Home / Ragam

Sabtu, 10 Juli 2021 - 14:50 WIB

Pastikan PPKM Berjalan Baik, Andi Harun Pimpin Langsung Operasi Yustisi di Beberapa Tempat Keramaian

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancara awak media.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancara awak media.

Kaltimminutes.co, Samarinda – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Samarinda yang terdiri dari TNI-Polri dipimpin langsung Wali Kota Samarinda Andi Harun menggelar operasi yustisi di beberapa tempat keramaian seperti kafe di Jalan Muso Salim dan Kafe di area mal Samarinda Central Plaza, Jumat (9/7/2021) malam.

Kegiatan ini untuk memastikan pembatasan kegiatan masyarakat berjalan baik dengan kepatuhan protokol kesehatan Covid-19.

Diketahui, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro telah resmi diterapkan Pemkot Samarinda hingga 20 Juli 2021 mendatang, berdasarkan Instruksi Wali Kota Samarinda 1/2021.

Kebijakan tersebut termasuk melarang sementara aktivitas pelaku usaha yang mengakibatkan kerumunan.

Dengan pengecualian, pelaku usaha diperbolehkan menerapkan ‘take away’ atau dibawa pergi maksimal hingga pukul 21.00 Wita.

Baca Juga :  Pleno KPU Kukar Soal Penetapan Bupati Terpilih Rampung, Pelantikan Tunggu SK Mendagri

Andi Harun mengatakan, tidak akan bosan menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi aturan yang telah dibuat.

“Mereka berjualan memang cari uang untuk kebutuhan ekonomi keluarga. Yang perlu kita ingatkan bahwa disamping kepentingan mereka, ada juga kepentingan orang banyak. Yakni masalah kesehatan,” ucapnya.

Ia menerangkan, ada beberapa kasus yang ditemukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda yang menyatakan bahwa salah satu warga sepulang dari berkumpul, kemudian pulang dan membuat keluarganya terjangkit Covid-19.

“Ini yang perlu kita berikan pemahaman kepada mereka secara berulang-ulang. Disamping mereka mencari uang, tapi juga harus memperhatikan kepentingan orang banyak,” tegasnya.

Sambungnya, dalam tiga hari terakhir Kota Samarinda mengalami peningkatan penyebaran Covid. Sebab itu, pihaknya fokus melakukan penertiban agar Samarinda tidak memasuki kategori PPKM Darurat.

Baca Juga :  Pemkot Tutup Sementara THM dan Tempat Karaoke, Dianggap Kerap Langgar Protokol Kesehatan

“Mungkin masyarakat tidak mengetahui kalau ada lonjakan dalam beberapa hari terakhir. Dari sepuluh kecamatan, tak lebih dari tiga yang masih zona kuning. Sisanya merah semua,” bebernya.

Lampu kuning pun diberikan wali kota kepada para pedagang yang kedapatan melanggar Prokes Covid-19 saat berjualan.

“Saya sempat ngomong ke pedagang, meminta bahwa malam ini kali terkahir tidak mengindahkan protokol kesehatan dan aturan Pemkot Samarinda” sambungnya.

Andi Harun mengharapkan, agar masyarakat mengerti dengan kondisi saat ini.

Menurutnya, keberhasilan melawan pandemi Covid-19 di Kota Tepian bukan hanya berada ditangan Pemkot Samarinda dan TNI-Polri, tetapi juga kesadaran masyarakat luas. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Dugaan Fee dari Kontrak Media, Kadiskominfo Samarinda: Aku Gak Pernah Begitu

Ragam

Stok Darah di Balikpapan Nyaris Kehabisan, PMI Minta Masyarakat Mendonor

Ragam

PLN UIW Kaltimtara Tangguhkan Pencatatan Meteran Listrik Sejak Maret

Ragam

Resmi Beraktivitas Lagi, Syaharie Jaang Tandatangani Surat Edaran Kehidupan Normal Baru

Ragam

5 Nama Pjs Selama Pilkada Tersebar di Media Sosial, Sabani: Tunggu Saja SK Diterbitkan Mendagri

Ragam

Percepat Tracing Covid-19, Pemkot Samarinda Siapkan Mobil PCR Seharga Rp 3 Miliar

Ragam

Pasien Covid-19 di Samarinda Kota Baru Ketahuan Usai Dimakamkan, 4 RT Terapkan Isolasi Mandiri

Ragam

Andi Harun Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum Aspeksindo, Ini Pesannya