Home / Ragam

Senin, 7 Juni 2021 - 15:58 WIB

Penertiban PKL Kembali Dilakukan, Beberapa Lapak Pedagang di Polder Air Hitam Diamankan Satpol-PP

Kegiatan penertiban PKL di kawasan Polder Air Hitam oke Satpol-PP Kota Samarinda, Senin (7/6/2021).

Kegiatan penertiban PKL di kawasan Polder Air Hitam oke Satpol-PP Kota Samarinda, Senin (7/6/2021).

Kaltimminutes.co, Samarinda – Penertiban pedagang kaki lima (PKL) kembali dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Samarinda, Senin (7/6/2021).

Kali ini kawasan Polder Air Hitam, Jalan Abdul Wahab Sjahranie menjadi target operasi.

Kegiatan ini berlangsung sekitar pukul 10.30 wita. Dihadiri langsung oleh Camat Samarinda Ulu Muhammad Fahmi serta dikawal ketat aparat TNI-POLRI.

Kepala Satpol PP Samarinda Muhammad Darham, melalui Kepala Seksi Operasinal atau Kasi Ops Satpol PP Samarinda Boy Leonard Sianipar mengungkapkan kegiatan penertiban PKL sempat mengalami hambatan sebab hujan dengan intensitas sedang melanda Kota Tepian.

Hal ini pula yang diduga menjadi penyebab tidak ditemukan PKL yang berjualan dikawasan Polder.

Baca Juga :  Pasien Reaktif Covid-19 Tak Jujur Saat Dirawat, 64 Tenaga Medis RSUD AWS Samarinda Terpaksa Diisolasi

Personil anggota Satpol-PP yang berjumlah 75 orang saat itu hanya menertibkan lapak-lapak pedagang tanpa ada pemiliknya.

“Yang ketangkapan basah berjualan tidak ada, jadi lapak dan barang yang ditinggalkan, itu yang kami bawa untuk diamankan,” ungkapnya saat diwawancarai dihubungi awak media, Senin (7/6/2021).

Boy menambahkan, kegiatan ini bersifat resmi. Sebab sebelumnya pihak instansi terkait sudah lebih dulu melakukan imbauan.

“Karena kami sudah diperintahkan, dan instansi terkait sudah kami undang makanya kami turun walau masih hujan,” sambungnya.

Meski begitu di sisi lain Boy berharap ada solusi konkrit instansi terkait terhadap nasib para pedagang.

Baca Juga :  Kematian Akibat Covid-19 Terus Berjatuhan, 3 Pejabat Pemkot Balikpapan Jadi Korban Jiwa Keganasan Corona

Boy tak menampik lahan yang selama ini digunakan para pedagang merupakan pintu rezeki untuk menyambung hidup.

Namun perlu ditegaskan bahwa aturan berdagang tidak bisa dilakukan di sembarang tempat dan masyarakat hendaknya kooperatif terhadap aturan.

“Sebenarnya juga tidak ingin memutus piring nasi orang istilah mata pencaharian, namun satu hal yang perlu di perhitungkan yakni adanya aturan,” tuturnya.

“Berharap kepada instansi terkait agar memikirkan hal tersebut. Kita dari Satpol PP ingin adanya win win solution masyarakat ada solusi untuk berjualan, pemerintah juga memberikan peraturan yang sekira tidak dilanggar,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Jalani Isolasi 14 Hari, Jubir Satgas Covid-19 Kaltim Dinyatakan Sembuh Tanpa Tes Swab Ulang

Ragam

Lockdown Akhir Pekan Berpotensi Berlanjut, Akademi Minta Pemprov Sampaikan Evaluasi Pelaksanaan Pekan Lalu

Ragam

THM Tutup Saat Jelang dan Selama Ramadan, Satpol PP Samarinda Temukan Tempat Hiburan Masih Beraktivitas
Andi Harun, Walikota Samarinda/ IST

Ragam

Kabar Gembira, Jalan Pahlawan Samarinda Bakal Segera Diaspal, Andi Harun: Kami Sungguh-sungguh 

Ragam

Bila Nekat Mudik, PNS Akan Dikenakan Sanksi Disiplin

Ragam

Disetujui Gubernur, Balikpapan Akan Bangun Gedung Isolasi Khusus Penyakit Menular

Ragam

Kasus Long Covid Ditemukan di Balikpapan, Pasien Keluhkan Sesak Nafas

Ragam

[BREAKING NEWS] – Baru Satu Hari Dirawat, PDP di RS Dirgahayu Samarinda Meninggal Dunia, Hasil Rapid Test Reaktif Covid-19