Home / Ragam

Senin, 25 Januari 2021 - 19:06 WIB

Pintu Masuk Darat ke Balikpapan Diperketat, Rapid Test Dilakukan ke Pengendara

Pemantauan screening rapid test antigen di KM 13 sebagai syarat masuk ke Kota Balikpapan

Pemantauan screening rapid test antigen di KM 13 sebagai syarat masuk ke Kota Balikpapan

Kaltimminutes.co, Balikpapan – Tim Satgas Covid-19 Kota Balikpapan serta TNI-Polri memantau langsung hari pertama penerapan syarat rapid test antigen pada jalur darat di posko KM 13 yang menuju ke Kota Balikpapan, Senin (25/1/2021).

Pada kegiatan ini masyarakat akan dipantau dalam penerapan protokol kesehatanya, jika ada yang melanggar akan dikenakan denda oleh petugas, lalu masyarakat akan menjalani pemeriksaan rapid test antigen yang disediakan secara gratis.

“Kalau nanti dia reaktif dengan pemeriksaan antigen, maka dipersilahkan untuk kembali (ke daerah asal) dan kita akan laporkan kepada Dinas Kesehatan setempat kalau dia warga yang harus ditindaklanjuti, tapi dia tidak boleh masuk ke Balikpapan,” jelas Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi saat ditemui awak media di sela kegiatan pemantauan rapid test antigen.

Baca Juga :  Aset Lahan AMPI Dijual ke Perusahaan, Kejati Siap Turun Tangan Selamatkan Aset Pemerintah

Operasi serupa akan dilakukan juga di wilayah Teritip yang masuk dari Samboja, terminal kapal ferry, dan beberapa tempat lainnya termasuk di kafe-kafe yang ada di Kota Balikpapan.

“Ini dalam rangka kita untuk menekan karena angka terkonfirmasi positif di Balikpapan sangat tajam rata-rata setiap hari di atas 100 kasus,” ungkapnya.

Jika ada masyarakat yang sudah membawa surat rapid test yang juga dibutuhkan di bandara maka diperbolehkan masuk ke Balikpapan, namun jika ada yang menolak untuk dirapid tidak boleh masuk ke Balikpapan dan harus kembali ke daerahnya.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty, mengatakan pelaksanaan rapid test antigen ini dilakukan kurang lebih 30 menit untuk menunggu hasilnya.

Baca Juga :  Kasus Ribut-ribut Dana Pokir Tahun 2019 Nyaris Tenggelam, Ini Respon Sekkot Samarinda

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan masyarakat yang terkonfirmasi positif dari hasil screening rapid antigen ini.

“Satu jam ini belum ada laporannya yang positif, tadi ada beberapa yang diedukasi akhirnya, untuk hari ini kita siapkan 100 rapid antigen di pos ini, dan 100 di pos Lamaru,” kata wanita yang akrab disapa Dio ini.

Jumlah stok rapid antigen ini disesuaikan dengan kebutuhan, dan disasar kepada seluruh pelaku perjalanan darat dengan mengikuti koordinator Dinas Perhubungan Kota Balikpapan. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pemenang Lelang Proyek Mebeler Belasan Miliar Unmul Dipertanyakan, Ini Penjelasan PPK

Ragam

Kerap Curi Celana Dalam Wanita, Pelaku Akui untuk Pesugihan dan Wajah Awet Muda

Ragam

Update Terbaru, Ada 10 Orang Positif Corona di Kaltim

Ragam

Update Covid-19 Per 27 Mei 2020: Konfirmasi Positif Tambah 3 Kasus, Pasien Sembuh Tambah 6

Ragam

Belanja Tidak Terduga Kaltim Hanya Dianggarkan Rp 200 Miliar, Bagaimana Penanganan Covid-19, Ini Jawaban Gubernur

Ragam

Puji Tuhan! Pasien Sembuh Covid-19 Tambah 15 Kasus, Klaster ABK Bali Kuta di Samarinda Dinyatakan Tuntas

Ragam

Polres Bontang Perketat Patroli Jam Malam di 4 Kelurahan Zona Merah Covid-19

Ragam

Hari Pertama Bandara SAMS Balikpapan Ditutup, Pengelola Siapkan Posko Refund