Home / Ragam

Selasa, 24 Agustus 2021 - 16:50 WIB

Pemerintah Resmi Turunkan Harga Test PCR, Polresta Samarinda Pastikan Harga Tak Melebihi Ambang Batas

Ilustrasi Swab PCR test/ciputrahospital.com

Ilustrasi Swab PCR test/ciputrahospital.com

Kaltimminutes.co, Samarinda – Harga tes polymerase chain reaction (PCR) yang terbilang mahal kini resmi diturun pemerintah pusat.

Penurunan harga ini pun pasalnya tak dibiarkan begitu saja.

Sebab jajaran Korps Bhayangkara turut melakukan pengawasan.

Seperti diketahui sebelumnya harga tes PCR di Kota Tepian berkisar dari harga Rp600 hingga Rp900 ribu.

Namun sejak 16 Agustus lalu, Menteri Kesehatan (Menkes) telah mengeluarkan harga ambang batas pemeriksaan Covid-19 dengan metode swab PCR di luar Pulau Jawa dan Bali.

Dimana tidak boleh melebihi Rp525 ribu. Yang mana sebelumnya harga PCR di penjuru Benua Etam memang beragam.

Namun rata-rata dimulai dari harga Rp600 hingga Rp900 ribu.

Baca Juga :  Kabar Baik, 1898 Tenaga Medis di Balikpapan Akan Diberikan BPJS Ketenagakarjaan

Terkait bentuk pengawasan harga, Kapolresta Samarinda, Kombes Arif Budiman melalui Wakapolresta, AKBP Eko Budiarto mengatakan jika secara otomatis pengawasan harga PCR turut dilakukan.

Sama halnya seperti pengawasan harga obat-obatan yang pada awal masa pandemi terjadi.

“Pengawasan harga pasti ada. Kami ada bentuk tim pengawasan untuk obat-obatan Covid-19, termasuk harga PCR (terbaru). Itu otomatis kami awasi. Kami cek setiap faskes (fasilitas kesehatan). Itu terkait nilai harga eceran tertinggi (HET). Soalnya kan pemerintah sudah ada keluarkan nilai HET-nya tuh,” ucapnya, Selasa (24/8/2021) siang tadi.

Jika nantinya ada oknum yang tak mengindahkan ambang batas yang telah ditentukan, maka fasilitas kesehatan tersebut akan diproses lebih lanjut sesuai aturan hukum berlaku.

Baca Juga :  Balai Gakkum Ciduk Pelaku Penjualan Burung Enggang di Kaltim, Harga Menggiurkan 1 Burung Dihargai Rp 9 Juta di Luar Negeri

Begitu juga dengan iming-iming hasil cepat dengan harga yang melebihi ambang batas.

“Kalau dia kasih harga tinggi dengan hasil yang cepat juga tetap diproses. Kalau ada masyarakat yang merasa dirugikan ya lapor ke kami,” tegasnya.

Terkait kondisi harga saat ini, polisi berpangkat melati dua emas di pundak ini menjelaskan jika saat ini masih dalam taraf normal. Sesuai anjuran ambang batas pemerintah.

“Tim itu yah rutin aja (patroli) setiap hari ada laporan. Kalau Samarinda masih kondusif sampai saat ini,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Plt Kadinkes Samarinda Akui Banyak Terima Laporan Pasien Positif Covid-19 Dikucilkan Warga

Ragam

Luhut Ancam Gugat Kubu Haris Azhar, Tim Advokasi Beri Komentar Begini

Ragam

Tongkat komando Panglima TNI Telah Berpindah, Saatnya Menanti Janji Panglima Andika Tangani Konflik Papua

Ragam

China Genjot Latihan Militer, Menhan AS Sebut Itu untuk Serang Taiwan

Ragam

Pengemudi Truk Tujuan Berau Ditemukan Tewas di Samarinda

Ragam

Besok Presiden Jokowi Akan Berkunjung ke Samarinda dan Balikpapan, Peliputan Wartawan Dibatasi

Ragam

Pemkot Samarinda Endorse Rumah Panggung Anti Banjir di Medsos, Netizen: Pemkot Kerjanya Ngapain!

Ragam

Meski Pandemi, Pendapatan Sektor Kendaraan Bermotor Surplus 99 Miliar, Bapenda Kaltim Ucapkan Terima Kasih