Home / Ragam

Sabtu, 17 Juli 2021 - 17:07 WIB

Pemkot Samarinda Beri Pelatihan Pemulasaran, Dinkes Sebut Pasien Covid 19 Langsung Dapat Ditangani dengan Lebih Cepat 

Pelatihan pemulasaran jenazah Covid-19 yang dilakukan Pemkot Samarinda/ IST

Pelatihan pemulasaran jenazah Covid-19 yang dilakukan Pemkot Samarinda/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Langkah penanganan Covid-19 di hulu dan hilir masih dilakukan pihak Pemkot Samarinda.

Salah satunya adalah pelatihan pemulasaran pada relawan di setiap kecamatan Kota Samarinda.

Pelatihan pemulasaran dilakukan sebagai strategi untuk membantu beban pemulasaran pasien Covid 19 yang selama ini terpusat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda.

Andi Harun Wali Kota Samarinda menyampaikan, keadaan tersebut membuat petugas pemulasaran di RSUD AWS  sempat kewalahan karena jenazah pasien Covid 19 dari rumah sakit lain di kota Samarinda juga dibawa dan ditangani di sana.

Baca Juga :  MUI Kaltim Minta Warga Tak Laksanakan Salat Ramadan Berjamaah, Hamri Has: Lebih Baik di Rumah Bersama Keluarga

“Beberapa hari sebelumnya petugas di RSUD AWS juga sempat kewalahan karena pasien Covid 19 yang meninggal di rumah sakit lain juga dikirim ke AWS,” ujarnya.

“Untuk itu, kami bergerak cepat untuk melakukan pendistribusian pemulasaran di tiap kecamatan,” lanjut Andi Harun pada Sabtu (17/7/2021).

Dirinya juga beri apresiasi untuk antusiasme masyarakat yang mengikuti pelatihan pemulasaran tersebut.

“Hari ini (17/7/2021) sudah berlangsung pelatihannya, tim pelatihnya dari RSUD AWS,” katanya.

Baca Juga :  Serapan Dana Desa Belum Maksimal, Ini Kendalanya Menurut Kakanwil DJPb Kaltim

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan kota Samarinda, dr. Ismed Kusasih menyebutkan dengan dilatihnya relawan pemulasaran di tiap kecamatan hingga kelurahan nantinya penanganan pasien Covid 19 yang meninggal dunia langsung dapat ditangani dengan lebih cepat dan efisien di masing-masing wilayah kecamatan.

“Kalau di setiap rumah sakit sebelumnya sudah dapat melakukan pemulasaran, namun memang ada beberapa rumah sakit kecil yang membutuhkan bantuan pemulasaran di RSUD AWS ataupun di RSUD IA Moeis,” ujarnya. (*) 

Share :

Berita Terkait

Ragam

Resmi Dilantik, Andi Harun-Rusmadi Susan Program 100 Hari Kerja, Dari Banjir hingga Penanganan Sampah
Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Ragam

[BREAKING NEWS] Update Rabu (29/4): Kasus Covid-19 Bertambah 4 Pasien, Berasal dari Samarinda dan Kutim

Ragam

Instruksi Wali Kota Samarinda, Sekolah di Kecamatan Zona Merah Tak Lakukan Belajar Tatap Muka

Ragam

Usai Diresmikan, Wali Kota Samarinda Berharap Posbindu Masjid Agung Pelita Dapat Bersinergi dengan Program Pemerintah 

Ragam

Waduh!!! Ternyata Penggunaan Disinfektan Untuk Tubuh Berbahaya, Bisa Picu Kanker Kulit

Ragam

[WARTAMERTA] Tambah Lagi, Kasus Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah 5 Kasus, dari Kutim, Samarinda, dan Bontang

Ragam

Bocah 8 Tahun Meninggal di Bontang Miliki Hasil Rapid Test Reaktif Covid-19, Sang Ayah Diduga Miliki Riwayat ke Jakarta

Ragam

Banjir Landa Samarinda, Relawan BUNDA Suplai Makanan, Obat-obatan dan Keperluan Anak