Home / Ragam

Sabtu, 9 Mei 2020 - 19:15 WIB

Polresta Samarinda Nyatakan Samarinda Kota Paling Rawan Tindak Kejahatan, Kenapa?


Kaltimminutes.co, Samarinda – Sejak 27 April kemarin, jajaran kepolisian Polresta Samarinda tengah gencar melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Mahakam 2020. Selama 21 hari, tepatnya usai pada 17 Mei mendatang polisi akan terus bergerak memastikan keamanan masyarakat Kota Tepian.

“Sasaran kami adalah pembawa sajam (senjata tajam), premanisme dan gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat),” ucap Iptu Abdul Rauf, Kanit Jatanras, Macan Borneo Satreskrim Polresta Samarinda saat dijumpai, Sabtu (9/5/2020).

Terlebih, lanjut Rauf, saat ini juga bertepatan dengan pelaksanaan bulan suci Ramadan serta ditambah kondisi darurat pandemi.

Baca Juga :  Presiden Borneo FC Turut Respon Pilwali Samarinda, AH-Rusmadi Disebutnya Pilihan Terbaik

“Untuk zona merah seluruh Samarinda rawan (kejahatan) sebenarnya,” kata Rauf.

“Hanya saja kegiatan monitoring kami lebih banyak berfokus ke Kecamatan Samarinda Kota,” sambungnya.

Dengan kata lain, wilayah Kecamatan Samarinda Kota ini dikategorikan dalam zona merah tindak kriminalitas. Sedangkan untuk penindakannya apabila petugas mendapati gangguan kamtibmas, tentu ada sanksi. Hanya saja, pemberian sanksi akan dilihat dari segi perlawanan orang yang diamankan serta akibat yang ditimbulkan.

Baca Juga :  Rahmad Mas'ud-Thohari Aziz Jalan Pemeriksaan Kesehatan, Ketua KPU Balikpapan: Kamis Hasilnya Sudah Keluar

“Jadi apabila kami ada menemukan unsur dalam KUHP atau UU tertentu seperti UU Darurat pasti ke sanksi pidana dan penyidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Sanski pidana adalah hukuman terberat, sedangkan yang paling umum ialah dilakukan pembinaan semisal puluhan remaja yang diamankan petugas beberapa waktu silam.

“Ya kami berharap dalam kondisi sekarang agar masyarakat bisa lebih waspada. tetap dirumah jangan melakakukan kegiatan merugikan diri sendiri terlebih ke warga dan lingkungan sekitar,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty

Ragam

Hotel Jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Kebijakan Diatur Pihak Hotel

Ragam

Update 20 Mei 2020: Penyintas Covid-19 di Kaltim Tambah 6 Kasus, Kubar Diduga Transmisi Lokal, Kukar dari Ijtima Gowa

Ragam

Tenaga Honorer Akan Dihapus, BKD Kaltim Tunggu Arahan Pusat

Ragam

Samarinda Tutup Akses Jalan dan Akses Masuk Tol Menuju Balikpapan, Demi Cegah Penularan Covid-19

Ragam

Kabar Duka, Dahri Yasin Politisi Senior Partai Golkar Kaltim Meninggal Dunia

Ragam

Kaltim Masuk Daerah 5 Tertinggi Tambahan Kasus Covid-19 Harian, Ini Respon Gubernur Kaltim

Ragam

Sulit Dilacak, Ada 17 Pasien Konfirmasi Positif Covid-19 di Kaltim Bermula dari Orang Tanpa Gejala

Ragam

Lakukan Penyelidikan, Polisi Tunggu Hasil Autopsi Penemuan Mayat Wanita di Berau