Home / Ragam

Minggu, 21 November 2021 - 15:05 WIB

Pasukan Siber Bela Anies, MUI DKI Klaim Tak Ada Kaitannya dengan Dana Hibah Sebesar Rp10,6 Miliar

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta Munahar Muchtar / rm.id

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta Munahar Muchtar / rm.id

Kaltimminutes.co – Terbaru ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta membentuk pasukan siber untuk melawan buzzer yang menyerang ulama dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Terkait hal tersebut beredar isu pembentukan siber ini menggunakan dana hibah dari Pemprov DKI.

Menanggapi hal tersebut Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta Munahar Muchtar  mengungkapkan pasukan siber yang dibentuk MUI DIK Jakarta tidak ada kaitannya dengan dana hibah Pemprov DKI yang sebesar Rp10,6 miliar.

Ketua MUI  berdalih pembentukan siber dilatarbelakangi informasi hoaks yang dapat memecah belah umat, terutama umat islam dan ulama.

“Kami membentuk pasukan siber karena saat ini marak informasi hoaks yang dapat memecah belah umat, terutama umat Islam dan ulama,” kata Munahar dalam pernyataan tertulisya, Sabtu (20/11)

Munahar menjelaskan dalam rapat dengan Bidang Infokom MUI DKI, Jumat (11/10), pihaknya membahas program ke depan hingga fenomena informasi yang terindikasi memecah-belah bangsa, terutama umat Islam dan ulama.

Baca Juga :  Bikin Haru!! Ini Pengakuan Ibunda dan Diana, Gadis Penjual Es Kelapa yang Lagi Viral di Samarinda

“Karena itu, ada gagasan dari kami untuk membentuk semacam cyber army,” ujarnya.

Menurut Munahar, pasukan siber itu dibentuk atas inisiatif MUI DKI untuk melawan informasi hoaks, sebagai upaya membela umat dan ulama.

“Melawan informasi hoaks untuk umat Islam dan ulama, adalah salah satu tugas MUI, melakukan amar ma’ruf nahi munkar,” katanya.

Munahar mengklaim pihaknya tak akan memakai dana hibah Pemprov untuk membentuk pasukan siber. Menurutnya, dana hibah tersebut bakal digunakan untuk membiayai pelaksanaan program kerja serta kegiatan operasional MUI DKI.

“Dana hibah hanya untuk melaksanakan program kerja serta operasional MUI, dari tingkat provinsi, kota, kecamatan, hingga kelurahan,” ujarnya.

Menurut Munahar, orang yang menghubungkan pembentukan pasukan siber tersebut dengan dana hibah tak paham tugas MUI.

Baca Juga :  5 Tenaga Medis di RSUD IA Moeis Terkonfirmasi Covid-29, Gejala Ringan dan Lakukan Isolasi Mandiri

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PKB Luqman Hakim menuding MUI DKI Jakarta membentuk pasukan siber untuk melawan buzzer yang menyerang ulama dan Gubernur DKI Anies Baswedan tak lepas dari hibah Pemprov DKI Jakarta senilai Rp10,6 miliar.

“MUI menyediakan diri menjadi penyebar berita keberhasilan Anies Baswedan, karena mendapat bantuan dari APBD Provinsi DKI Jakarta. Sangat disayangkan, lembaga MUI menjadi subordinat kepentingan politik perorangan,” kata Luqman.

Luqman mengingatkan MUI DKI bahwa dana hibah yang didapat dari Pemprov DKI bersumber dari APBD yang merupakan uang rakyat. Anggaran hibah tersebut bukan uang pribadi Anies. Ia menilai rencana pembentukan pasukan siber tersebut berlebihan. (*)

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul  “MUI DKI: Pasukan Siber Bela Anies Tak Terkait Hibah Rp10,6 M”. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211120231349-20-723912/mui-dki-pasukan-siber-bela-anies-tak-terkait-hibah-rp106-m.

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pelaku Terduga Intimidasi Pelatih Saksi Paslon 02 Tersebar di Medsos, Kuasa Hukum Berniat Laporkan ke Pihak Berwajib

Ragam

Pusat Izinkan Belajar Tatap Muka di Sekolah Awal 2021, Dinkes Samarinda Ikuti Arahan Pusat Meski Potensi Penyebaran Tinggi

Ragam

Sempat Tertunda Karena Perubahan RKPD, DPRD Kaltim Akhirnya Bahas Internal Usulan APBD Perubahan 2021

Ragam

BREAKING NEWS: Bertambah Lagi, Total Pasien Positif Corona di Kaltim Mencapai 11 Orang

Ragam

Reagen Sudah Datang, Besok RSUD AWS Samarinda Uji Coba Tes Swab PCR, Kaltim Segera Lakukan Tes Swab Mandiri

Ragam

Terkait Penanganan Covid-19, Pemprov Kaltim Masih Tunggu Usulan Bantuan Kebutuhan dari Kabupaten/Kota Masing-masing

Ragam

Peringati Hari Pohon Sedunia, Wakil Ketua MPR RI Ajak Masyarakat Tanam Pohon untuk Perbaiki Alam

Ragam

KPK Dorong Kantor Pajak Kaltimtara Tagih Piutang Pajak Sektor Pertambangan