Home / Ragam

Kamis, 31 Desember 2020 - 13:34 WIB

Pentaskan “Sandiwara” Lewat Daring, Teater Yupa Unmul Tutup 2020 dengan Pentas Tahunan

Penggalan adegan yang dimainkan kedua tokoh pada naskah

Penggalan adegan yang dimainkan kedua tokoh pada naskah "Sandiwara" di Pentas Tahunan Teater Yupa Universitas Mulawarman," Rabu (30/12/2020)/Ist

Kaltimminutes.co, Samarinda – Geliat seni teater seperti tidak pernah ada matinya. Meski diterpa badai pandemi Covid-19 sepanjang tahun 2020, Unit Kegiatan Mahasiswa Teater Yupa Universitas Mulawarman hadir dengan karya akhir tahun yang memukau.

Memainkan naskah berjudul “Sandiwara” karya Sri Harjanto Sahid, yang disutradarai oleh Arni, Teater Yupa berhasil mengejawantahkan teks menjadi bentuk pertunjukan yang utuh dengan perangkat artistik yang apik.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada Pentas Tahunan ke-27 ini, pertunjukan Teater Yupa hanya dapat disaksikan via Google Drive dengan cara memesan tiket via E-tiket.

Dari pertunjukan Teater Yupa, terkuak alur cerita yang mengarah pada ujian kesetiaan dan kesabaran sepasang kekasih yang telah membangun bahtera rumah tangga selama 10 tahun tanpa momongan. Namun di usia pernikahan yang telah lama itu pada akhirnya berbuah kebahagiaan. Sang istri yang diperankan oleh Siti Rahma akhirnya mengandung anak pertama.

Baca Juga :  Timses Zairin-Sarwono Rencanakan Tuntut Masyarakat Soal Minyak Goreng, Pengamat: Salah Sasaran

Namun, kebahagiaan tersebut tak berlangsung lama. Tokoh suami yang diperankan oleh Wahyudi menjadi begitu emosional ketika mengetahui anak yang dikandung sang istri bukan buah pernikahan mereka.

“Tokoh suami tahu kalau itu bukan anaknya karena suami sempat divonis mandul,” ungkap Arni selaku sutradara usai menggelar nonton bareng di Setiap Hari Coffee, Jalan Juanda, Rabu (30/12/2020) malam.

Keadaan ini memicu keributan besar antara dua orang tokoh. Siti Rahma dan Wahyudi sukses menguras emosi penonton dengan aksi panggungnya.

Sementara usai nonton bareng Pentas Tahunan ke-27 Teater Yupa via virtual, Heri salah seorang penonton mengaku menikmati permainan aktor di atas panggung.

“Ini pengalaman pertama saya nonton teater. Di awal adegan emosi aktor terasa,” ungkapnya.

Sedangkan penonton lainnya yang akrab disapa Labonggos mengaku hanyut mendengar sepenggal lagu pengantar adegan berjudul “Sedetik Saja” yang dimainkan para penata musik.

Baca Juga :  Gunung Manggah Jadi Jalur Tengkorak, Dishub Samarinda Akan Tempatkan Personel Lapangan

“Lagunya pas. Liriknya menyentuh banget,” ucapnya.

Tak hanya menuai pujian dari para penonton, pertunjukan berdurasi 21 menit itu juga turut mendapat kritik membangun dari penonton. Ardi salah satunya.

Laki-laki berambut kribo itu menilai para aktor masih memiliki celah kekurangan dalam mengunyah dialog demi dialog.

“Aktor masih kurang dapat emosinya di beberapa adegan,” tuturnya.

Menutup rangkaian Pentas Tahunan Teater Yupa Universitas Mulawarman, berikut Diksi.co tampilkan susunan tim produksi Pentas Tahunan ke-27 Teater Yupa:

– Pimpinan Produksi (Intan)

– Sutradara (Arni)

– Asisten Sutradara (Bayu)

– Aktor (Wahyudi)

– Aktris (Siti Rahma)

– Stage Manager (Bayu)

– Penata Panggung (Intan dan Reva)

– Penata Bunyi (Awi dan Zaky)

– Penata Rias (Ulfa, Yuni dan Devy)

– Penata Cahaya (Risti dan Rosika)

(*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Mantap!! Perusahaan Tambang Ini Buat Jalan 100 Km untuk Warga, Akses dari Tabang Menuju Muara Pahu

Ragam

Duh… Diduga Ada Virus Baru Bernama D614G, Tapi Dinkes Balikpapan Belum Bisa Memastikan

Ragam

Masih Tunggu SK dari Mendagri, Pemprov Kaltim Jadwalkan Pelantikan Pjs Pada 26 September

Ragam

Lockdown Kaltim Dilanjutkan Tiap Akhir Pekan, Yudha: Kami Berlakukan Terus Sampai Corona Turun

Ragam

Waduh!! Mobil Pickup Tiba-tiba Terbakar Saat Menanjak di Jalur Gunung Sampah

Ragam

Ini Syarat Penukaran Uang Khusus Peringatan Kemerdekaan RI di Kantor Bank Indonesia Samarinda dan Balikpapan

Ragam

Mantap! Hasil Tes Massal di Pasar Merdeka, 344 Sampel Negatif Corona

Ragam

Waspada!! Jambret Kembali Beraksi di Balikpapan, 2 Pelaku Berhasil Diamankan