Home / Ragam

Kamis, 17 Desember 2020 - 18:57 WIB

Pengetatan Sosial Kembali Dilakukan di Balikpapan, Kapolresta Angkat Bicara

Kapolresta Balikpapan Komber Pol Turmudi didampingi Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi saat pers rilis Covid-19/Ist

Kapolresta Balikpapan Komber Pol Turmudi didampingi Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi saat pers rilis Covid-19/Ist

Kaltimminutes.co, Balikpapan – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Balikpapan masih terus bertambah dan cenderung mengalami kenaikan drastis menurut data kasus harian Tim Satgas Covid-19.

Sehingga, diketahui Pemkot Balikpapan pun mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang dilakukan dalam upaya menekan angka kasus virus asal Wuhan di Kota Minyak ini.

“Perlu digaris bawahi kebijakan ini dalam rangka melindungi masyarakat dari penyebaran Covid-19, jangan diartikan kemana-mana,” kata Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi saat pers rilis Covid-19, Kamis (17/12/2020).

Ia menilai kebijakan pengetatan sosial kembaliĀ  yang di keluarkan oleh Wali Kota Balikpapan ini dianggap masuk akal guna menekan penyebaran Covid-19 kedepannya.

Baca Juga :  Dugaan Pungli di Seleksi CPNS, Aji Syarif Hidayatullah Mantan Kepala BKD Samarinda Akui Pernah Diperiksa Kejaksaan

“Memang ada sedikit pengetatan sosial kembali, tapi saya pikir kebijakan ini sangat rasional dan sangat sesuai dengan situasi dan kondisi yang terjadi,” katanya.

Pihaknya meminta semua pihak dan lapisan masyarakat untuk mengikuti dan disiplin dalam menjalankan kebijakan ini bersama-sama.

Sebagai contoh Turmudi menyebutkan adanya surat edaran Wali Kota terbaru No.440/1043/pem tentang penerapan protokol kesehatan dalam pelaksaan akad/resepsi pernikahan yang harus dipatuhi masyarakat.

Baca Juga :  Dua Ruang Kelas Rusak Parah Akibat Tanah Longsor, SMP 13 Samarinda Belum Dapat Bantuan Perbaikan dari Pemerintah

“Ada surat edaran akad dan pernikahan, ada kebijakan yang masih mengakomodasi masyarakat, salah satunya undangan maximal 300 orang dibagi 3 shift perjamnya, dalam 1 shift tidak boleh lebih dari 100,” katanya.

Data kasus per Kamis (17/12/2020) total kasus yang terjadi di Kota Balikpapan mencapai 5105 kasus, sementara ada 4332 kasus yang telah sembuh, 315 pasien yang menjalani isolasi mandiri, 210 pasien menjalani isolasi di rumah sakit, dan 248 kasus yang meninggal dunia. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Tambah 8, Kasus Covid-19 di Kaltim Capai 373 Kasus, Pasien Sembuh Juga Terus Alami Peningkatan Jumlah

Ragam

Antisipasi Peningkatan Kasus, RS Kanujoso Balikpapan Tambah 40 Ruang Isolasi Covid-19

Ragam

Ramai Jelang Idulfitri, Siap-siap Dinkes Samarinda Jadwalkan Rapid Test Massal ke Pengunjung Mall

Ragam

Lockdown Belum Jadi Prioritas Pemprov Kaltim dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19

Ragam

Duh… Ada THM Diduga Buka Kucing-kucingan Saat PPKM di Balikpapan, Kapolresta: Akan Kami Tindak

Ragam

[BREAKING NEWS] Meroket! Kasus Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah 12 Kasus, Total 97 Kasus Positif Corona

Ragam

Pasien Positif Covid-19 Hindari Proses Karantina, Lokasi Tak Terlacak, Dinkes Kaltim Sebut Ada di Surabaya

Ragam

PPDB Reguler Dibuka, SMK Negeri 1 Samarinda Buka Posko Pengaduan Calon Pendaftar