Home / Ragam

Rabu, 1 April 2020 - 03:03 WIB

Pasien PDP Meninggal di Balikpapan, Diduga Karena Covid-19

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kasus Covid-19 kembali memakan korban di Balikpapan. Setelah pasien konfirmasi positif Covid-19, dengan kode pasien BPN 10, meninggal dunia beberapa waktu lalu. Kali ini, Selasa malam (31/3/2020), pasien di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan dikabarkan meninggal dunia diduga akibat virus corona.

Kabar itu beredar di media sosial Whatsapp, dengan menuliskan nama pasien, serta gambar seorang wanita kenakan hijab.

Redaksi yang tertulis di media sosial itu adalah seperti berikut:

“Satu lagi pasien positif, atas nama Nn. (nama dan alamat disamarkan oleh tim redaksi Kaltimminutes), dinyatakan positif berdasarkan rapid test, meninggal dunia di RSUD Kanujoso. Pasien positif tersebut tidak masuk dalam daftar konferensi pers dikarenakan masih akan dilakukan swab lagi untuk memastikan ulang hasil rapid test, namun malam ini dinyatakan meninggal dunia pukul 18.30 Wita. Pasien tersebut merupakan pasien rujukan dari RST,” demikian redaksi dalam pesan Whatsapp yang beredar.

Baca Juga :  Hadi Mulyadi Tak Gelar Open House, Halal Bihalal Diingatkan Tak Lebih 100 Orang

Redaksi Kaltimminutes lalu mengkonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, untuk kebenaran kabar tersebut.

Andi Sri Juliarty, Kepala Dinkes Balikpapan membenarkan adanya satu pasien yang meninggal. Namun, dirinya tidak bisa memastikan apakah yang bersangkutan meninggal akibat Covid-19 atau tidak. Pasalnya, hasil uji swab pasien tersebut baru dikirim Selasa sore dari Jakarta. Dari hasil uji itu akan diketahui apakah pasien tersebut positif Covid-19 atau tidak.

Baca Juga :  Kaltim Bersemedi Bakal Berlanjut, GOR Sempaja dan Stadion Palaran Ditutup Tiap Akhir Pekan

“Pasien meninggal ada. Tapi akibat corona atau tidak, saya tidak tahu. Sebab, pemeriksaan lab nya baru dikirim tadi sore,” kata Andi Sri Juliarty, dikonfirmasi Selasa malam (31/3/2020).

Juliarty mengatakan pasien tersebut statusnya telah ditingkatkan menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan telah diisolasi di RSUD Kanujoso Balikpapan.

“Status pasien baru saja ditingkatkan dari ODP ke PDP. Karena sebelumnya, sang pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah terdampak virus. Jadi ya, dianggap pasien biasa. Gejalanya memenuhi semua unsur. Batuk, pilek, demam, bahkan pneumonia. Diduga ke sana (positif Covid-19), tapi tunggu hasil lab,” tegasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Sulit Dilacak, Ada 17 Pasien Konfirmasi Positif Covid-19 di Kaltim Bermula dari Orang Tanpa Gejala

Ragam

Bakri Hadi Jadi Ketua HIPMI Kaltim, Siap Dotong Peningkatan Ekonomi

Ragam

Ternyata Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Capai 8,37 Persen

Ragam

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Mantan Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda Meninggal Dunia

Ragam

Pertimbangkan Kasus Covid-19, Pemkot Samarinda Izinkan Berjualan pada Masa Pembatasan Hanya 27 Pedagang

Ragam

Rahmad-Thohari Merapat ke GP Ansor Balikpapan, Husni Kadri: Kami Yakin

Ragam

Diduga Ada Pungli di Lapak Pasar Segiri ke Pedagang, Kadis Perdagangan Sebut Bukan Wewenang Pihaknya

Ragam

[BREAKING NEWS] Waduh! 40 Tenaga Medis di 2 Rumah Sakit Bontang Hasil Rapid Testnya Positif Covid-19