Home / Ragam

Jumat, 27 Maret 2020 - 20:31 WIB

PLN UIW Kaltimtara Tangguhkan Pencatatan Meteran Listrik Sejak Maret

General Manager PT Pertamina PLN UIW Kaltimra, Sigit Witjaksono

General Manager PT Pertamina PLN UIW Kaltimra, Sigit Witjaksono

Kaltimminutes.co, Balikpapan – PLN UIW Kaltimtara, dukung penuh upaya pemerintah melakukan kebijakan physical distancing ditengah pandemi Covid-19. Untuk itu, PLN lakukan penangguhan pencatatan meter listrik di rumah-rumah pelanggan.

Penangguhan pengecekan meter PLN di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara ini dilakukan mulai bulan Maret seperti yang dikatakan General Manager PT Pertamina PLN UIW Kaltimra Sigit Witjaksono.

“Per Maret 2020 petugas PLN untuk sementara tidak melakukan kegiatan pencatatan kWh meter ke rumah pelanggan,” katanya.

Baca Juga :  Jalur Gugatan Terbuka Jika Selisih Suara Ketat di Pilwali Samarinda, Tapi Harus Penuhi Syarat Sengketa, Ini Penjelasan Akademisi

Sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk tidak melakukan kontak fisik secara langsung, guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19, petugas yang mencatat meter listrik PLN tidak lagi bekerja hingga kondisi kembali seperti semula.

“Hal ini untuk memberi kenyamanan dan rasa aman baik kepada petugas pencatat meter maupun kepada pelanggan dan keluarganya,” katanya.

“Ini adalah usaha kita bersama dalam melindungi diri kita bersama dari wabah virus Covid-19 sekaligus dukung program pemerintah,” lanjutnya

Sigit mengatakan teknis yang dilakukan untuk tagihan yang tidak tercatat akan dilakukan perhitungan rata-rata yang digunakan pada 3 bulan terakhir.

Baca Juga :  Dua Perawat di RSUD AWS Samarinda Dinyatakan Positif Covid-19, Pasien Dengan Kode SMR 39 dan SMR 40

“Tagihan yang tidak dicatat akan dilakukan penghitungan rata-rata tiga bulan. Ini yang dijadikan dasar penagihan listrik,” ujarnya.

Pencatatan meter listrik dirumah oleh petugas PLN akan dilaksanakan kembali setelah keadaan mulai membaik dan aman dari virus Covid-19.

“Setelah kondisi normal lagi, maka pencatatan meter dilakukan secara real di lapangan. Kami mohon maaf kepada pelanggan,” ujarnya.(rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Panik Virus Corona, Masker N95 Laku Keras di Samarinda dan Bontang

Ragam

Staf Positif Covid-19, Unmul Kembali Batasi Akses Masuk ke Lingkungan Kampus Gunung Kelua

Ragam

Diskusi Virtual KAMI Kaltim, Bagaimana Memaksimalkan Peran Milenial Saat Pandemi Covid-19

Ragam

Timses Zairin-Sarwono Rencanakan Tuntut Masyarakat Soal Minyak Goreng, Pengamat: Salah Sasaran

Ragam

Kaltim Bersemedi Bakal Berlanjut, GOR Sempaja dan Stadion Palaran Ditutup Tiap Akhir Pekan

Ragam

Gunung Manggah Jadi Jalur Tengkorak, Dishub Samarinda Akan Tempatkan Personel Lapangan

Ragam

Ingin dapat Bantuan Sosial Tunai Senilai Rp 600.000 dari Pemerintah? Ini Syaratnya

Ragam

Jalan Rusak dan Minim Penerangan di Jalan PM Noor, Ini Respon DPRD Samarinda