Home / Ragam

Minggu, 10 Oktober 2021 - 14:41 WIB

Rancangan KUPA PPAS 2021 Sudah Disepakati Pemprov dan DPRD Kaltim, Paripurna Pengesahan Digelar Besok

Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Kaltim/ IST

Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Kaltim/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Dibahas sejak akhir Agustus 2021, kebijakan umum perubahan anggaran serta prioritas plafon anggaran sementara (KUPA PPAS) berjalan mandek.

KUPA PPAS alot dibahas sepanjang bulan September 2021, antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kaltim, dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD.

Akhir September KUPA PPAS belum disepakati bersama.

TAPD beralasan pembahasan mandek lantaran anggota dewan belum menyerahkan pokok pikiran (pokir). Sedangkan DPRD merasa pemprov perlu memaksimalkan belanja APBD murni 2021.

Awal Oktober, berhembus dari kedua belah pihak, pengelolaan anggaran Kaltim bakal kembali ke pagu APBD murni 2021.

Artinya, tidak ada pengesahan APBD perubahan.

Baca Juga :  Warga Samarinda yang Bekerja di Tarakan Positif Corona, Kadinkes Samarinda Tegaskan Kasus Impor

Hingga pada Jumat malam (8/10/2021) beredar jadwal resmi Banmus DPRD Kaltim. Pada Senin (11/10/2021) besok, DPRD Kaltim akan menggelar rapat paripurna.

Agenda paripurna, penandatanganan kesepakatan bersama rancangan KUPA PPAS 2021.

Jadwal paripurna itu dibenarkan oleh Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Kaltim.

“Senin besok diparipurnakan APBDP,” jawab Hadi Mulyadi singkat, dikonfirmasi Minggu (10/10/2021).

Hadi menjelaskan baik TAPD dan Banggar telah menyepakati rancangan KUPA PPAS. Setelah itu dilakukan pembahasan lebih rinci terkait program yang akan masuk di rancangan APBDP.

“Sudah, sudah disepakati dengan dewan rancangan KUPA PPAS tahun 2021,” jelasnya.

Baca Juga :  Sejumlah Jabatan Eselon II Pemprov Kaltim Masih Diisi Pelaksana Tugas Usai Ditinggal Pensiun, Seleksi Tunggu Penetapan Sekprov Definitif

Dari usulan KUPA PPAS, yang disampaikan TAPD ke Banggar akhir Agustus lalu, terjadi perubahan pada anggaran belanja dan pendapatan daerah.

Pendapatan daerah, diusulkan mengalami penurunan sebesar Rp366,21 miliar.

Pada APBD murni pendapatan diketok sebesar Rp9,95 triliun. Angka itu berubah di APBDP menjadi Rp9,22 triliun.

Untuk anggaran belanja daerah diusulkan naik sebesar Rp558,34 miliar.

Di APBD murni belanja diketok dengan angka Rp11,61 triliun. Belanja di APBDP diusulkan menjadi Rp12,17 triliun.

Defisit anggaran sebesar Rp 2,95 triliun akan ditutupi menggunakan dana SiLPA tahun 2020 lalu sebesar Rp2,953 triliun. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Dasa Wisma Flamboyan 2 Wakili Samarinda di Lomba Dasa Wisma Tingkat Kaltim, Rinda Wahyuni Harun Harap Bisa Juara

Ragam

1000 Sertifikat Tanah dari Program PTSL Diserahkan Kepada Warga Samarinda, Andi Harun Beri Pesan Begini

Ragam

Mengenal Senjata Serbu Jenis SS2-V1, Jenis Sejata yang Dibawa Kabur Oknum Prajurit TNI di Papua

Ragam

Soal Keabsahan KONI Tandingan yang Bakal Dibentuk Timses Zairin Zain, AHK Sebut Akan Ajukan SK ke Pemprov

Ragam

Wali Kota Andi Harun Salurkan Bantuan untuk Warga di Bantaran SKM Pakai Dana Pribadi

Ragam

[BREAKING NEWS] – Kasus Covid-19 di Kaltim Tambah 7 Kasus, Didominasi Klaster Magetan dan Klaster Ijtima Gowa

Ragam

Seorang Pria Nekat Gantung Diri, Korban Diduga Depresi Cerai dari Istri

Ragam

Selama Dua Pekan, Pemkot Balikpapan Naikan PPKM Jadi Level 2