Home / Ragam

Minggu, 27 Desember 2020 - 17:35 WIB

Perayaan Tahun Baru Dilarang Berlebihan, Citra Niaga dan Tepian Akan Diawasi

ilustrasi/ posrakyat.com

ilustrasi/ posrakyat.com

Kaltimminutes.co, Samarinda – Tinggal menghitung hari, 2020 segera angkat kaki berganti tahun yang baru.

Peralihan tahun kerap menjadi momen perayaan bagi warga. Berbagai kegiatan disiapkan demi menyambut tahun baru.

Namun, pergantian tahun ke 2021 ini berbeda. Suasana pandemi memaksa warga tidak melakukan kegiatan yang berpotensi berkumpulnya orang banyak.

Alasannya jelas, guna menekan angka penularan Covid-19 kembali meninggi di Kaltim.

Pemprov Kaltim menerbitkan edaran Gubernur Kaltim terkait anjuran pelaksanaan kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.

Dalam edaran yang ditandatangani Isran Noor, Gubernur Kaltim tersebut pelaku usaha dan penyelenggara tempat dan fasilitas umum juga dilarang keras menyelenggarakan pesta perayaan tahun baru dan sejenisnya di dalam dan/atau di luar ruangan.

Baca Juga :  Pemprov Siapkan Fasilitas Penyimpanan Vaksin Covid-19, Meski Kaltim Bukan Daerah Prioritas

Tidak berhenti sampai di situ, penggunaan petasan, kembang api, dan sejenisnya juga dilarang keras saat pergantian tahun.

Untuk itu, kepala daerah kabupaten/kota, cmat, hingga lurah diminta mengkoordinasikan serta mensosialisasikan edaran tersebut, agar dipatuhi berbagai pihak.

Tidak berhenti sampai di situ, Pemprov juga berkoordinasi dengan Kodam IV Mulawarman dan Kapolda Kaltim, guna dapat menerjunkan personel melakukan patroli.

“Panglima Kodam VI Mulawarman dan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur dimohon hendaknya dapat untuk melakukan operasi penegakan disiplin guna memastikan terlaksananya edaran tersebut,” ungkap Isran Noor.

Lokasi rentan keramaian pun disasar pihaknya. Di Samarinda, pusat kuliner kawasan Citra Niaga dan kawasan Tepian Mahakam akan jadi lokasi pantauan aparat keamanan. Selain itu, beberapa lokasi juga masuk list pencegahan kerumunan.

Baca Juga :  DPP PDIP Segera Umumkan Paslon Peserta Pilkada Gelombang III, Ketua PDIP Kaltim Minta Paslon Bekerja Sungguh-sungguh

“Ada nanti petugas yang ditugaskan untuk membubarkan, atau minimal menasehati tidak mlakukan itu (kerumunan),” jelasnya.

Isran mencontohkan, seperti kawasan Tepian Mahakam, sejak pergantian tahun 2019 ke 2020, tidak lagi jadi lokasi perayaan malam tahun baru.

Dirinya berharap warga tidak lagi melakukan perayaan yang berlebihan, terlebih saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Tahun lalu kan memang sudah tidak ada lagi perayaan di Tepian Mahakam, gak ada. Kaltim sudah mengurangi hura-hura saat pergantian tahun,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

[BREAKING NEWS] Update Nasional Per 11 Mei 2020 Capai 14.265 Kasus, Kaltim Hari Ini Tambah 7 Kasus, Total 225 Pasien Positif Covid-19

Ragam

Andi Harun Kunjungi Dua Pasar di Samarinda, Persoalan Parkir Disorot

Ragam

Kasus Covid-19 di Kaltim Masih Tinggi, Belajar Tatap Muka Akan Dievaluasi Kembali

Ragam

Pasca Lebaran, Dinkes Samarinda Lakukan Rapid dan Swab Tes di Pasar Segiri Samarinda, Hasilnya Tunggu 2 Hari

Ragam

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Mantan Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda Meninggal Dunia

Ragam

Cegah Covid-19, Warga Samarinda Seberang Pasang Spanduk Wilayah Tertutup Untuk Pendatang

Ragam

Samarinda Penuhi Syarat WHO Lakukan Adaptasi Kebiasaan Baru, Positive Rate Kota Tepian 1,6 Persen

Ragam

Sidang Mahasiswa Terdakwa Kerusuhan Demo Omnibus Law, Diduga Lakukan Penganiayaan