Home / Ragam

Selasa, 28 Januari 2020 - 07:05 WIB

Pemprov Kaltim Lakukan Audit Internal dan Eksternal Kepada 8 Perusda

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kinerja perusahaan daerah (perusda) sedang menjadi perhatian penuh oleh Pemprov Kaltim dan Komisi II DPRD Kaltim.

Bahkan, Komisi II tengah mewacanakan pembentukan panitia khusus (pansus), untuk mengevaluasi kinerja perusda yang ada di Kaltim. Diketahui, ada 4 perusda yang menjadi sasaran dewan, yakni PT MBS, Perusda Kelistrikan, PT AKU, dan PT Silva Kaltim Sejahtera.

Menanggapi hal tersebut, Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Kaltim menerangkan, sebelum Komisi II DPRD Kaltim membentuk pansus, Pemprov Kaltim telah meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, untuk melakukan pemeriksaan. Meski begitu, menurut Hadi, pemeriksaan itu belum membuahkan hasil, sebab baru berkoordinasi pada bulan Desember 2020 lalu.

“Kami minta BPK meninjau kesehatan kinerja keuangan perusda, dan kinerja perusahaan. Setelah keluar rekomendasi dari BPK, evaluasinya apa, itu yang kami jalankan,” jelas Hadi, dikonfirmasi di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Selasa (28/1/2020).

Baca Juga :  Dikira Tidur, Buruh Pasir Ditemukan Meninggal Dunia di Bangku Terminal Bus Sungai Kunjang

Hadi melanjutkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap kinerja perusda, sebelum perombakan total yang akan dilakukan pada 2020 dan 2021. Lelang jabatan direksi perusda akan dilakukan pada November 2020, sementara pergantian komisaris perusda dilakukan 2021.

“Langkah selanjutnya, tahun 2020 ini, bulan November semua direksi perusda akan diganti, dan komisaris diganti tahun 2021, momen perbaikan perusda akan dilakukan tahun-tahun itu,” sebutnya.

“Sebelum pergantian itu, saat ini kami fokus melakukan pemeriksaan. Kan gak mungkin kami melakukan pemutusan kalau gak ada analisis dulu. Mungkin perusda nya tidak harus dibubarkan, tapi bisa melakukan penggantian-penggantian manajemen,” sambung Hadi.

Baca Juga :  Tunggu SK Mendagri, Pemprov Kaltim Jadwalkan Pelantikan Kepala Daerah di 17 Februari 2021

Sementara itu, Nazrin, Kepala Biro Ekonomi Setprov Kaltim menjelaskan, pihaknya telah melakukan audit internal dan eksternal untuk mengetahui akar masalah perusda di Kaltim.

“Akan ada audit internal dan eksternal untuk mengaudit nanti seluruh perusda itu. Sementara ini kami dalam proses, ada pemeriksaan, kami evaluasi semua, nanti akhirnya akan diketahui apa masalahnya perusda ini,” ungkap Nazrin.

Nazrin berharap perusda di Kaltim dapat bekerja maksimal, sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah Kaltim.

“Yang kami harapkan itu dari perusda dapat berkontribusi ke pendapatan asli daerah (PAD). Tergantung dari pendapatannya, kalau besar maka kontribusinya ke PAD Kaltim juga besar. Perlahan-lahan kami perbaiki, tapi gak bisa drastis tapi pelan-pelan,” pungkasnya. (yd//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Puji Tuhan, Bentang Tengah Jembatan Pulau Balang Tersambung, Pembebasan Lahan Jalan Pendekat Masih Berproses

Ragam

Update Covid-19 Kaltim: Pasien Positif Tambah 8 Kasus Total 405, Pasien Sembuh Tambah 18 Total 310 Kasus

Ragam

Baru 354 Peserta Ijtima Didata, Peserta Lain Masih Dicari

Ragam

Meski Pandemi, Pendapatan Sektor Kendaraan Bermotor Surplus 99 Miliar, Bapenda Kaltim Ucapkan Terima Kasih

Ragam

Alimudin Masuk Bursa Ketua KKSS, Tokoh Organisasi Kesukuan Gelar Konsolidasi

Ragam

Biaya Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Dianggap Terlalu Mahal, Hadi Mulyadi: Tarif Sesuai Perpres Tak Masalah

Ragam

Rabu Pagi, Ruang Fraksi PPP DPRD Kaltim Dipenuhi Asap Putih

Ragam

Belajar Panah, Anjuran Rasul Hingga Persiapan Akhir Zaman