Home / Ragam

Rabu, 9 Juni 2021 - 15:36 WIB

Pemkot Samarinda Rencanakan Dua Proyek MYC, Pembangunan Terowongan dan Pembangunan Pintu Air Karang Mumus

Wali Kota Samarinda, Andi Harun

Wali Kota Samarinda, Andi Harun

Kaltimminutes.co, Samarinda– Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda rencanakan dua Proyek Multi Years Contract (MYC) di Kota Samarinda.

Dua proyek MYC tersebut yakni pembangunan terowongan dari jalan Sultan Alimuddin ke Jalan Kakap dan pintu air di muara Sungai Mahakam dan Sungai Karang Mumus (SKM), persisnya dekat jembatan 1 Jalan Gurami.

Mega proyek pintu air SKM diharapkan dapat menjadi solusi banjir di Kota Samarinda.

Wali Kota Samarinda Andi Harun menuturkan bahwa pembangunan pintu air di muara SKM merupakan bagian dari visi – misinya dengan Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi, dalam hal pengendalian banjir di Kota Samarinda.

“Salah satu penyebab banjir limpasan air, dari mahakam ke SKM, solusi teknisnya adalah dibangun pintu air di muara, yakni pertemuan antara sungai mahakam dengan SKM,” ungkapnya, Selasa (8/6/2021).

Ia melanjutkan bahwa pembangunan proyek tersebut kemungkinanan memakan anggaran Rp. 750 miliar.

Baca Juga :  Tinjau Longsoran Jalan di Teluk Bajau, Andi Harun Kesal PUPR Kaltim Lambat Tangani Jalan Ampera

Dilengkapi teknologi besar dan pompa yang dengan sistem sensor, bekerja 24 jam. Pintu air akan tertutup otomatis ketika level air Mahakam naik.

“Dan secara desain kita memberi ruang sekitar 5 – 6 meter, dengan sistem dua pintu untuk memungkinkan kapal klotok, ketinting bisa tetap lalu lalang masuk di pintu air tersebut,” terangnya.

“Ketika ini terbangun maka sebagian besar persoalan banjir bisa teratasi,” sambung Mantan Ketua DPRD Kaltim tersebut.

Namun AH sapaan wali kota menegaskan, pembangunan pintu air bukan berarti serta-merta Samarinda bebas dari banjir. Karena masih ada beberapa banjir lokal di beberapa titik.

Sehingga normalisasi drainase dan pembangunan kolam retensi masih diperlukan. Di sisi lain, pemerintah pun juga berupaya untuk mempertahankan daerah resapan air yang masih tersisa, dalam mengatasi banjir.

“Dengan upaya pengendalian banjir yang dilakukan, air yang menggenang berjam-jam akibat curah hujan tinggi bisa surut dengan cepat,” tuturnya.

Baca Juga :  Pemkot Samarinda Berencana Manfaatkan Lahan Bandara Temindung Jadi Pembangunan Rumah Susun dan RTH, BPKAD Kaltim Bilang Begini 

Sementara itu, terkait dengan sumber pendanaannya tidak hanya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda.

Tetapi pihaknya juga mengupayakan bisa didanai oleh bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltim, maupun langsung dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN).

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda, Hero Mardanus menuturkan rencana pembangunan dengan pendanaan MYC masih bersifat usulan.

“Masih usulan multi years, dan anggarannya juga masih dihitung dahulu,” ungkap Hero sapaan karibnya, Rabu (9/6/2021).

Ia melanjutkan untuk jangka waktu, pembangunan proyek MYC tersebut. Hal itu diakui Hero masih belum ditentukan.

“Kalau gambaran secara umumnya sampai selesai masa jabatan Pak Wali Kota Samarinda (Andi Harun), dalam aturannya juga begitu,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah, Hari Ini 4 Kasus, Total 61 Pasien Dinyatakan Sembuh, Berikut Data Lengkapnya

Ragam

Suasana Pandemi, Peserta dan Undangan Upacara HUT Kemerdekaan RI di Kaltim Akan Dibatasi

Ragam

Pemprov Minta Perusahaan dan Kab/Kota Siapkan Mobil PCR Bantu Percepat Proses Tracing Covid-19

Ragam

Soroti Kecilnya Persentase Realisasi Vaksinasi, DPRD Kaltim Desak Gubernur Minta Jatah Vaksin Lebih Banyak ke Pusat

Ragam

BREAKING NEWS: Pasien Positif Corona di Kaltim Diduga Terjangkit Usai Kontak Dengan Pasien Corona Meninggal Dunia di Solo

Ragam

Puluhan Pegawai Positif Covid-19, Swab Massal Dilakukan di Kantor Gubernur Kaltim

Ragam

Bontang Tambah Masa Isolasi Covid-19 Jadi 28 Hari, Kenapa?

Ragam

Polisi Amankan 4 Orang Diduga Provokator Saat Pembongkaran Rumah di Bantaran SKM