Home / Ragam

Rabu, 4 Agustus 2021 - 17:12 WIB

Pemprov Kaltim Terbitkan Surat Ini, DPRD Prediksi Pembahasan APBD-P Akan Berjalan Lambat

Muhammad Sabani, Sekprov Kaltim/ IST

Muhammad Sabani, Sekprov Kaltim/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – DPRD Kaltim memprediksi pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2021 dan APBD murni 2022 akan berjalan terlambat.

Prediksi itu berdasarkan terbitnya surat Pemprov Kaltim, dengan nomor 900/4000/1572-III/BPKAD.

Dalam surat tersebut, Pemprov Kaltim menunggu Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) RI tentang Pedoman Penyusunan APBD.

Hingga saat ini diketahui Permendagri tersebut belum terbit, sehingga pembahasan KUA PPAS belum bisa dilakukan.

Hal tersebut turut direspon oleh Syafruddin, Ketua Ketua Fraksi PKB DPRD Kaltim. Ia menilai Pemprov Kaltim mempertontonkan ketidaksiapan pembahasan APBD Perubahan.

Baca Juga :  Promo Jelang Libur Akhir Tahun, Swiss-Belhotel Samarinda Tawarkan Promo Menginap

“Kan Kaltim sudah ada pedoman penyusunan APBD tahun 2021, jadi gak perlu menunggu Permendagri yang baru,” ungkap Udin sapaan akrabnya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Muhammad Sabani, Sekretaris Provinsi Kaltim menegaskan pembahasan APBD Perubahan Kaltim akan dilaksanakan pada Agustus 2021 ini.

Sebelum itu, pihaknya terlebih dahulu melaksanakan penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD).

“APBD Perubahan rencananya penyusunan RKPD akan difasilitasi 6 Agustus 2021 oleh Kemendagri,” ungkap Sabani, Rabu (4/8/2021).

Sabani, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kaltim menegaskan jadwal penyusunan RKPD ditentukan oleh Kemendagri.

Baca Juga :  MUI Samarinda Kritik Surat Edaran Fase Relaksasi Pemkot, Zaini Naim: Jangan Gegabah

Setelah itu, akan dilanjutkan dengan penuangan program dalam Kebijakan Umum APBD Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

“Sesuai jadwal yang diberikan Kemendagri, paralel dengan review Inspektorat. Setelah itu kami akan tuangkan dalam KUA-PPAS,” jelasnya.

Jika program-program telah tertuang dalam KUA-PPAS, Pemprov Kaltim melalui TAPD selanjutnya dapat melakukan pembahasan bersama Banggar DPRD Kaltim.

“Iya, selanjutnya baru kami bahas bersama Banggar, dan disahkan,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Mengidap Leukimia, Pria Perantauan Asal Tana Toraja Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kost

Ragam

Warga Samarinda Keluhkan Kendaraan Berat Mengantre di SPBU PM Noor hingga Tutup Badan Jalan, Ini Kata Dishub Kaltim

Ragam

Masih Soal Viralnya Gadis Penjual Es Kelapa di Samarinda Seberang, Ini Komentar Netizen

Ragam

Suasana Lebaran Gubernur dan Wagub Kaltim, Tak Ada Open House, Salat Ied di Rumah Hingga Halal Bihalal Virtual

Ragam

Hadiri Pelatihan untuk Pensiunan PNS, Andi Harun Yakin Peserta Bisa Kembangkan Wirausaha

Ragam

Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Terowongan di Sungai Dama, Wali Kota Samarinda Sebut Akan Mulai Dibangun Tahun 2022

Ragam

Selamat!! Wali Kota Samarinda Raih Penghargaan WTP ke-7 dari BPK

Ragam

Kembangkan SDM Bidang Perhotelan, Kemenaker Kerjasama dengan IHGMA Kaltim