Home / Ragam

Senin, 30 Agustus 2021 - 20:47 WIB

Pekan Ketiga Laporan Cek Bodong Hasanuddin Masud, Polisi Masih Irit Bicara

Mapolresta Samarinda sebagai pihak berwenang menindaklanjuti pelaporan Irma Suryani

Mapolresta Samarinda sebagai pihak berwenang menindaklanjuti pelaporan Irma Suryani

Kaltimminutes.co, Samarinda – Memasuki pekan ketiga sejak resmi ditingkatkannya laporan cek bodong terhadap Hasanuddin Masud dan Nurfadiah pihak kepolisian masih irit bicara.

Dalam pelaporan Irma Suryani yang pertama kali dilayangkan pada April 2020 silam pasalnya telah ditingkatkan pihak kepolisian Satreskrim Polresta Samarinda pada 2 Agustus kemarin.

Dalam surat bernomor LP/B/303/VIII/2021/Kaltim/ Resta Smd, tanggal 02 Agustus telah ditindaklanjuti dengan diterbitkannya surat penyidikan bernomor SP, Sidik/229/VIII/2021.

Yang mana dalam surat tersebut tertuang jika terduga Hasanuddin Masud dan Nurfadiah telah melanggar dugaan tindak pidana penipuan sebagaimana Pasal 378 KUHP.

Namun demikian progres perkembangan perkara yang menyeret nama Ketua Komisi III DPRD Kaltim ini masih sangat minim informasi.

Diketahui pada pekan sebelumnya, Selasa 24  Agustus kemarin, tim penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Samarinda telah mengambil keterangan dua terlapor.

Baca Juga :  Dugaan Pelanggaran Kampanye dari Oknum ASN, Sekkot Samarinda: Jika Terbukti Akan Dijatuhi Hukuman

Akan tetapi hingga pekan berganti, tak kunjung ada informasi perkembangan perkara.

Awak redaksi pun sejatinya telah coba melakukan konfirmasi pada Korps Bhayangkara, Senin (30/8/2021) siang hingga sore tadi namun tak kunjung mendapatkan jawaban.

Sementara itu beberapa waktu sebelumnya, pada 25 Agustus Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Andika Dharma Sena sempat dikonfirmasi namun enggan menjawab pertanyaan awak media secara spesifik.

“Kalau kasus itu saya no komen lah,” singkat perwira melati satu ini.

Diwartakan sebelumnya, polemik Irma Suryani dengan kubu Hasanuddin Masud dan Nurfadiah terus memanas. Bermula dari bisnis kerja sama solar laut, pasangan suami istri ini menerima sokongan dana senilai Rp2,7 miliar.

Baca Juga :  Akan Dibahas di APBD Perubahan, Gedung Baru RSUD AWS Masuk Proyek Prioritas

Dari modal tersebut, dijanjikan beberapa waktu ke depan Irma nantinya akan dibagi keuntungan 40 persen. Namun sejak 2016 permasalahan ini berangkat, uang yang dijanjikan pun tak kunjung terlihat.

Bahkan sebagai jaminan dikabarkan jika pihak Nurfadiah memberikan secarik cek sebagai bentuk tanggung jawab.

Waktu berganti, ketika Irma hendak melakukan kliring pasalnya cek tersebut kosong dan tidak ada itikat baik dari pihak Nurfadiah.

Geram, akhirnya Irma yang merasa dikhianati menyambangi kantor kepolisian Kota Tepian dan melaporkan Hasanuddin Masud beserta Nurfadiah terkait cek kosong tersebut. (*) 

Share :

Berita Terkait

Ragam

BREAKING NEWS: Bertambah Lagi, Total Pasien Positif Corona di Kaltim Mencapai 11 Orang

Ragam

47 Faskes di Balikpapan Siap Gelar Vaksinasi, Wali Kota: Vaksinasi Dimulai Hari Jumat

Ragam

Reagen Sudah Datang, Besok RSUD AWS Samarinda Uji Coba Tes Swab PCR, Kaltim Segera Lakukan Tes Swab Mandiri

Ragam

Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah, Hari Ini 4 Kasus, Total 61 Pasien Dinyatakan Sembuh, Berikut Data Lengkapnya

Ragam

Update Covid-19 Per Rabu (25/3/2020), PDP di Kaltim Bertambah Lima Orang

Ragam

Menjelang Perayaan HUT Kemerdekaan RI, Wali Kota Samarinda Pastikan Upacara Telah Dipersiapkan dengan Matang

Ragam

Kabar Baik!! Dua Pasien Covid-19 di Samarinda dan Balikpapan Dinyatakan Sembuh, Kasus Sembuh Bertambah Jadi 8 Orang

Ragam

Fokus Penanganan Longsor di Bawah Jembatan Mahkota II, Proyek IPA Kalhol Dihentikan Sementara