Home / Ragam

Kamis, 4 November 2021 - 18:14 WIB

Progres Pembangunan RS Korpri Baru 15 Persen, Anggota Dewan Sebut Berpotensi Jadi Proyek Mangkrak

Maket Gedung RS Korpri di GOR Madya Sempaja Samarinda/ IST

Maket Gedung RS Korpri di GOR Madya Sempaja Samarinda/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Sudah satu bulan lebih, pembangunan Rumah Sakit (RS) Korpri dilakukan oleh kontraktor.

Namun hingga saat ini, proses pembangunan rumah sakit masih dalam tahap penyelesaian pemancangan.

Hingga awal November ini, Seno Aji, Wakil Ketua DPRD Kaltim menyebut dari pengamatan dan informasi yang pihaknya terima, progres RS Korpri baru sekitar 15 persen.

Artinya, menuju target penyelesaian konstruksi RS hingga akhir Desember tersisa kurang dari 2 bulan.

Melihat waktu yang tersisa, Seno Aji memprediksi bangunan fasilitas kesehatan itu tidak bakal menyentuh 100 persen.

“Kalau sudah begitu maka, walaupun sudah digenjot pengerjaan saya prediksi tidak bisa sampai 100 persen pengerjaan,” kata Seno Aji, Kamis (4/11/2021).

Baca Juga :  Jelang Akhir Masa Jabatannya, Rizal Effendi Ucapkan Salam Perpisahan di Aula Pemkot Balikpapan, Begini Katanya

“Ini perhitungan pribadi, bukan pendapat ahli. Tapi kami lihat dari fisik pekerjaan, kemungkinannya kecil untuk 100 persen,” sambungnya.

Jika tidak rampung di akhir tahun, Politisi Gerindra ini memberikan opsi kepada Dinas PUPR Kaltim, apakah menghentikan proyek pembangunan atau menggunakan Pergub Kaltim 71/2013.

Jika dilakukan perpanjangan masa kerja pembangunan hingga 50 hari, dan digenjot pekerjaan 24 jam sehari, pihaknya optimis RS Korpri dirampungkan.

“Kalau sudah begitu, tugas PUPR apakah menghentikan di tanggal 31 Desember kemudian diselesaikan pekerjaannya. Atau bisa menggunakan Pergub 71 atau tidak,” jelasnya.

Baca Juga :  Cara Partai Pengusung AH-Rusmadi Sosialisasikan Program, Bertajuk Konsolidasi Warung Kopi Bahas Ketenagakerjaan di UMKM Warga

Hanya saja, dari komunikasi dengan Gubernur Kaltim, jika hingga akhir tahun RS Korpri tidak rampung, maka proyek akan dihentikan.

“Pak Gubernur pernah menyampaikan, jika Desember tidak selesai, maka proyek akan disetop. Kami tunggu lah nanti bagaimana,” tegasnya.

Masalahnya, jika proyek dihentikan di tengah jalan, tidak ada jaminan RS Korpri kembali dianggarkan tahun 2022 mendatang.

Pasalnya, harus kembali melalui pembahasan dan kesepakatan bersama antara DPRD dan Pemrov Kaltim. Akhirnya RS Kopri berpotensi menjadi proyek mangkrak.

“Sayang kan kalau jadi proyek mangkrak,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Kabar Baik!! 1 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di Balikpapan, Total Sudah 13 Pasien Corona Sembuh di Kaltim

Ragam

Tiba di Tanah Air, Isran Noor dan Rombongan Jalani Karantina Selama Tiga Hari 

Ragam

Kinerja Perusda Dianggap Kurang Maksimal, Komisi II DPRD Kaltim Usulkan Pembentukan Pansus

Ragam

Tidak Hanya Manusia, Kucing Juga Jadi Korban Banjir, Sejumlah Pemuda Buat Aksi Beri Makan Kucing di Lokasi Banjir Samarinda

Ragam

Tulis Menolak PPKM, Wartawan Berita Kaltim Minta Maaf ke Walikota Samarinda

Ragam

DPD PDIP Kaltim Tanam Pohon di Lempake Samarinda, Jadi Rangkaian Perayaan HUT Megawati

Ragam

Tekan Angka Penyebaran Covid-19, Pejabat Publik  Kaltim Tak Gelar Open House Lebaran

Ragam

TRC PPA Bagikan Puluhan Masker Gratis dalam Rangka Peduli Jurnalis Liputan Wabah Corona