Untuk penjagaan di pintu masuk Mapolresta Samarinda nantinya personel yang berjaga akan ditambah jumlahnya.

Pemeriksaan ketat pada setiap tamu dan pengecekan barang bawaan juga terus dilakukan. Bahkan polisi akan dilengkapi metal detektor.

“Jajaran mempertebal pengamanan dengan menambah personil jaga yang dilengkapi dengan senjata dan rompi anti peluru. Kemudian memperketat siapa saja yang akan masuk ke dalam Mako,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Update Kasus Covid-19 Kaltim 9 Juni 2020: Pasien Positif Tambah 13 Kasus, Total Kasus Positif Capai 351

Ragam

Hadi Mulyadi Usulkan Ada Slot Beasiswa untuk Wartawan

Ragam

DPRD Kaltim Rapat Anggaran Tertutup hingga Buat Tatib Khusus Jurnalis, Pengamat: Dewan Sedang Merencanakan Kejahatan

Ragam

Perawat Viral Karena Gunakan APD Transparan Terancam Dapat Teguran Keras, dan Ditawari Jadi Model Oleh Brand Ternama

Ragam

Tanpa Gejala, Sigit Wibowo Wakil Ketua DPRD Kaltim Positif Covid-19, Lakukan Isolasi Mandiri di Rumah

Ragam

Ingin dapat Bantuan Sosial Tunai Senilai Rp 600.000 dari Pemerintah? Ini Syaratnya

Ragam

Tak Terapkan Lockdown, Jokowi Malah Pilih Tetapkan PSBB untuk Atasi Penyebaran Covid-19

Ragam

Warga Keluhkan Luapan Air dari Gorong-gorong, Komisi III DPRD Bontang Langsung Sidak ke Lapangan