Home / Ragam

Rabu, 15 April 2020 - 09:13 WIB

Perempuan Berstatus PDP Meninggal Dunia di Kukar, Hasil Rapid Test Negatif, Pemakaman Dilakukan Sesuai Protokol

___

Kaltimminutes.co, Kukar – Selasa sore (14/4/2020) seorang perempuan berusia 44 tahun meninggal dunia. Warga Loa Kulu itu berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkait Covid-19 di Kukar.

Pasien meninggal di RSUD AM Parikesit, Tenggarong Seberang, pukul 17.00 Wita. Karena berstatus PDP, jenazahnya langsung dikebumikan sesuai protokol pemakaman Covid-19 di TPU Kelurahan Bukit Biru.

“Sore, di hari yang sama kami melakukan penguburan sesuai protokol pemakaman korban Covid-19,” kata Martina Yulianti,  Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Kartanegara.

Diketahui, pasien meninggal tersebut, dirawat di rumah sakit sejak 8 April kemarin, dengan keluhan demam dan batuk. Pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan ke Jawa Timur.

Baca Juga :  Kemeriahan Harlah Balikpapan, Pelajar Bawakan Tarian Khas Kalsel

Sempat dilakukan rapid test terhadap yang bersangkutan, hasilnya negatif. Namun, kondisi pasien yang terus mengalami pemburukan, membuat nyawanya tak bisa diselamatkan.

“Sebelum meninggal, sempat dilakukan pengambilan spesimen carian di tenggorokan pasien, untuk uji lab, pada hari Minggu (12/4/2020). Hasil pengambilan swab telah dikirim ke Litbangkes Kemenkes RI,” jelasnya.

“Diagnosanya ada gangguan imunitas, istilahnya immunocompromise. Memang ini ada diagnosa dan ini ada potensi untuk coinfeksi dengan corona,” sambungnya.

Baca Juga :  Fase Pertama Vaksinasi, Belum Semua Nakes di Kaltim Dapat Jatah Vaksin

Pasien ini diketahui hanya tinggal sendiri dan tidak memiliki keluarga di Kukar. Sehingga, gugus tugas meminta izin kepada Ketua RT di wilayah pasien tinggal, untuk melakukan pemakaman dengan protokol Covid-19.

“Ini merupakan langkah antisipatif, karena sesuai dengan protokol penanganan jenazah Covid-19, tidak selalu yang sudah dimakamkan terkonfirmasi positif. Bahkan orang yang belum jelas Covid pun kalau dia tidak ada dugaan penyakit lain, dan mengalami perburukan dengan cepat, itu juga perlu kita makamkan dengan penanganan protokol Covid,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Siap-siap!! Minggu Depan Dinkes Samarinda Akan Lakukan Rapid Test dan Tes Swab Massal, Sasar Warga di Perbatasan Kota Tepian

Ragam

Dinkes Kaltim Sebut Hasil Rapid Test 55 Orang Terafiliasi Ijtima Gowa Terdata Reaktif Covid-19

Ragam

Pemprov Kaltim Buka Seleksi JPT Pratama, Anggota DPRD Kaltim Sarankan Adanya Transparansi Hasil Seleksi

Ragam

Serapan Dana Desa Belum Maksimal, Ini Kendalanya Menurut Kakanwil DJPb Kaltim

Ragam

Update Covid-19 Kaltim: Pasien Positif Tambah 1 Kasus, Pasien Sembuh Juga Tambah 1 Kasus

Ragam

Antisipasi Kerumunan di Pasar Jelang Lebaran, Andi Harun Beri Instruksi Khusus ke Beberapa OPD Kampanyekan 3 M

Ragam

Pembelajaran Tatap Muka Ditargetkan Awal Ajaran Baru, Kadisdikbud Minta Guru Diutamakan Dapat Vaksin Covid-19

Ragam

Rincian Pasien Covid-19 Berdasarkan Umur, 18-65 Tahun Jadi Usia Paling Banyak Tertular